Kisah Menyedihkan Seorang Ibu Yang Tidak Dipedulikan Anaknya

Mother and Son

Kisah Menyedihkan Seorang Ibu Yang Tidak Dipedulikan Anaknya – Diceritakan seorang ibu yang suaminya telah meninggal yang datang untuk mengunjungi sang anak. Tetapi sang anak tidak peduli, ia sibuk sendiri dengan pekerjaan dan pergaulannya tapi sang ibu tetap sabar dengan semua itu. Serta merapikan semua ruangan dan memasakkan makanan setiap saat.

Menunggu Anaknya

Pada suatu malam sang ibu tertidur di sofa sambil menunggu anaknya yang belum juga pulang. Kemudian setelah sang anak pulang, ia melihat sebuah foto ditangan ibunya. Yang mana foto tersebut adalah foto masa kecil sang anak menjadi seorang biksu bersama ibunya.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Menyadarkan Anaknya

Kemudian foto tersebut menyadarkan sang anak bahwa orang tua tidak pernah lelah memberikan cinta dan kasih sayang terus menerus kepada anaknya. Masih banyak harapan harapan orang tua yang sering kali kita bantah. Tetapi semua harapan tersebut memiliki satu jawaban yang pasti yaitu ingin anaknya menjadi orang yang lebih baik.

 

Kisah Reza Adhiyaksa Dari Penjual Pinggir Jalan Sampai Punya Swalayan

Kisah Reza Adhiyaksa

Kisah Reza Adhiyaksa Dari Penjual Pinggir Jalan Sampai Punya Swalayan – BERAWAL dari jualan di pinggir jalan dengan modal Rp 300.000, Riza Rizki Adhiyaksa (30) akhirnya bisa memiliki swalayan dan omzet tertinggi yang pernah ia raih, yakni Rp 750 juta dalam sebulan. Kesuksesannya ini menjadi inspirasi hingga ia sering diundang menjadi pembicara dalam berbagai talkshow mengenai peluang usaha di industri kreatif. Nanutz Mania menjadi brand usaha makanan ringan yang dirintis Riza pada Maret 2011. Ayah dua orang anak ini mengatakan dirinya terinspirasi dari lagu boyband Smash berjudul Cinta Cenat Cenut. “Produk awal saya kan sebenarnya nachos. Saya sempat bingung cari nama. Waktu saya sedang menggoreng, dengar radio tetangga sedang diputar lagu Smash yang Cinta Cenat Cenut. Lalu saya satukan, Nachos Cenat Cenut menjadi Nanutz,” ujar Riza

Baca Juga : Kisah Inspiratif Bos Keripik Singkong Maicih – Reza Nurhilman

Bernostalgia

Ketika kita berbicara masalah kekayaan kuliner unik, Indonesia adalah referensi yang tepat bagi Anda. Sebut saja Mih Nyere alias Mie Lidi, bagi beberapa orang mungkin asing mendengarnya. Jajanan khas anak-anak di daerah Jawa Barat ini ternyata cukup digemari, dan menjadi salah satu ranah bisnis kuliner unik untuk digeluti. Dengan menawarkan dua rasa, yakni asin dan pedas, Mie Lidi ternyata mampu menawarkan peluang bisnis yang cukup menarik. Mengajak bernostalgia akan jajanan jadul ini, sebuah usaha kecil menengah (UKM) di Bandung, kembali mengangkat camilan tradisional ini dengan suguhan yang lebih menarik dan elegan. Baik secara rasa maupun kemasan. Adalah Riza Rizki Adhiyaksa, pria kelahiran 4 November 1982 tersebut tak sengaja mengangkat camilan jadul ini agar diakui sebagai salah satu camilan nusantara. Ia terinspirasi dari keponakan-keponakannya yang kerap membawa mih nyere ini saat pulang sekolah.

Tempat Strategis

“Di sini kan kebetulan kawasan padat penduduk, ada sekolah juga. Nah keponakan saya kalau pulang sekolah bawa mih lidi. Dari situ kepikiran, bagaimana kalau kita kemas. Kenapa kita enggak coba buat mengingatkan kembali akan jajanan tradisional ini. Mungkin dulu yang pernah makan mih nyere ini sekarang sudah jadi orang, atau jadi pejabat, dan segan untuk jajan langsung ke pasar” turur pria yang akrab disapa Ikhie. Tidak main-main, Ikhie membuat sendiri mih nyere-nya. Di lantai dua sebuah rumah sederhana di Jalan Babakan Ciparay No 247, Ikhie bersama kedelapan pegawainya yang didukung oleh keluarganya membuat pabrik kecil-kecilan untuk memproduksi mih nyere sendiri. Setiap harinya, dapur produksi Riza yang ditopang 28 pekerja bisa mencapai 1.400-2.000 produk, itu pun yang sudah melalui tahap quality control.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Kualitas Bahan

Ikhie mengakui, meski ia menjual jajanan tradisional, namun kualitas bahan yang dipakai tetap diperhitungkan. Jangan samakan mih nyere Ikhie serupa dengan yang ada di pasaran. Mih nyere ala Nanutz Mania, merek yang diusung Ikhie ini tidak mengandung bahan pengawet dan MSG. Mih nyere buatan Nanutz ini dibuat dari terigu protein tinggi yang dicampur tepung maizena dengan perbandingan tertentu. Untuk menambah rasa, adonan diberi garam terlebih dahulu dan kemudian diuleni. Adonan yang sudah jadi kemudian dicetak memakai mesin khusus pencetak mi dengan panjang 15cm dan ketebalan 0,3mm. Mi mentah tersebut kemudian di goreng memakai katel besar. Sepuluh kilogram mi, menghabiskan sekitar empat liter minyak. Setelah mi sudah tidak berminyak lagi, baru dicampur dengan bumbu khusus sesuai rasa yang akan disajikan. Sebagai penambah rasa gurih, Ikhie tidak memasukan MSG pada makanannya.

Kisah Inspirasi Seorang Wanita Tuli dan Bisu Yang Menang Kontes Biola

A Very Touching Deaf Violinist

Kisah Inspirasi Seorang Wanita Tuli dan Bisu Yang Menang Kontes Biola – Sebuah kisah seorang gadis bisu dan tuli yang  ingin belajar memainkan biola, tetapi ia selalu diganggu oleh teman teman sekolahnya. Sejak kecil ia sangat menyukai musik terutama biola. Di perjalanan pulang sekolah dalam pikirannya ia masih terfikir temannya yang menegurnya. Ia tidak sadar kalau dibelakangna berjalan sebuah mobil yang berkali kali mengklakson pada gadis tuli tersebut. Pada suatu ketika ia bertanya kepada ayahnya “Mengapa aku berbeda dengan orang lain?” lalu sang ayah menjawab “Mengapa kamu harus sama dengan orang lain?”

Mengikuti Kontes

Kisah Inspirasi Seorang Wanita. Pada suatu saat gadis tersebut mengikuti sebuah kontes musik, dimana temannya juga mengikuti kontes tersebut, namun karena temannya takut sang gadis akan memenangkan kompetisi, maka ia menyuruh orang lain untuk merusak biolanya. Walalupun biola dari gadis tersebut rusak, ia berusaha memperbaiki sebisanya dan tetap mengikuti kontes hingga akhirnya ia menjadi pemenang pada kontes musik dan mengalahkan temannya.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Nilai Yang Bisa Diambil

Iklan ini mengajarkan kita agar jangan pernah berpikir untuk menjadi orang lain. Jadilah diri sendiri karena keunikan dirimu adalah suatu kelebihanmu. Tetaplah berusaha, jangan pernah menyerah, capailah apa yang ingin anda capai.

Inilah Kisah Ida Widyastuti Penjual Camilan Yang Sukses

Ida Widyastuti

Inilah Kisah Ida Widyastuti Penjual Camilan Yang Sukses – Keterbatasan memaksa orang menjadi pengusaha. Kisah klasik yang masih relevan sampai sekarang. Inilah kisah Ida Widyastuti. Pengusaha asal Demak ini sudah merasakan pahit hidup lengkap. Wanita kelahiran 30 Oktober 1974, begitu lahir, pahit menarima kenyataan ibunya meninggal ketika dia dilahirkan. Sekeluarga hidup di bawah garis kemiskinan. Sudah begitu, Ida kecil mendapat cemooh anak- anak lainnya, karena Ida tidak punya ibu. Memasuki masa SMP, nenek dari bapak meninggal, Mbah Suripah merupakan sosok pengganti sang ibu, mulai merawat, mengasuh, dan membesarkan. Untuk mencapai pendidikan tingkat lanjut. Ia tinggal bersama Bude Mustaqarah, kakak ibunya ini memberi ruang baginya berpendidikan. Selepas lulus SMA Muhammadiyah 1 Jombang, tekadnya memasuki dunia perkuliahan tetapi tidak punya biaya.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Bos Keripik Singkong Maicih – Reza Nurhilman

Hidup pekerja keras

Dia kemudian menjadi karyawan di Batam. Mencoba bertahan hidup di perantauan. Sudah lima tahun dia bekerja di perusahaan Jepang dan mendapat gaji tetap. Kepahitan Ide tidak berakhir meski sudah nampak berkecukupan. Karena menjadi pegawai gaji Ida tidak banyak. Sambil bekerja ia memutuskan berbisnis. Caranya, ketika jam istirahat, dia akan segera membuka lapak di ruangan dekat toilet perusahaan. Barangnya lantas dipasok dari Yogyakarta. Bisnis sampingan tersebut sudah dibilang lumayan. Sambil berjualan Ida mengasah strategi marketingnya lewat teman sekantor. Keinginan penuh menjadi pengusaha memanggil. Hingga dia menikah dengan Harris Setiawan, yang lalu mengajaknya pindah ke Surabaya. Disela merawat anak dia kemudian berjualan kembali. Jualan emping melinjo ke Pasar Gedangan, Sidoarjo, tahun 2001 -an.

Inspirasinya dari saudara yang memproduksi keripik melinjo.

Memang hasrat menjadi pengusaha tidak bisa ditahan. Ida membuktikan selama fakum. Selama tidak berjualan apapun. Dia merasakan kebosanan yang sangat. Apalagi dia harus pindah- pindah mengikuti sang suami, yang bekerja di Astra. Dia berjualan menjajakan emping melinjo. Lelah dirasakan Ida keluar masuk toko oleh- oleh. “Hasilnya pas- pasan untuk mencukupi kebutuhan sehari- hari,” paparnya. Harga murah lantas dipakai Ida. Hasilnya meningkatkan omzet usaha. Kemudian mulai banyak orang datang mengambil dagangan emping ke Ida. Harris lantas ikutan nimbrung berbisnis. Hingga ujungnya mengundurkan diri. Ia melihat kerepotan sang istri ditambah semangat berbisnis. Selain itu prospek bisnis makanan khas Jawa Timuran nampak mulai menjanjikan. Tidak cuma emping melinjo, Ida mulai merambah bisnis lain untuk mendongkrak omzet.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Bisnis jajanan

Sementara Harris membawakan berbuntal emping. Ida akan sibuk menawarkan barang. Tahun 2003, bisnis yang bernama Emping Kawanku, mulai menujukan geliat luar biasa. Ida sudah berhasil menguasai pasaran Malang dan Probolinggo. Karena murah ya sampai jualannya menjalar ke Kalimantan. Ida fokus menggarap bisnis camilan. Lainnya dia mengembangkan camilan keripik pisang. Untuk satu ini, awalnya dia bergeriliya dulu, mengunjungi pemasok cemilan se- Jakarta dan Jawa Barat. Kerja sama dia buat untuk menjajakan produksinya. “…kami ditolak olehs suplier karena mayoritas pemain lama,” kenang Ida. Namun justru semangatnya makin menggebu. Ia memutuskan tidak bekerja sama dengan suplier. Justru turun lebih ke dalam lewat produsen langsung. Ia belajar sampai ke Bandung, Cianjur, Indramayu, Kuningan, Ciamis, dan Cirebon. Ida memang orangnya begitu telaten. Setiap apa tujuannya ditekuni meski halangan menghadang.

Berawal pemikiran iseng

Dimana tempat asalnya keripik melinjo laris manis, kini dia menjajakan tidak cuma di tempat tinggalnya tetapi sampai ke luar pulau. Awal jualan keripik melinjo dia membeli basah. Dari produsennya di Demak, kemudian dia menggorengkan sendiri dengan bumbu sendiri. Awalnya dia sempat ditolak karena harga mahal. Terlalu mahal buat bisnis lokal kawasan Gedangan. Selalu konsisten dan berupaya keras. Sambil menggendong putranya bernama Nabil Hilmi Dafa, dia menjajakan bisnisnya hingga akhirnya menemukan beberapa pembeli. Pemasok emping begitu mengenal Ida. Dia lantas dijuluki Ida Bakul Emping. Merambah bisnis lain, dia mengajak orang lain dalam bisnisnya. Dia mengajak industri rumahan lain buat memasakan sesuai resep. Masalah muncul ketika dia terlalu bernafsu merambah bisnis cemilan lainnya.

Insting Pengusaha

Tabungan mereka sempat hampir ludes karena salah perhitungan. Bantuan sang suami banyak membantu, alumnus Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, ikut membantu berbisnis kembali. Padahal kalau orang awam liat Ida berjualan emping saja sudah cukup sangat menghasilkan. Namun isting pengusaha Ida sudah terlanjur terasah. Hasrat kewirausahaan Ida juga semakin bergairah. Dia tidak cuma mengejar uang. Tahun 2005, bisnisnya ingin lebih, bisnis aneka cemilan tersebut lantas dia namai dari Kawanku menjadi Mekarsari. Inspirasi bunga yang mekar layaknya harapan akan bisnisnya.

Camilan sukses

Ia membutuhkan waktu dua tahun. Aneka kegiatan UKM disambangi Ida. Tujuannya agar ambisis menjadi pengusaha aneka camilan terlaksana. Inilah kenapa dia siap menggelontorkan uang Rp.50 juta. Uangnya dipakai membiayai perajin camilan dibawah asuhan bisnis UD. Roemah Snack Mekarsari tersebut. Jumlah besar ditambah kualitas rasa. Kelamaan sampai menembus ke Bali loh. Melihat pasokan pisang yang melimpah di Trenggalek, dia berminat membuat bisnis pisang. Kebetulan menurutnya pisang tanduk mereka unik, karena besar- besar, dan rasanya manis. Dua pabriknya di Trenggalek dan Sidoarjo, selalu mengolah tujuh ton setiap harinya. Bisnis keripik pisang miliknya diperkuat kerja sama 250 mitra petani. Tahun 2009, dia membuka gerai di Pondok Jati, Sidoarjo, dimana ribuan orang pasti berkunjung ke sana, yang bukannya sampai 24 jam sepanjang waktu.

Sumber : kisah pengusaha sukses

Inilah Kisah Yana Hawi Aripin Penjual Keripik Karuhun

Keripik Karuhun

Inilah Kisah Yana Hawi Aripin Penjual Keripik Karuhun – Digagas oleh seorang pebisnis bernama Yana Hawi Aripin. Kala itu Yana sempat merasa down ketika mengalami kebangkrutan di bidang bisnis properti. Namun Yana tak patah semangat dan mulai berusaha membangun kesuksesannya kembali. Ide bisnis kemudian datang dari keponakan Yana untuk menjual keripik singkong bercita rasa pedas. Namun Yana tak serta langsung mengiyakan ide tersebut. Yana sempat melakukan beberapa proses untuk menghasilkan resep keripik singkong pedas yang paling pas dengan selera masyarakat Indonesia. Kala itu, Yana mulai mencoba memadukan citarasa keripik singkong dengan aroma daun jeruk yang kuat. Eksperimen Yana saat membuat keripik singkong pedas kemudian dibagikan untuk orang terdekat serta keluarga untuk memperoleh saran mengenai citar keripik tersebut.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Bos Keripik Singkong Maicih – Reza Nurhilman

Di awal bisnis

Pemasaran Keripik Karuhun tidak langsung mendulang sukses. Sebagai pencetus produk keripik singkong pedas, Yana memutuskan untuk berkeliling Bandung selama 1 minggu demi mencari lokasi penjualan yang tepat. Namun rupanya 2 minggu pertama penjualan Keripik Karuhun tidak membuahkan hasil yang menggembirakan. Dalam 2 minggu, hanya ada 32 bungkus Keripik Karuhun yang terjual.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Strategi Pemasaran ala Keripik Karuhun

Tim Keripik Karuhun lantas menyusun strategi pemasaran yang lebih praktis dan efektif lagi. Dengan mengadopsi konsep ala #MLM, Keripik Karuhun mulai memberdayakan anak-anak muda dan kalangan mahasiswa di sekitar Bandung untuk memasarkan produknya. Rupanya strategi tersebut berhasil meningkatkan omset penjualan Keripik Karuhun. Mulai dari 100 bungkus hingga pernah mencapai 200.000 bungkus keripik per bulannya.

Inovasi dari Keripik Karuhun

Kesuksesan yang telah diraih ternyata tak membuat Yana dan tim Keripik Karuhun lainnya merasa berpuas diri. Sambil memperluas jangkauan wilayah penjualan, tim Keripik Karuhun juga mengembangkan varian produk Keripik Karuhun yang lain. Selain menyediakan keripik singkong pedas dengan 3 level rasa pedas, Keripik Karuhun juga membuat varian keripik lain seperti keripik singkong keju, keripik singkong cabe hijau, bakso goreng (basreng), dorokdok (kerupuk kulit), gurilem dan pangsit pedas. Banyaknya varian produk Keripik Karuhun ini membuat Keripik Karuhun bisa meraih kesempatan untuk mengekspansi bisnis dan memenuhi ragam selera masyarakat Indonesia. Bahkan kini Keripik Karuhun tidak hanya dijajakan di Bandung, namun juga mulai menjangkau daerah lainnya dengan sistem pemasaran secara online.

Berkembang Pesat

Perkembangan bisnis Keripik Karuhun sungguh pesat dan menakjubkan. Dalam waktu yang relatif singkat, pemasaran Keripik Karuhun mulai meluas hingga menjangkau pusat oleh-oleh di berbagai kota. Karena Keripik Karuhun kini juga dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Bandung. Menanggapi animo masyarakat yang begitu besar, Keripik Karuhun juga mulai memperbaiki packaging menjadi lebih eye catching dan bisa membuat Keripik Karuhun lebih tahan lama saat disimpan. Kini standar kemasan yang baik sudah digunakan dan mulai membuat Keripik Karuhun berhasil dijual di berbagai supermarket dan minimarket di sejumlah daerah Indonesia. Keripik Karuhun sekarang bisa kita dapatkan secara mudah di berbagai pusat perbelanjaan dan minimarket terdekat.

Tertarik dengan Bisnis Keripik Karuhun?

Kita bisa menjadi “Patih” (istilah untuk menyebut para reseller Keripik Karuhun) untuk mulai meraup untung bersama Keripik Karuhun. Tapi bila kita tertantang untuk melakukan hal yang lebih baik lagi, cukup belajar dari kesuksesan bisnis Keripik Karuhun untuk mulai mengembangkan bisnis sesuai dengan passion kita. Selamat berbisnis!

Sumber : Kisah Pengusaha Sukses

Kisah Inspirasi Dari Famela Nurul Islami Penjual Mie Lidi Geli

Mie Lidi

Kisah Inspirasi Dari Famela Nurul Islami Penjual Mie Lidi Geli – Bagi mereka yang besar di era 1990-an, mungkin tidak asing dengan mie lidi (ada pula yang menyebutnya lidi-lidian) yang kerap menjadi jajanan favorit sepulang sekolah. Ini merupakan camilan yang dibentuk layaknya spageti mentah, dan biasanya ditaburi dengan bumbu asin atau pedas. Mie lidi pernah begitu populer sebagai jajanan yang diburu anak-anak usia sekolah, namun mendadak meredup pamornya selepas awal 2000-an.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Lidi Geli

Mie lidi kembali meraih pamornya kurang dari satu dekade terakhir, di mana salah satunya digaungkan oleh Famela Nurul Islami melalui camilan bermerek Mie Lidi Geli. Bukan hanya mengangkat kembali, Nurul –sapaan akrabnya– juga berhasil mengolah ide bisnis dan membawa citra baru terhadap jajanan mie lidi. Menyasar konsumen milenial, alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran ini berinovasi dalam cita rasa, yang kini telah tersedia tujuh varian yakni Original, Spicy, Double Spicy, BBQ, Cheese, Seaweed, dan Sweet Corn. Kiprah Mie Lidi Geli bermula pada 2011 silam, ketika Nurul menggebu-gebu untuk memulai bisnis. Dari berbagai ide bisnis yang dia coba gali, perhatiannya mendadak tertuju pada salah satu jajanan favoritnya, yakni mie lidi, atau yang biasa dikenal di tempat tinggalnya di tanah Sunda sebagai ‘mie nyere’.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Bos Keripik Singkong Maicih – Reza Nurhilman

Gemar Makanan Ringan

Hal tersebut kemudian dia rajut dengan fakta bahwa banyak masyarakat Indonesia, khususnya anak muda, gemar mengonsumsi makanan ringan di kala senggang. Otak bisnisnya pun memberikan sinyal bahwa mie lidi adalah usaha yang menjanjikan. “Apalagi waktu itu mulai bermunculan nostalgia tentang generasi 90-an, yang salah satunya menyinggung aneka jajanan favorit masa kecil. Nah, mie lidi ada di sana, dan saya pikir bagus juga jika dibisniskan,” ujar Nurul seraya menyebut bahwa awal 2010-an, jajanan tersebut mulai langka di pasaran. “Saya ingin memperkenalkan jajanan khas daerah dengan cita rasa modern,” sambungnya bercerita tentang misi lain di balik pendirian merek Mie Lidi Geli.

Snack teman bersantai

Nurul mewujudkan ide bisnis ini dengan bermodalkan dana sebesar Rp1 juta, yang digunakannya untuk membeli mesin pencetak adonan dan bahan baku. Adapun penamaan Mie Lidi Geli, menurutnya, lebih kepada keisengan dalam merancang produk. Menurutnya, paduan tiga kata itu terdengar unik dan mudah diingat, sekaligus memberikan kesan bahwa snackbuatannya cocok untuk teman bersantai. Untuk membedakan dengan mie lidi pada umumnya. Nurul pun bereksperimen menghadirkan beragam rasa. Yang pada awalnya dicampurkan dari bubuk perisa yang lazim ditemui di pasaran. Sebelum kemudian berhasil menemukan formula sendiri. Saat awal berdiri. Mie Lidi Geli dipasarkan melalui berbagai strategi. Dimulai dari sarana promosi utama di media sosial, hingga berpartisipasi dalam berbagai agenda bazar di Jakarta dan Bandung. “Mie lidi ini salah satu jajanan di masa kecil yang laris. Banyak konsumen tertarik membeli lantaran ingin bernostalgia,” ujar Nurul seraya bercerita bahwa produknya kerap menjadi produk yang hampir tidak memiliki pesaing di banyak agenda bazar.

Terangkat kemasan modern

Pada awalnya, Nurul membungkus produk Mie Lidi Geli dengan kemasan sederhana, yakni plastik transparan. Namun, dengan cepat ia berpikir bahwa dibutuhkan inovasi untuk menaikkan nilai tawarnya ke konsumen. Nurul kemudian menambahkan kardus berdesain ceria sebagai kemasan luar, yang dimaksudkan untuk membuat Mie Lidi Geli naik kelas, bisa dipajang di toko-toko. Dibantu seorang rekan, Nurul mendesain kemasan kardus yang unik dan menarik perhatian. Kombinasi warna cerah dan foto produk Mie Lidi Geli di bagian depan membuat tampilannya terlihat modern. Selain itu, dia juga menyertakan alamat website yang bisa dikunjungi agar konsumen tidak kesulitan jika ingin memesannya kembali. Benar saja, tampilan modern membuat bisnis Mie Lidi Geli meningkat tajam. Dari yang awalnya hanya memproduksi seratusan kemasan, kini mampu mencapai produksi rata-rata 4.000 bungkus per bulannya.

Sumber : kisah pengusaha sukses

Kisah Inspiratif Seorang Kakak Yang Selalu Menyayangi Adiknya

Saddest Thai Commercial

Kisah Inspiratif Seorang Kakak Yang Selalu Menyayangi Adiknya – Cerita tentang kakak beradik, saat masa kecil kakaknya sering memarahi adiknya, setelah dewasa orang tua mereka pun meninggal dan hanya tinggal berdua, tetapi sang adik menjadi perokok, suka berpesta, mabuk -mabukan hingga malam. Namun sang kakak tetap sabar.

Mencuri Uang

Tapi pada suatu saat, sang adik mengambil sejumlah uang milik kakaknya untuk pergi berpesta, disaat itu kakaknya marah dan berharap adiknya meninggal, namun ternyata sang kakak terkena penyakit kanker kronis yang membuat rambutnya terus menerus rontok. Lalu suatu saat adiknya curiga mengapa kakaknya selalu muntah – muntah dan memakai sebuah penutup kepala, pada saat itu lah adiknya mengetahui bahwa kakaknya terkena penyakit kanker dan ia pun merasa bersalah karena yang ia punya hanyalah kakaknya.

Merasa Bersalah

Kemudian dari situlah adiknya mulai merawat kakaknya, seperti waktu kecil sang kakak merawat adiknya. Dari iklan ini kita belajar, Kadang kita tinggal satu rumah. Tapi entah bagaimana ceritanya, hubungan dengan orang terdekat malah terasa sangat jauh seperti orang asing. Bahkan sampai benci. Lupa kalau kita pernah begitu sayang pada keluarga sendiri. Tetapi kadang kebencian bisa membawa kita pada cinta yang sangat dalam.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Pada akhirnya kita sadar bahwa keluarga memang sumber segala kasih dan cinta yang tidak akan berhenti. Seburuk dan selemah apapun kita. Keluarga adalah tempat untuk pulang dan mencurahkan segala masalah. Karena itu sayangilah keluarga anda selagi ada waktu dan jangan pernah sia siakan waktu bersama keluarga.

Kisah Inspirasi Mengharukan Seorang Ayah Yang Tuli Dan Bisu

Silence Of Love

Kisah Inspirasi Mengharukan Seorang Ayah Yang Tuli Dan Bisu – Di awal vidio si anak mengucapkan harapannya.  Aku ingin ayah yang lebih baik, ayah yang tidak bisu dan tuli. Seperti ayah pada umumnya. Ayah yang dapat mendengar harapan dan ketakutanku. Ayah yang bisa bicara dan mengerti aku. Awalnya ada seorang anak perempuan  yang diantar ke sekolah oleh ayahnya, ayahnya memberi nasihat ke anaknya agar belajar dengan baik, tetapi menggunakan bahasa isyarat (si ayah ini tuli dan bisu). Lalu di sekolah temen-temennya mengejeknya  karena mempunyai ayah yang tuli dan bisu. Ada yang nempelin tulisan ke punggungnya ada yang nulis tulisan di papan tulis.

Melakukan Bunuh Diri

Suatu hari, si anak perempuan ini  pulang malem sama cowok yang kelihatannya agak gak bener, otomatis ayahnya lalu marah-marah. Bukannya merasa bersalah, eh malah kabur dari rumah.
Pas hari ulangtahun si anak, ayahnya nyiapin kue ulangtahun dan kartu ucapan. Tiba-tiba dari kamar mandi ada suara sesuatu yang jatuh. Setelah diperiksa, ternyata si anak bunuh diri dengan cara mengiris urat nadinya.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Ucapan Untuk Sang Anak

Nah yang bikin nangis adalah saat si ayah membacakan surat ucapan ulang tahun untuk anaknya
yang isinya seperti ini
Aku terlahir dalam keadaan tuli dan bisu
Akuminta maaf untuk itu
Aku tidak bisa berbicara seperti ayah-ayah yang lain
Tapi aku ingin kamu tahu aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku

Ketulusan si ayah sangat terlihat saat dia tidak ingin anaknya mati. Dia bersedia menyerahkan uang, rumah bahkan darahnya untuk kesembuhan anaknya

Tidak Ada Ortu Yang Tidak Peduli

Akhirnya, si ayah mentransfer darahnya, lalu anaknya membuka matanya lalu nangis di samping ayahnya.  Sesungguhnya tidak ada ayah yang sempurna, tetapi ayah akan selalu memberi cinta dengan sempurna. Ingat untuk peduli kepada orang yang peduli kepadamu

 

Ini Dia Kisah Seorang Pasangan Yang Memiliki Gangguan Jiwa

Silver Linings Playbook

Ini Dia Kisah Seorang Pasangan Yang Memiliki Gangguan Jiwa – Dikisahkan, Patrizio Solitano Jr baru saja keluar dari rumah sakit jiwa karena divonis mengidap gangguan bipolar. Ia masuk ke RSJ karena pernah mengamuk saat menemukan istrinya, Nikki, berselingkuh dengan pria lain. Di RSJ tersebut, Pat bersahabat dengan pasien lain, Danny.
Setelah delapan bulan dirawat, ia kembali ke rumah kedua orang tuanya, Pat Sr dan Dolores Solitano. Ternyata, Nikki memutuskan untuk menjauhi Pat, bahkan minta pengadilan untuk memberikan larangan bagi Pat untuk mendekatinya. Pat pun berupaya hidup normal demi mendapatkan cinta mantan istrinya itu.

Gangguan Jiwa Menjadi Halangan

Ini Dia Kisah Seorang. Saat diundang makan malam oleh temannya, Ronnie, Pat bertemu dengan ipar Ronnie, Tiffany Maxwell. Tiffany juga mengalami depresi karena kehilangan suaminya hingga ia mengacau di kantor dan kemudian dipecat. Keduanya saling tertarik, namun depresi dan gangguan jiwa yang mereka idap menjadi halangan. Apalagi Pat ternyata mencoba mendekati Tiffany agar mau menjadi jembatan baginya untuk kembali mendapatkan Nikki. Tiffany bersedia asalkan Pat mau menjadi pasangannya berdansa dalam sebuah lomba dansa. Hari demi hari pun dilalui dan keduanya menjadi semakin dekat.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Kebersamaan Rusak

Namun sayangnya, kebersamaan mereka terpaksa rusak saat Pat Sr minta anaknya untuk hadir dalam pertandingan tim football favorit keluarga mereka, Philadelphia Eagles. Pat yang sudah sembuh dari depresi diprovokasi para pendukung tim yang rasis hingga ia pun mengamuk dan ditahan polisi. Apakah kisah cinta dirinya dan Tiffany bisa berlanjut? Apakah keduanya bisa terus menjadi pasangan dalam lomba dansa maupun kehidupan nyata? Untuk kelanjutannya bisa kalian tonton filmnya

Kisah Inspirasi Yang Bisa Membantu Kita Bangkit Dari Keterpurukan


Whiplash

Kisah Inspirasi Yang Bisa Membantu Kita Bangkit Dari Keterpurukan – Whiplash merupakan film yang menceritakan kehidupan bermusik Andrew Newman. Seorang anak 19 tahun yang sedang menjalani tahun pertamanya di universitas Shaffer Conservatory, yang diceritakan merupakan sekolah musik terbaik saat itu. Di sini diceritakan kisah perjuangan yang dilakukan oleh Andrew dalam menempuh segala kegiatan bermusiknya bersama rekan-rekan satu grupnya di bawah konduktor Fletcher.

Mengalami Banyak Tekanan

Dalam prosesnya, Andrew mengalami banyak tekanan yang diperoleh karena tuntutan Fletcher yang menghendakinya bermain sempurna. Di kontes jazz orkestra, terlihat bahwa Newman mengalami keadaan yang sulit, karena dirinya telah menghilangkan partitur milik Tanner, salah satu drumer utama dalam grup inti. Namun karena Newman telah mempersiapkan dengan detail lagu yang akan dibawakan, maka dirinya menawarkan diri untuk mengganti posisi Tanner. Di sini, Newman telah mempelajari partitur lagu yang hendak dibawakan tersebut.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Memiliki Sifat Ambisius

Andrew Neyman adalah seorang drummer jazz muda yang memiliki sifat ambisius. Ia kemudian mendaftar dalam konservatori musik. Sementara itu, Terence Fletcher  merupakan seorang instruktur yang dikenal dengan bakat mengajar. Namun, Terence Fletcher dikenal dengan metode mengajar yang menakutkan. Pada akhirnya, Terence menemukan Andrew dan memasukannya ke dalam band-nya. Ambisi Andrew untuk mengapai keinginannya menjadi seorang drummer berubah menjadi sebuah obsesi. Hal tersebut karena metode mengajar yang dilakukan Terence kepadanya. Untuk kisah selanjutnya bisa kalian tonton sendiri film nya.

error: Content is protected !!