Ini Dia Tips Membangun Kepercayaan Konsumen Melalui Media Sosial

Narsisme

Ini Dia Tips Membangun Kepercayaan Konsumen Melalui Media Sosial – Di luar dasar platform media sosial , narsisme digunakan untuk menampilkan diri sendiri . Mereka dengan tendensi narsis juga menggunakannya untuk kepentingan eksistensi . Semua penerapan ini sama seperti yang digunakan oleh jutaan orang untuk membangun bisnis mereka , mengoordinasikan kegiatan , dan memelihara hubungan erat dengan teman – teman dan keluarganya .

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Apa itu media sosial?

Media sosial adalah bagian penting dari kehidupan ratusan juta pengguna di seluruh dunia . Jika Anda salah satu dari mereka , sangat penting untuk menjaga perspektif dan mengolah narsisme di media sosial . Tidak semua status perlu di – share di media sosial . Jangan hanya terjebak untuk mengejar rutinitas media sosial karena skor NPI ( Narcissistic Personality Inventory ) Anda tidak cukup tinggi . Ada beberapa cara untuk mendongkrak skor pemasaran , salah satunya pintar mencari peluang yang ada di depan mata . Tidak ada kamus bahwa kesuksesan hanya bisa diraih oleh mereka yang memiliki pendidikan tinggi . Kesuksesan dapat diraih oleh mereka yang pintar memanfaatkan peluang yang ada di sekitarnya .

Demikian pula dalam bisnis perhotelan

Sang marketer atau pemasar harus pandai mencari peluang dan menciptakan ide brilian untuk branding hotelnya dengan memanfaatkan peluang yang ada . Salah satunya memanfaatkan media sosial untuk memasarkan label . Produk , atau agenda hotel . Caranya pun simpel dengan share kepada komunitas melalui berbagai media sosial yang ada seperti Facebook , Twitter , Path , Whatsapp , atau Instagram . Sehingga dalam waktu singkat operator hotel tersebut sangat populer . Pemasar harus memiliki kreativitas lebih untuk menciptakan kejutan – kejutan yang di luar kebiasaan atau melakukan jump of the box . Salah satunya dengan memberikan penghargaan yang nyeleneh seperti mengirimkan karangan bunga kepada sebuah peresmian kantor salah satu klien dengan hanya menuliskan Saya Sendiri kemudian diikuti dengan nama pengirim dan instansi yang super kecil di bagian bawah karangan bunga .

Kepercayaan

Yang terpenting , asah kreativitas dengan menciptakan sesuatu dari nothing menjadi something . Kuncinya tentu saja trust atau kepercayaan dari atasan , kepercayaan dari pemilik kepada General Manager . Kepercayaan dari General Manager kepadatim marketing . Kepercayaan dari atasan membuat kita melakukan tugas tanpa terpaksa atau merasa ditekan . General Manager juga demikian , saat dia diberi kepercayaan , dia akan melakukan segala sesuatu dengan maksimal sesuai tanggung jawabnya .

Baca Juga : Ini Dia Agen Penjual Sukuk Ritel Terbaik Dan Beberapa Saham Baru

Trust

Kuncinya adalah kepercayaan dari atasan . Inti marketing itu ada di ” kepercayaan ‘ ; jika sudah dapat menjaga kepercayaan , efek dominonya luar biasa .

Sumber : Benk Mintosis

 

Simak Beberapa Tahapan Dalam Membangun Personal Branding

PERSONAL INTEGRIY

Simak Beberapa Tahapan Dalam Membangun Personal Branding – Setelah menemukan brand di entah itu nama , bentuk merek , ataupun style , maka perlu menanamkan integrita dan karakter dari brand itu ke dalam diri . Misalnya personal branding yang dibentuk dari gaya berpakaian berbicara , berjalan dan sebagainya yang menunjukkan baliwa itulah personal branding dirinya . Menjadi seseorang yang memiliki personal branding berarti menjadi diri sendiri Tentu kita menginginkan citra positif yang muncul di benak orang lain ketika mereka melakukan persepsi Terhadap diri kita .

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Bentuklah citra positif di sekitar kita

Hukum alamnya , jarang sekali orang memiliki personal branding yang bagus . Namun , sudah bisa dipastikan orang yang sukses pasti memiliki personal branding yang bagus . Personal branding yang terpancar dari diri bisa menjadi positif atau negatif bergantung pada bagaimana kita ingin menampilkannya . Dalam membangun personal branding yang bagus .

Baca Juga : Ini Dia Agen Penjual Sukuk Ritel Terbaik Dan Beberapa Saham Baru

Fokuslah untuk membangun karakter diri .

Karakter tersebut biasanya erat dengan aktivitas yang dilakukan sehari – hari ( profesi ) , termasuk apa yang kita pakai sehari – hari . Karakter sangat menentukan apakah din kita dipersepsikan sebagai orang yang positif atau negatif . Jadilah pribadi yang menonjol. Orang – orang yang memiliki personal branding bagus biasanya lebih menonjol dibandingkan yang lain . Jadi , harus eksis . Itulah kunci awal membuka tampilan diri . Sebaiknya , dalam setiap kesempatan , eksislah dalam hal positif. Orang yang memiliki personal branding bagus biasanya memiliki banyak teman dan sahabat , karena itu jalinlah siturahmi dengan siapa saja . Mereka juga cenderung dicari orang , baik head hunter maupun klien .

Jadilah Orang yang Menonjol

Orang yang memiliki personal branding bagus harus suka berbagi atau share pengalaman dan ilmu . Jangan pelit , bagikan hal yang bermanfaat kepada komunitas . Menciptakan personal branding tentu melalui sebuah proses , bukan serta – merta. Lantas bagaimana prosesnya ? Ada beberapa tahapan dalam membangun personal branding , antara lain

1 . Who are you ?

Tentu melibatkan kemampuan diri , pendidikan pengalaman profesi yang mengarah kepada passion yang dipilih yang menunjukkan brand pribadinya . Oleh karena itu , perlu melakukan update ilmu pengetahuan , menjaga tingkah laku , dan selalu mengasah skill untuk menjaga siapa diri kita yang sudah atau akan dicitrakan

2 . How are you perceived ?

Perkenalkan dan sharing – kan kepada publik citra diri Anda yang positif . Lakukanlah hal tersebut dalam pertemanan secara personal , dalam hubungan profesional , juga di dunia maya . Banyak orang yang penasaran dan ingin mengetahui dan mencari data tentang diri kita dan eksistensi kita melalui media sosial seperti Facebook , Twitter , WhatsApp , Path , Instagram . ataupun jejaring sosial lainnya .

3 . Evaluation

Lakukan evaluasi secara berkala . Misalnya dari target yang sudah ditetapkan apakah sudah mengena dan tercapai ? Apakah branding yang ingin dicitrakan sudah tersampaikan ? Apakah ada cara yang harus diperbaiki dan disempurnakan ketika brand yang dicitrakan belum maksimal ? Atau , bagaimana menjaga dan mempertahankan brand yang sudah dimiliki agar tetap dikenal oleh orang lain . Siapa yang tidak kenal Coca Cola dan Aqua ? Mereka tidak pernah berhenti berpromosi sehingga sampai kapan pun soft drink di benak banyak orang adalah Coca Cola . Demikian pula air mineral di benak masyarakat kita , ya Aqua . Kuncinya adalah promosi yang tidak pernah berhenti.

Sumber : Benk Mintosis

 

Begini Prosedur Menerima Dan Melayani Pelanggan Yang Benar

Prosedur Menerima & Melayani Pelanggan

A.Pelanggan datang :

1 . Begini Prosedur Menerima Dan Melayani Pelanggan Yang Benar – Disapa dengan ucapan selamat datang selamat pagi , siang sore , malam , dan dengan senyum ramah .

2 . Pelanggan dipersilakan untuk memilih / meramu bakso di meja saji dengan urutan dari kiri ke kanan ( dari mengambil mangkuk sampai diberi bumbu ) oleh PENYAJI 1 ; PENYAJI 2 menanyakan minuman yang diinginkan pelanggan dan segera membuatkannya di dapur .

3 . Ramuan bakso pelanggan diberikan kepada PENYAJI 1 untuk diberi bumbu dan kuah serta dihitung biayanya , pelanggan dipersilakan menunggu di ruang makan .

4 . PENYAJI 2 membawa minuman , mengambil bakso yang sudah diramu di PENYAJI 1 dan disajikan kepada pelanggan di ruang makan .

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

5. Pelanggan menikmati Mie Ayamnya : PENYAJI 1 dan PESURUH siap sedia jika pelanggan membutuhkan bantuan .

6. Pelanggan melakukan transaksi di meja kasir :

7. Transaksi dilayani oleh SUPERVISOR atau PENYAJI 1 selesai transaksi SUPERVISOR atau PENYAJI 1 mengucap kan terima kasih diiringi dengan senyum ramah dan ungkapan supaya pelanggan datang kembali .

8. PENYAJI 2 mengambil peralatan makan yang sudah selesai digunakan dan ditaruh di dapur .

9. PENYAJI 2 kembali All 2 kembali ke ruang makan dan membersihkan kursi yang habis dipakai pelanggan dan mengepel lantai ( jika diperlukan ) . PESURUH mencuci peralatan makan tersebut dan menyimpannya di tempat yang sudah disediakan .

Personal in Charge :

  1. Supervisor
  2. Penyaji 1
  3. Penyaji 2
  4. Pesuruh Bagan

Prosedur Transaksi dengan Pelanggan Uraian Pekerjaan :

A . Pelanggan datang ke meja kasir .

  • Disambut senyum ramah supervisor / penyaji 1 .
  • Supervisor / penyaji 1 menghitung biaya berdasarkan catatan nota yang sudah dibuat sebelumnya dan menanyakan apakah ada tambahan yang belum tercatat
  • Supervisor / penyaji memberitahukan jumlah yang harus di bayar pelanggan dan memberikan nota asli kepada pelanggan .

B . Pelanggan membayar biaya yang sudah dihitung oleh Supervisor / penyaji

Supervisor / penyaji memastikan jum lah yang dibayar sesuai nota dan mengucapkan terima kasih dan senyum ramah dan memberikan informasi yang diperlukan jika pelanggan menanyakannya . Jika pelanggan tidak bertanya , tetapi ada program promosi yang harus dikomunikasikan kepada pelanggan , supervisor / penyaji 1 juga bisa memberikan informasi tersebut pada waktu itu.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

C . Pelanggan akan meninggalkan gerai , supervisor mengucap kan terima kasih diiringi senyuman ramah , mengungkapkan harapan agar pelanggan datang kembali dan mengingatkan pelanggan agar tidak meninggalkan barang – barang di gerai .

Personal In Charge :

Supervisor atau Penyaji 1

Sumber : Suryono Ekotama

Ini Dia Prosedur Mengantarkan Pesanan Pelanggan dan Transaksinya

Prosedur Mengantarkan Pesanan Pelanggan & Transaksinya

  1. Ini Dia Prosedur Mengantarkan Pesanan Pelanggan dan Transaksinya – Pelanggan memesan Bakso Swalayan melalui telepon / datang langsung ke gerai . Penerima pesanan adalah super visori penyaji 1 / penyaji 2 . Yang perlu ditanyakan jumlah porsi , menu per porsi , konfirmasi harga , pembayaran , dan konfirmasi waktu pengantaran .
  2. Setelah pelanggan menyetujui harga dan pembayaran serta waktu pengantaran , penyaji 1 / penyaji 2 membuatkan pesanan tersebut .
  3. Setelah itu supervisor / penyaji 1 mem buatkan nota pembayaran sesuai jumlah pesanan . Pengantaran dilakukan oleh penyaji 2 atau pesuruh sekali gus transaksi pembayaran .
  4. Saat bertemu pelanggan , dijelas kan jumlah porsi , menu per porsi , dan jumlah harga yang harus dibayar . Penyaji 2 atau pesuruh memastikan bahwa jumlah pembayaran sama dengan harga yang tertulis di nota .
  5. Setelah pembayaran selesai dilakukan , penyaji 21 pesuruh memberikan nota asli kepada pelanggan sebagai bukti pelunasan pembayaran dan minta tanda tangan se bagai bukti tanda terima di nota tersebut
  6. Penyaji 2 / pesuruh kembali ke gerai dan melaporkan tran saksi kepada supervisor / penyaji 1 . Laporan ini disertai penyerahan uang hasil transaksi dan nota salinan bukti transaksi .

Personal in Charge :

1 . Supervisor

2 . Penyaji 1

3 . Penyaji 2

4 . Pesuruh

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Prosedur Membersihkan Peralatan Makan

a . Peralatan makan kotor yang akan dicuci harus terlebih dulu dibilas dengan air bersih .

b . Setelah dibilas dengan air bersih lalu dicuci dengan sabun cuci yang direkomendasikan principal .

c . Setelah itu dibilas lagi menggunakan air bersih sampai terasa tidak licin dan tidak bau sabun .

d . Tiriskan di rak yang sudah disediakan .

e . Lap sampai bersih dan tempatkan di meja saji maupun meja makan sesuai kebutuhan .

Personal in Charge :

Pesuruh . Jika pesuruh tidak ada , dapat digantikan penyaji 2 .

Prosedur Membersihkan Toilet & Dapur

Pekerjaan ini dilakukan rutin stidaknya 2 jam sekali, makanya potensi kotornya yang sangat tinggi. Tujuannya adala untuk menunjang kesehatan dan kenyam lakukan rutin setidaknya 2 jam sekali karena ang sangat tinggi , yakni pada pukul 10:00 , 18.00 , 20:00 , dan terakhir pukul 22,00 Tujuannya adalah mewujudkan kebersihan niang kesehatan dan kenyamanan pelanggan :

  1. bersihan dapur . Dapur harus bebas sampah , bebas bau tidak sedap , bebas lalat , bebas genangan air kotor , bebas kotoran yang menempel di peralatan dapur .
  2. Pembersihan toilet . Toilet harus bebas bau tidak sedap . bebas kotoran , tersedia peralatan / perlengkapan toilet yang cukup ( misalnya sabun , tisu , pengharum toilet ) .

Personal in Charge :

Pesuruh

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

Prosedur Membersihkan Ruangan Gerai

Ruangan gerai harus selalu terlihat bersih , bebas bau tidak sedap , dan bebas lalat . Pembersihan dilakukan tiap saat dibutuhkan , dengan urutan pekerjaan :

a . Pembersihan meja kursi , rutin dilakukan setelah selesai dipergunakan pelanggan . Pembersihan dilakukan dengan cara mengelap meja kursi menggunakan lap dan cairan pembersih khusus antiseptik .

b . Menyapu kotoran yang ada di permukaan lantai . Kotoran kotoran ini disapu sampai bersih , dilakukan secepat mung kin , diusahakan saat gerai sepi untuk menghindari debu yang mengganggu kenyamanan pengunjung .

c . Mengepel lantai untuk menghilangkan kotoran yang menempel di lantai penyebab lengket di alas kaki . Mengepel dilakukan dengan kain pel yang sebelumnya sudah direndam dengan obat pembersih lantai . Pengepelan harus diusahakan cepat kering agar tidak licin. Pengepelan bisa dilakukan bagian di mana terdapat kotoran yang harus dibersihkan .

Personal in Charge :

Pesuruh / penyaji 2

Sumber : Suryono Ekotama

Ini Dia Cara Menerima Dan Menyelesaikan Keluhan Pelanggan

Prosedur Menerima & Menyelesaikan Keluhan Pelanggan

a . Ini Dia Cara Menerima Dan Menyelesaikan Keluhan Pelanggan – Keluhan pelanggan biasanya berkaitan dengan salah saji , tempat makan kotor , tidak tersedia peralatan / perlengkapan makan , dan kesalahan transaksi .

b .  Berkaitan dengan salah penyajian langsung di tangani oleh penyaji 1 dengan melakukan koreksi penyajian disertai permintaan maaf. Keluhan berkaitan dengan tempat makan kotor , tidak tersedia peralatan / perlengkapan makan langsung ditangani oleh penyaji 2 / pesuruh dengan segera membersihkan tempat makan dan melengkapi peralatan / perlengkapan makan disertai permintaan maaf . Keluhan berkaitan dengan kesalahan transaksi langsung ditangani oleh supervisor / penyaji 1 dengan melakukan cek ulang nota pembelian dan pembayaran , disertai permintaan maaf .

c . Keluhan – keluhan ini harus dicatat dalam form keluhan sebagai bahan evaluasi harian dan bulanan .

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

Personal In Charge :

  1. Supervisor
  2. Penyaji 1
  3. Penyaji 2
  4. Pesuruh

Prosedur Pengadaan Peralatan & Perlengkapan Gerai

a . Setiap karyawan harus melakukan pengamatan dan pen catatan tentang kondisi peralatan / perlengkapan gerai , khususnya yang menjadi bidang kerja masing – masing Supervisor harus mengamati dan mencatat kebutuhan nota , peralatan tulis , kondisi bangunan toko secara keseluruhan serta sarana prasarana gerai ( seperti meja kursi , almari , dan lainnya ) . Penyaji 1 dan penyaji 2 harus mengamati dan mencatat segala peralatan yang terdapat di meja saji peralatan masak di dapur , peralatan / perlengkapan makan minum , beserta perlengkapan makan lainnya . Pesuruh mengamati dan mencatat segala peralatan dan perlengkapan kebersihan . Kerusakan atau kekurangan harus segera diusulkan untuk pengadaan .

b . Pengajuan usulan pengadaan peralatan / perlengkapan ge rai dilakukan oleh karyawan yang bertanggung jawab terhadap peralatan / perlengkapan tersebut pada meeting mingguan atau bulanan. Supervisor memberikan prioritas pengadaan & menyusun anggaran pengadaan peralatan / perlengkapan untuk disetujui pemilik , kecuali yang sangat mendesak bisa langsung diadakan dan dibebankan sebagai biaya operasional

c . Pengadaan perlengkapan toko dilakukan oleh pesuruh atas perintah supervisor . Setelah pengadaan dilakukan , pesuruh memberikan laporan kepada supervisor dengan menyerahkan bukti nota pembelian yang sah . Supervisor mencatat semua bukti tersebut dalam pembuku an dan mempertanggungjawabkan dalam laporan bulanan

d . Setelah laporan diterima supervisor , pesuruh segera mendistribusikan  perlengkapan kepada karyawan yang bertanggung jawab atas peralatan / perlengkapan ter sebut agar dapat mendukung operasional gerai .

Personal in Charge :

1 . Supervisor

2 . Penyaji 1

  1. Penyaji 2

4 . Pesuruh

Prosedur Evaluasi Kinerja Karyawan

Evaluasi kinerja karyawan dilakukan oleh supervisor secara berkala . Fungsinya untuk pembinaan karyawan , pemberian veward atau punishment . Caranya sebagai berikut :

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

  1. Supervisor mengumpulkan data karyawan , termasuk absensi , surat izin , dan surat peringatan (jika ada ) .
  2. Supervisor memberikan penilaian kerja karyawan berdasar kan deskripsi pekerjaan , SOP , keputusan maupun kebijakan yang tertulis maupun tidak tertulis dari pemilik / principal dibandingkan dengan prestasi kerja yang berhasil dicapai para karyawan . Hasil evaluasi ini lalu disusun dalam resume evaluasi .

c . Untuk mengaplikasikan hasil evaluasi , supervisor memang gil karyawan untuk diberikan motivasi , pembinaan , peng hargaan bahkan sanksi hukuman .

d . Hasil evaluasi dilaporkan kepada pemilik dan principal dalam laporan bulanan , atau tahunan .

Personal in Charge :

Supervisor

Sumber : Suryono Ekotama

Ini Dia Prosedur Pemasaran Gerai Yang Harus Kamu Ketahui

Prosedur Pemasaran Gerai

Ini Dia Prosedur Pemasaran Gerai Yang Harus Kamu Ketahui – Budaya perusahaan yang ditanamkan Gerai Mie Ayam ” Swalayan adalah customer experience dan customer satisfaction . Karyawan harus mampu menerjemahkan dan mengaplikasikan bu daya perusahaan ini untuk kepentingan pemasaran dengan cara :

a . Mengenakan seluruh atribut maupun seragam Mie Ayam ” Swalayan ” dengan rapi dan rasa bangga yang luar biasa . Cara ini dilakukan untuk menumbuhkan sense of belonging karyawan pada tempat kerjanya sehingga menjadi daya tarik orang lain .

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

b . Mengajak keluarga , teman , tetangga , kenalan , untuk mengun jungi Gerai Mie Ayam ” Swalayan” dan mencicipi menu bakso nya . Ini untuk mewujudkan customer experience yang meng akibatkan pelanggan ketagihan dan menimbulkan efek promosi dari mulut ke mulut ( word of mouth) .

Memberikan pelayanan tanpa syarat dan sesempurna mungkin untuk pelanggan . Cara ini untuk mewujudkan customer satisfaction yang bisa menimbulkan efek repeat order tanpa batas . Personal In Charge :

  1. Supervisor
  2. Penyaji 1
  3. Penyaji 2
  4. Pesuruh

Prosedur Pembuatan Anggaran & Cash Flow Gerai

a . Supervisor mengumpulkan data untuk kepentingan penyu sunan anggaran dan rencana kerja , misalnya kebutuhan pengadaan peralatan / perlengkapan kerja dari karyawan .

b . Supervisor menyusun anggaran dan mengajukan kepada pemilik gerai. Jika pengajuan anggaran ini ditolak , maka supervisor harus mengulangi langkah pertama.

c. Jika pemilik gerai menyetujui , maka pemilik gerai akan mentransfer sejumlah uang sesuai anggaran yang diajukan oleh supervisor atau mengizinkan supervisor menggunakan uang kas gerai untuk membiayai rencana kerjanya. Super visor mengelola uang yang telah ditransfer pemilik tersebut atau mengatur arus keluar masuk uang gerai sesuai dengan rencana kerja yang telah disetujui pemilik .

d . Laporan pelaksanaan rencana kerja dan anggaran diberikan supervisor kepada pemilik gerai bersama laporan bulanan

Personal in Charge :

Supervisor

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

Prosedur Pengajuan Usulan kepada Atasan

Setiap karyawan diberi kewenangan untuk mengajukan usul kepada atasan berkaitan dengan perbaikan bidang kerja masing – masing. Untuk mendapat usulan yang berkualitas dan berimbas baik pada penilaian kinerja karyawan , maka prosedur yang harus ditempuh sebagai berikut :

a . Karyawan harus melakukan pengamatan terhadap lingkungan kerja dan bidang kerja masing – masing . Jika terdapat hal yang dirasa memajukan perusahaan , maka bisa diusulkan kepada atasan sebagai bahan perbaikan . Usulan yang diajukan adalah usulan yang sudah melalui tahap kristalisasi dan dipikirkan efek baik buruknya .

b . Usulan diajukan kepada atasan saat briefing atau meet ing. Jika usulan ditolak , karyawan bisa mengganti dengan usulan lain yang lebih berkualitas dan bisa dipertanggung jawabkan .

c . Jika usulan diterima , maka karyawan bisa merealisasikan usulan tersebut dalam lingkup kerjanya masing – masing . Keberhasilan atau kegagalan merealisasikan usulan ini berbuah pada baik buruknya penilaian kinerja masing – masing karyawan .

d . Baik berhasil atau gagal , karyawan tetap bisa mengajukan usulan – usulan baru demi kemajuan perusahaan .

Personal In Charge :

  1. Supervisor
  2. Penyaji 1
  3. Penyaji 2
  4. Pesuruh

Sumber : Suryono Ekotama

Ini Dia Sop Perubahan Perencanaan Yang Harus Kamu Ketahui

PERUBAHAN SOP

Ini Dia Sop Perubahan Perencanaan Yang Harus Kamu Ketahui – Sadarkah bahwa kita semakin tua ? Coba lihat baju kita sewaktu remaja masih pantas kita pakai saat dewasa ? Apakah kebiasan kita sewaktu remaja masih kita lakuk saat ini ? Tentu ada yang berubah . Kita tidak mungkin memal baju – baju kita sewaktu remaja . Yang jelas baju masa remaja itu pasti kekecilan dan bentuknya tidak mencerminkan keanggunan atau kewibawaan . Mau tidak mau kita harus mengubah penampilan kan ? Perkembangan Usaha & Perkembangan SOP Demikian pula dengan usaha kita . Usaha itu harus melalui beberapa tahap sebelum mencapai kejayaan , yakni :

1 . Masa pendirian

2 . Masa pertumbuhan

3 . perkembangan

4 . Masa perluasan usaha

Pada MASA PENDIRIAN ,

kita sedang berusaha mencari bentuk usaha yang pas. Diri kita masih meraba – raba apa jadinya usaha kita di masa depan . Kita belum memiliki kepastian. Oleh karena itu , SOP yang kita buat pun masih apa adanya . SOP itu mungkin sudah mencakup semua pekerjaan yang dilakukan karvawan pada masa pendirian , tetapi belum mencakup pekerjaan – pekerjaan tambahan yang mungkin akan terjadi pada masa selanjutnya .

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

 Pada MASA PERTUMBUHAN ,

usaha kita mulai berkembang . Kita berhasil membentuk pasar . Pelanggan mulai berdatangan . Nama usaha kita mulai dikenal masyarakat luas . Dukungan dari banyak pihak juga mulai berdatangan . Pemasaran dan penjualan mulai menampakkan hasilnya . Order yang datang semakin lama semakin banyak . Namun kepercayaan konsumen yang makin tinggi sehingga kita tidak bisa sembarangan bekerja . sedikit mengecewakan konsumen bisa berakibat fatal . SOP vang dibuat pada masa pendirian mungkin perlu direvisi agar bisa mengakomodasi pekerjaan – pekerjaan yang mengharuskan kualitas lebih baik.

Pada MASA PERKEMBANGAN ,

usaha yang kita dirikan dengan susah payah tidak hanya mampu menarik konsumen dan pelanggan , tetapi juga para investor . Tawaran kerja sama mulai berdatangan. Jika kita melewatkan tawaran itu , maka kebodohan kita tiada berujung . Namun jika kita menerima tawaran – tawaran kerja sama itu tanpa persiapan yang matang. Maka kita lebih bodoh lagi. Saat menerima tawaran kerja sama dari investor , kita harus benar – benar memastikan bahwa usaha kita bisa berdiri sendiri tanpa campur tangan kita. Peran kita digantikan oleh SOP. Kita membutuhkan SOP yang mampu menjadi tulang punggung hidupnya sebuah perusahaan , bukan sekadar SOP yang menjadi panduan kerja karyawan. SOP seperti ini harus fleksibel , mudah mengikuti perkembangan bisnis , dan tidak mudah usang. SOP yang kita susun pada masa pendirian dan direvisi pada masa pertumbuhan mungkin sudah tidak relevan lagi.

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

Pada MASA PERLUASAN USAHA ,

kita tidak hanya terfokus pada satu jenis usaha . Mungkin kita akan berusaha menanam kan investasi pada bidang – bidang usaha lain bersama mitra keria kita . Saat kita akan melahirkan bisnis baru , kita pasti me ninggalkan bisnis lama . Kita akan sibuk mengurusi kelahiran anak perusahaan ini sampai bisa mandiri . Mungkinkah SOP yang dulu kita bentuk untuk membesarkan usaha kita bisa kita terapkan pada anak perusahaan ? Jelas tidak mungkin . Anak perusahaan adalah individu yang berbeda . Anak perusahaan membutuhkan SOP baru yang memang sengaja dibuat untuknya . Di sini , kita akan bekerja keras lagi untuk membuat SOP baru , tetapi jiwanya tetap mengikuti jiwa – jiwa SOP lama yang sudah terbukti mampu menjadi tulang punggung perusahaan dan menghidupi banyak orang . Bisa jadi , pada masa perluasan usaha ini kita akan memiliki puluhan bahkan ratusan SOP , karena anak – anak perusahaan yang kita dirikan juga banyak .

Apa Fungsi SOP

Fungsi SOP sebenarnya adalah memudahkan kita meng urus usaha – usaha kita . Dengan SOP , usaha kita bisa berjalan tanpa kehadiran kita . Bahkan kita bisa mengembangkan usaha lain yang bisa mengantarkan kita menjadi konglomerat . Jika demikian , mengapa saya baru menuliskan fungsi SOP justru di bagian belakang ? Sebab melalui tahapan – tahapan yang sudah dijelaskan , kita akan mudah mengetahui inti yang kita bicarakan . Kita semua tentu ingin usaha kita bisa berjalan dengan sendirinya dan terus menghasilkan keuntungan kan ? Itulah gunanya SOP. Perubahan SOP Namun , kita belum selesai . Pertanyaannya:

  • Bagaimana cara mengubah SOP ?
  • Bagaimana cara supaya SOP bisa terus menjadi tulang punggung usaha kita yang makin besar ?

Jawabannya hanya satu :

SOP usaha kita harus makin kuat . Kitalah yang akan mengubahnya menjadi SOP yang kuat seiring pertumbuhan dan perkembangan usaha kita . Apakah perubahan SOP wajib hukumnya ? Jawabannya : Ya ! Jika kalian tidak berubah , kalian akan mati. Dan jika usaha kalian tidak berubah , usaha kalian akan dilibas oleh pesaing .

Jika SOP Anda tidak berubah , usaha Anda pun akan jalan di tempat . Perubahan adalah satu – satunya yang kekal di dunia ini . Coba lihat sekali lagi Segitiga Emas SOP . Agar siklus SOP ber jalan sempurna , kita harus melalui tahap ketiga , yakni perubahan SOP . Di situ akan kita temukan cara kita mengubah , merevisi atau enyempurnakan SOP . Hasil tahap ketiga ini adalah lahirnya SOP baru yang telah direvisi , diubah atau disempurnakan yang menggantikan SOP lama . Siklus SOP ini akan berjalan terus sepanjang usia usaha Anda

Sumber : Suryono Ekotama

Ini Dia Alasan Yang Bisa Mengubah SOP, Simak yaa

Alasan apa sajakah yang bisa mengubah SOP ?

Ini Dia Alasan Yang Bisa Mengubah SOP, Simak yaa – Ada 3 alasan mengapa kita harus mengubah SOP , yakni :

1 . Jika SOP tersebut sudah tidak sesuai dengan perkembangan usaha kita . Contohnya : dulu kita hanya membuat usaha laundry kiloan . Namun ternyata berdasarkan permintaan pasar , kita harus membuka laundry yang melayani pencucian batik atau jas . Mau tidak mau kita harus menambahkan SOP baru untuk pencucian batik atau jas .

2 . lika SOP tersebut ternyata tidak efisien dan ada cara lain untuk melakukan pekerjaan yang lebih efisien . Contohnya : dulu kita hanya membuat aturan bahwa pembayaran gaji harus dilakukan dengan tunai , uang harus diambil dulu dari bank , dibawa ke kantor , dimasukkan amplop satu per satu , baru dibayarkan kepada karyawan . Ternyata dalam perkembangannya , perbankan bisa melayani pembayaran gaji karyawan lewat transfer . Kita tinggal menyediakan dana di bank , menyetorkan daftar gaji karyawan beserta nomor rekening masing – masing dan pihak bank secara otomatis akan mentransfernya ke rekening karyawan .

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

3 . Jika kita mengubah core business usaha kita . Contohnya : dulu kita membuka restoran sea food . Dalam perkembangannya , restoran sea food kita tidak diminati pembeli dan kita membuka restoran makanan khas Sunda di lokasi yang sama. SOP untuk restoran sea food tentu sangat berbeda dengan SOP untuk restoran khas Sunda , Karakteristik kedua restoran ini berbeda . Oleh karena itu , perubahan core business harus diikuti dengan perubahan SOP – nya . Kapan kita mengubah SOP ?

Sering Lakukan Evaluasi

Untuk mengetahuinya , rajin – rajinlah melakukan evaluasi saba . Coba amati secara berkala selama 3 , 6 , atau 12 bulan Rasakan apa saja yang perlu diubah . Gunakan rasa. Jangan gunakan pikiran , karena sering kali pikiran kita menyesatkan. SOP yang sudah kita buat adalah hasil dari pikiran . Jika kita menggunakan pikiran juga untuk mengevaluasinya , kita sama sekali tidak akan memperoleh nilai tambah. Namun jika kita menggunakan rasa atau logika , seiring dengan berjalannya waktu , pasti ada saja yang tidak pas . Nah , prosedur – prosedur yang tidak pas ( orang awam mungkin bilang : ” mengganjal di hati ” ) inilah yang harus kita ubah . Jadi , sesering itukah kita mengubah SOP ? Jawabannya ya dan tidak . Jika usaha kita masih dalam masa pendirian dan pertumbuh an , mungkin kita akan sering mengubah SOP karena pada masa masa itu lazimnya sebuah usaha tumbuh dengan cepat , SOP pun harus mengikutinya.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Bagaimana cara mengubah SOP ?

Yang dimaksud mengubah sebenarnya ada 3 macam :

  • Anda hanya melakukan revisi ringan agar SOP mampu mengakomodasi jenis pekerjaan yang lebih kompleks ( lihat kasus laundry kiloan ) .
  • mengubah sebagian besar ketentuan SOP karena ketentuan yang lama sudah tidak bisa dipakai lagi ( lihat kasus pembayaran gaji karyawan ) .
  • Anda membuat SOP baru karena SOP lama tidak bisa di aplikasikan pada usaha baru ( lihat kasus restoran sea food.

Teknisnya bagaimana ? Sama dengan cara membuat SOP baru Anda harus mengenali jenis pekerjaannya dulu . Temukan rincian pekerjaannya , kemudian gambarlah bagan yang menunjukkan alur kerja SOP. Jika Anda bijaksana , Anda tentu sudah memperhitungkannya .

 Bagaimana cara supaya SOP dapat bertahan lama ?

Sebagaimana sudah saya jelaskan dalam buku Trik Jitu Pe ngusaha Cerdas Mengelola Usaha & SDM ( Cakrawala ) dan buku buku lainnya , agar dapat memperoleh kesuksesan , pengusaha harus memiliki visi dan misi Pengusaha yang hanya memikirkan yang dijual besok pagi hanya akan menjadi pedagang biasa . Untuk bisa membuat SOP yang bertahan lama , Anda harus me miliki visi jauh ke depan . Anda harus mampu memiliki gambaran tentang 20 sampai 30 tahun ke depan . Mengapa angkanya harus 20 atau 30 tahun ? Sebab itulah angka paling masuk akal yang bisa dijangkau pikiran orang seumuran kita saat ini . Orang yang dapat melihat masa depan 20 tahun dari sekarang bisa merencanakan usahanya dengan baik sampai 10 tahun ke depan . Bayangkan jika Anda mampu membuat SOP yang tidak usang dimakan zaman sampai 10 tahun ke depan .

Lakukan Revisi

Memang tidak semua bagian SOP itu tahan terhadap perubahan . Namun setidaknya Anda hanya perlu melakukan revisi yang ringan selama 10 tahun. Ini akan menghemat energi dan Anda bisa mengalihkan energi tersebut untuk mengembangkan usaha. Jadi , berpikirlah ke depan. Bikinlah aturan yang luwes tetapi tegas. Akomodasi kemungkinan perubahan yang saat ini belum terjadi. Buatlah SOP yang secara otomatis memperbaiki diri. Sulit ya ? Sebenarnya tidak . Jika kita sudah memiliki usaha yang berjalan minimal 2 tahun dan tumbuh normal , kita akan mampu melakukan hal seperti ini , kecuali kita memang bodoh dan tidak pernah mau belajar dari pengalaman . Membuat SOP yang bertahan lama itu tidak hanya menghemat energi , tetapi juga menghemat biaya .

Sumber : Suryono Ekotama

Perubahan SOP Semakin Sederhana dan Alternatif, Simak yaa

Prinsip Utama : Semakin Sederhana & Aplikatif

Perubahan SOP Semakin Sederhana dan Alternatif, Simak yaa – Apakah perubahan SOP harus memenuhi syarat tertentu ? Yal Perubahan SOP harus memenuhi syarat Makin sederhana , tetapi juga makin aplikatif ( mudah diterapkan ). SOP yang baru tidak boleh semakin rumit. Karena merupakan perubahan , maka SOP baru harus mudah diaplikasikan. Waktu training – nya pun singkat sehingga siapa pun bisa langsung menerapkan pada pekerjaan. Bagaimana jika kita tidak bisa menghindari kerumitan ? Bisnis itu makin lama makin rumit . Jika pertama kali didirikan hanya memiliki 10 karyawan , maka setelah bisnis itu berkembang kita bisa memiliki ratusan ribuan hingga ratusan ribu karyawan .

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Jika saat pertama kali didirikan kita hanya memiliki satu tempat usaha , maka setelah berkembang kita bisa memiliki ribuan tempat usaha . Jika kita bayangkan cara mengaturnya , kepala kita seakan mau pecah . Kita tidak mampu membayangkan hal seperti itu karena kita memiliki keterbatasan yang sering tidak disadari . Justru karena kita memiliki keterbatasan inilah ki operasionalnya sederhana agar kepala kita tidak pusing memikirkannya . Mari kita lihat contohnya . Mungkin banyak di antara kita yang tidak mampu mengoperasikan sistem . Padahal saat ini banyak program sistem yang sangat mudah digunakan Banyak yang takut tidak bisa membuat laporan keuangan , padahal saat ini banyak konsultan keuangan yang mampu membuatkan sistem keuangan sederhana untuk usaha kita . Jadi , kerumitan itu sebenarnya hanya ada di kepala kita .

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

Temukan Orang Yang Meringankan Beban

Jika kita mau bekerja sama dengan orang lain yang menguasai bidang nya , tidak akan ada kerumitan seperti itu. Maka , jangan berfikir  semuanya sendiri . Temukanlah orang – orang yang bisa meringankan beban Anda . Saya sudah mempraktikkannya dan memang nikmat rasanya . Bayangkan saja , tulisan ini bisa kalian baca dengan mudah setelah saya bekerja sama dengan beberapa admin saya.  Lima tahun lalu saya tidak membayangkan ternyata semudah ini menerbitkan Artikel . Dibandingkan dengan lima tahun lalu , saat ini produktivitas saya menulis artikel mencapai 10 kali lipat. Semua ini tentu berkat kemudahan yang berhasil saya temukan . Seandainya saya masih terjebak pada kerumitan , artikel ini mungkin tidak pernah Anda baca. SOP harus tetap sederhana . Buatlah jalan yang mudah bagi karyawan kita untuk bekerja . Jika terjadi sedikit kerumitan , tugas kita adalah menyederhanakannya . Jadi , ada satu kunci lagi yang harus kita pegang , yakni kesederhanaan dalam segala bentuknya .

Sumber : Suryono Ekotama

Ini Dia Potensi Pengembangan Bisnis Anda Dengan SOP

Potensi Pengembangan Bisnis dengan SOP

Ini Dia Potensi Pengembangan Bisnis Anda Dengan SOP – Sebagaimana sudah diuraikan , SOP adalah hat dan rahasia dagang kita . Jika dimanfaatkan dengan baik hat dan rahasia dagang ini bisa mendatangkan kekayaan yang biasa . Sayang sekali , selama ini kita sering mengabaikannya k selalu mengabaikan Hak Atas Kekayaan Intelektual ( HAKI ) sebenarnya bisa kita miliki dengan mudah karena kita memili bakat untuk itu . Sering kali yang ada di kepala kita hanyalah terus bekerja keras demi orang lain . Makanya tidak heran jika ada orang lain yang kaya raya sementara kita makin sengsara . Kita tidak sadar bahwa kita sering membuatkan HAKI bagi orang lain dan dialah yang menikmati royaltinya . Jika selama ini kita beranggapan bahwa semua usaha bisa dikembangkan , maka anggapan itulah yang menyesatkan kita .

Tidak Semua Bisa Dikembangkan

Tidak semua usaha bisa dikembangkan ! Setiap membuat sebuah usaha , angan – angan kita melambung setinggi langit . Kita tidak sadar bahwa kita justru terjebak pada angan – angan itu saja . Usaha kita belum tentu melambung setinggi angan – angan kita. Mengapa demikian ? Sebab angan – angan kita itu adalah alam ideal. Semuanya serba indah. Sedangkan usaha kita itu terletak di alam nyata . Semuanya bisa indah atau buruk tergantung cara kita memperlakukannya . Jika kita mampu menyusun SOP dan mengaplikasikan / mene . rapkan dengan baik , kualitas usaha kita pasti makin meningkat . Usaha kita menjadi teratur , rapi , efisien , dan berdaya saing tinggi . Nah , usaha – usaha seperti inilah yang memiliki kesempatan atau potensi untuk dikembangkan . Tiga Syarat Utama Usaha yang Berpotensi Dikembangkan Usaha yang bisa berkembang atau dikembangkan setidaknya harus memenuhi tiga syarat utama , antara lain :

  • usahanya berbeda dibandingkan jenis usaha lain yang sudah ada
  • Pengelolaannya menggunakan sarana modem , yakni sistem bisnis yang sudah teruji , bukan one man show .
  • Pengelola atau pemiliknya memiliki visi dan misi jauh ke depan dan mampu menerjemahkan visi dan misi itu dalam tindakan sehari – hari .

Saat membaca ketiga syarat itu mungkin Anda mengira bah wa semuanya bisa diraih dengan mudah. Ternyata tidak. Dari apa yang pernah saya alami sendiri , realisasinya luar biasa susah. Coba saja lihat syarat pertama , Usaha yang berpotensi untuk dikembangkan adalah usaha yang memiliki ciri khas atau karakteristik khusus.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Sekarang kita lihat syarat kedua :

  • pengelolaannya mengguna kan sistem bisnis modern . Di sinilah peran SOP diuji .
  • Bisnis tanpa SOP tidak akan memiliki keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif bila dibandingkan bisnis yang sejenis .

Jika Anda memiliki usaha yang memiliki ciri khas dan karakteristik khusus tetapi kemudian banyak pula orang yang membuat usaha sejenis bagaimana cara Anda memenangkan persaingan ? Satu – satunya cara adalah membuat sistem bisnis yang membuat bisnis Anda unggul . Saya sudah mengungkapkan berkali – kali bahwa SOP itu berperan sebagai tulang punggung usaha kita . Logikanya sederhana . Usaha milik para follower itu biasanya belum tersistem dengan baik , karena follower biasanya meniru produknya . Nah , saat mereka masih terfokus pada produk , pasti pengelolaannya masih one man show atau ala kadarnya . Kita harus selangkah lebih maju dengan menggunakan sistem bisnis . Sistem bisnis inilah yang akan menarik minat banyak investor untuk bekerja sama dengan kita . Jadi , perbaiki sistemnya , sempurnakan pengelolaan bisnisnya , dan genjotlah investasinya . Dijamin usaha kita lebih kompetitif . Jika kita memiliki produk yang baik , pengelolaan yang sehat , dan dana yang banyak yang bisa kita pakai semaunya untuk mengembangkan usaha , apa yang bisa dilakukan oleh follower kita ?

Baca Juga : Ini Dia Mindset Agar Mempunyai Banyak Reseller, Simak yaa

Para follower mustahil bisa mengejar kecuali mereka betul – betul mampu membuat sistem pengelolaan mereka dibandingkan bisnis kita . Yang lebih baik dan membuat investor lebih tertarik kepada Jika demikian , jangan sepelekan pengelolaan usaha . Jangan mengelola usaha sendirian . Jangan mengelola usaha dengan keluarga , tetapi kelolalah usaha dengan orang – orang yang memiliki kompetensi di bidangnya . Tugas Anda adalah melahirkan sistem yang membuat orang – orang yang berkompeten ini tetap di jalurnya sesuai keinginan Anda .

syarat ketiga :

Kita harus memiliki visi dan misi jauh ke depan dan menerjemahkan visi dan misi itu dalam tindakan sehari – hari . Ini tidak semudah yang dibayangkan . Kita mempunyai visi supaya perusahaan kita menjadi penguasa pasar untuk produk produk yang kita jual . Bagaimana cara menerjemahkan visi dan misi itu dalam tindakan sehari – sehari ? Itu berarti setiap hari kita se tidaknya harus mampu membuat satu toko yang menjual produk kita paling banyak dibandingkan produk lain yang sejenis . Jika kita konsisten , maka dalam setahun kita memiliki 365 toko yang menjual produk kita lebih banyak dibandingkan produk lain . Bayangkan jika itu berlangsung selama 10 tahun ! Saat itulah kita akan menjadi raja pasar atas produk – produk kita . Pertanyaannya : Sanggupkah kita melalui proses selama 10 tahun ?

Visi dan misi sudah benar , tetapi kita tidak mampu melalui prosesnya yang luar biasa melelahkan Sampai di sini , kita sudah paham bahwa usaha yang dikelola dengan baik dan memiliki sistem bisnis yang memadai berpotensi untuk dikembangkan menjadi usaha besar . Bagaimana caranya ? Yang saat ini lazim dilakukan adalah 3 cara berikut:

1 . Menjual Bisnis dengan Sistem Franchise

2 . Menjual Peluang Bisnis ( Business Opportunity )

3 . Menjual Konsep Bisnis

Sumber : Suryono Ekotama

error: Content is protected !!