Bertanam Secara Hidroponik, Pengertian, Dan Manfaat

Hidroponik

Bertanam Secara Hidroponik, Pengertian, Dan Manfaat – Dunia pertanian menjadi satu di antara sektor penting di bumi sebab berhubungan dengan ketahanan pangan tanah air. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin pesat, kita pun harus aktif menemukan berbagai cara untuk terus mengembangkan pertanian berbasis teknologi.
Maraknya berbagai komunitas yang mengangkat visi go green, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Terutama, kebutuhan konsumsi sayur yang sehat dan bergizi . Hampir tiap hari, kita menyantap bermacam-macam jenis sayuran dalam beraneka ragam olahan.
Apa itu Hidroponik?
“Hidroponik”. Kata yang cukup asing bagi yang baru mendengarnya. Hidroponik sendiri intinya adalah menanam tanpa tanah, tetapi seluruhnya menggunakan air dan campuran nutrisi yang hanya dibutuhkan sayuran dalam menanam tumbuhan

Sejarah Hidroponik

Hidroponik sendiri adalah serapan bahasa latin dari kata hydro=air dan phonos=tenaga. Sejarah bahwa cara penanaman dengan teknik hidroponik ternyata sudah dilakukan sejak zaman dahulu kala sudah pernah dilakukan, seperti pada zaman Babylonia yang terkenal dengan hanging garden atau kebun gantung. Hidroponik juga sudah mulai di teliti pada tahun 1600-an oleh Jan van Helmont dari Belgia yang beropini bahwa tumbuhan mendapatkan zat-zat penyusunnya dari air 100 %.
Peneliti dari Inggris pada 1699 John Woodward juga berkesimpulan bahwa tanaman bertumbuh sebagai hasil dari zat-zat yang ada di air, yang berasal dari tanah, tidak hanya berasal dari air itu sendiri. Penelitian mengenai penanaman dengan air terus berlangsung hingga pada 1860 – 1861, duo Jerman, Sach dan Knop, akhirnya berhasil menumbuhkan tanaman langsung dalam larutan air mengandung mineral. Metode ini diberi nama “nutriculture,” awal mula teknik hidroponik yang berkembang sampai saat ini jaman modern ini.

Hidroponik di Indonesia

Sedangkan Indonesia sendiri Hidroponik awalnya mulai dipelajari pada tahun 1970-an yang menjadi bahan praktikum di Perguruan Tinggi (ada yang menyebut UGM). Lalu pada 1982 Hidroponik mulai dikembangkan menjadi lahan bisnis dan di aplikasikan dalam skala industri oleh sang legenda Almarhum Bob Sadino dengan menggunakan lahan seluas 2,5 hektar lebih . Seiring berjalannya waktu Hidroponik semakin berkembang di Indonesia karena kemudahan penanaman dan juga keuntungan yang maksimal yang bisa didapat dibanding menanam secara konvensional. Kemudahan akses informasi saat ini juga membuat Hidroponik lebih mudah dipelajari sendiri serta membantu penyebaran informasi mengenai Hidroponik itu sendiri di indonesia

Urban Farming Masa Kini

Metode Hidroponik pada dasarnya cukup mudah untuk di lakukan dalam skala rumah tangga. Sayur-sayuran hasil panen sendiri memang nikmat rasanya, apalagi jika hasilnya bagus. Cukup banyak sayuran maupun buah-buahan yang bisa ditanam menggunakan sistem hidroponik contohnya yang paling sering adalah sayur jenis sawi-sawian seperti pakcoy, caisim, sawi putih, tatsoi atau sawi pagoda, samhong, kailan, sawi pahit dan lain lain.
Selain itu sistem hidroponik juga terkenal untuk menumbuhkan berbagai macam jenis selada, seperti, selada air, selada butterhead, romaine, green coral, dan masih banyak lagi. Untuk herbs dan penambah bumbu makanan seperti, seledri, bawang daun, kucai, , thyme dan lainnya juga bisa menggunakan hidroponik. Lalu untuk buah-buahan hidroponik seringkali digunakan untuk menanam melon, semangka, tomat, timun, cabai, paprika dan lainnya.

menjadi tren

Mudahnya pemeliharaan dan hasil yang bagus serta dapat menggunakan lahan relatif sempit juga turut membuat hidroponik menjadi tren yang diminatii akhir-akhir ini. komunitas maupunasosiasi penggemar dan egiat hidroponikpun sudah banyak muncul di berbagai kota, sehingga penyebaran sistem hidroponik di Indonesia menjadi lebih luas. Dengan adanya komunitas maupun asosiasi juga turut memudahkan pemula yang ingin belajar mengenai hidroponik lebih jauh serta bisa dengan mudah mendapatakan prasarana maupun starter kit untuk mulai belajar menanam hidroponik sendiri di rumah, karena memang perlengkapan hidroponik masih dinilai kurang tersebar dan tersedia di semua tempat.
Jadi Inti dari hidroponik sendiri adalah menanam tanpa tanah, melainkan dengan bantuan air yang telah kita campurkan dengan hanya vitamin dan nutisi tanaman yang dibutuhkan oleh si tanaman itu sendiri yang di laha oleh tanaman melalui akarnya.

Baca Juga : Indonesia Terapkan New Normal – Tatanan Baru Menghadapi Covid

Meningkatkan Omset

Budidaya tanaman yang mengaplikasikan metode hidroponik membuat nilai ekonomis citra beberapa tanaman sayur seperti kangkung di mata masyarakat meningkat. Bisa dikatakan bahwa omset budidaya kangkung secara hidroponik meningkat hingga 300% dibanding menerapkan sistem budidaya konvensional.
Tren bertanam secara hidroponik menjadi beberapa versi macam, yaitu berhidroponik untuk hobi dan berhidroponik untuk menjalankan bisnis . Bahkan hingga saat ini, banyak orang berlomba-lomba menjalankan usaha budidaya secara hidroponik. dikatakan bahwa tren hidroponik semakin meningkat di masyarakat.
Memulai budidaya secara hidroponik, Anda tidak lagi dituntut untuk memiliki lahan yang luas. Oleh karena itulah, tren hidroponik masih sangat digemari. Karena, potensi yang dihasilkan dari bercocok tanam secara hidroponik memiliki keunggulan, baik itu membudidayakan tanaman sayur dan tanaman buah.

Berikut ini perkembangan tren hidroponik untuk skala usaha.

1. Tidak tergantung pada kondisi tanah
Jika Anda menjalankan usaha budidaya sayuran dengan sistem konvensional, pasti produksi tanaman yang akan dibudidayakan tergantung pada besaran luas lahan bukan?! Ditambah lagi faktor keberhasilan suatu budidaya juga dilihat dari kandungan unsur hara pada tanah. Jika melakukan budidaya dengan metode hidroponik, Anda sama sekali tidak berkaitan dengan tanah pada keseluruhan proses budidayanya.
2. Tidak tergantung pada cuaca
Beberapa negara dengan beriklim dan cuaca ekstrem seperti di Timur Tengah pada umumnya sangat sulit membudidayakan sayuran karena tidak dapat tumbuh tidak akan maksimal. Dengan begitu, negara-negara itu harus impor untuk mendapatkan sayuran. Kini, dengan adanya teknik menanam secara hidroponik halangan cuaca dan iklim dapat diminimalisir.

3. Waktu panen lebih cepat
Pemberian vitamin secara cepat dan tepat sesuai kebutuhan masing-masing tanaman membuat pertumbuhan tanaman hidroponik maksimal dan dapat dipanen lebih cepat dibanding sistem konvensional. Panen pada berbagai jenis sayuran hidroponik lebih cepat daripada yang ditanam dengan sistem biasa di tanah

lainnya

4. Hasil panen bersih dan segar

Hasil panen sayuran hidroponik lebih disukai oleh konsumen karena segar. Hal ini karena pada budidaya hidroponik pertumbuhan tanaman terjadi maksimal yang membuat tampilan sayuran dan buah bedadengan sayuran yang ditanam dengan sistem di lahan tanah
5. Biaya operasional tidak mahal lebih murah
Biaya operasional produksi sayuran seperti pupuk (nutrisi) dan penggunaan air untuk menyiram dapat diefisienkan pada hidroponik karena pemberian nutrisi dapat disesuaikan dan dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tanaman sehingga tidak ada nutrisi yang terbuang.
hidroponik juga sangat irit penggunaan air karena air yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman tidak perlu disiram secara terus menerus , tetapi cukup sekali memberikan air yang dicampurkan dengan vitamin yang kemudian diletakkan di bagian bawah tanaman ataupun dialirkan secara kontinyu

Ayo Jangan takut untuk mencoba dan praktek langsung bagaimana cara menanam dengan menggunakan cara hidroponik dimulai dengan persiapan perlengkapan, penyemaian benih dan pemberian vitamin bagi tanaman kita nantinya.

Indonesia Terapkan New Normal – Tatanan Baru Menghadapi Covid

Apa itu new normal ?

Indonesia Terapkan New Normal – Tatanan Baru Menghadapi Covid – New normal merupakan kebijakan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memperbolehkan kembali aktifitas seperti normal kembali. Di dalam pelaksanaanya, pemerintah Indonesia memperbolehkan mereka yang berusia dibawah 45 tahun untuk beraktifitas di luar rumah secara normal seperti dedia kala, hal ini dikarenakan karena  mereka yang masih dibawah 45 tahun masih memiliki sistem imunitas yang tinggi, tentu berbeda dengan para lanjut usia yang imunitas tubuhnya kurang bagus yang dikhawatirkan lebih rentan terpapar virus covid 19

Baca Juga : Inilah Kronologi Pembunuhan Sadis Siswi SMP Bunuh Balita

Dapat memperbaiki perekonomian

Pemerintah kita mempunyai tujuan  akan memberlakukan  new normal tersebut dikarenakan kebijakan sebelumnya yakni memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta imbauan pemerintah agar tetap dirumah yang menimbulkan resiko krisis ekonomi yaitu menurunnya kegiatan ekonomi kita yang berdampak pada ekonomi makro  bahkan krisis politik, pemerintah berupaya mencari jalan untuk memulihkan dengan menerapkan new normal agar masyarakat kita dapat melakukan  seperti semula dan diharapkan dapat memperbaiki kondisi perekonomian Negara terutama ekonomi makro agar tidak terulang terjadi krisis ekonomi seperti tahun 1998.

Perekonomian kian merosot

Jika metode PSBB terus dilanjutkan tidak  adanya inovasi baru. Bukan tidak mungkin ancaman krisis politik yang berimbas dari krisis ekonomi besar besaran akan terjadi. Dapat kita lihat hingga saat ini sangat banyak para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja  akibat perekonomian yang kian merosot. Kesenjangan sosial semakin terlihat jelas sehingga dapat membuka peluang terjadinya krisis, dan apabila terjadinya krisis keamanan ini akan menimbulkan kriminalitas seperti maraknya pencurian, perampokan dan kerusuhan massal yang dapat mengancam terjadinya krisis politik.

Pro dan Kontra

Diberlakukannya “new normal” ini banyak juga komentar baik  ,yaitu dengan ada nya pemberlakuan kebijakan baru itu “new normal”  ini dapat melancarkan ekonomi dan produktivitas masyarakat yang sempat terhambat seperti berjualan dan berpergian jauh tetapi tetap menggunakan protokol kesehatan . Ada juga yang berkomentar negatif, yaitu dengan ada nya “new normal” ini semakin meningkat nya kecenderungan untuk terinfeksi virus corona ini. Masyarakat sudah mulai berkumpul di tempat keramaian  dan sudah mulai ber aktivitas seperti biasa nya juga akan meningkatkan angka masyarakat yang akan terinfeksi virus corona  .dengan diberlakukan nya kebijakan “new normal” ini juga akan meningkatkan produktivitas dan aktivitas  masyarakat di tingkat ekonomi seperti sektor UMKM dapat kembali pulih dan tetap juga untuk melaksanakan protokol kesehatan yang dibuat oleh pemerintah  indonesia

Dan dari sisi sektor politik

Dapat meningkatkan kinerja masyarakat yang telah lama berada di rumah karena di pemutusan hubungan kerja  .dan dengan ada nya pemberlakuan “new normal” ini juga masyarakat-masyarakat dapat kembali beraktivitas normal dan bekerja seperti biasa nya dan tetap menjaga kesehatan dan lingkungan  dengan memberlakukan protokol kesehatan pada diri masing-masing dengan memakai masker membawa hand sanitizer, rajin mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak aman  terhadap orang disekeliling. Karena pada masa diberlakukan nya PSBB dan Lockdown banyak masyarakat-masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja  akibat ada nya virus covid-19 ini dan apalagi diberlakukan nya PSBB dan Lockdown dimana masyarakat tidak boleh melakukan kegiatan diluar  dan harus mematuhi protokol kesehatan apalagi pada saat keluar rumah dan keluar rumah pun hanya untuk hal-hal mendesak saja.

Pertimbangan New Normal

New normal direncanakan secara komprehensif pemerintah. Karena  penerapan new normal seperti pisau bermata dua, bisa menguraikan masalah dan sebaliknya menambah beban lain . Protokol kesehatan dapat dengan mudah dilakukan , namun belum tentu rpraltek pelaksanaannya dilapangan mudah dilakukan.  Untuk itu berbagai wacana dan rencana dari berbagai  teori  perlu menjadi pertimbangan pemerintah dalam menerapkan kebijakan new normal. Penerapan new normal dapat dilihat pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Banyak sekali pelanggaran protokol kesehatan terjadi. Lalu bagaimana dengan tingkat pelanggaran protokol kesehatan saat diterapkannya new normal. Pelanggaran protokol kesehatan di masa transisi new normal dapat tergambarkan pada suasana di terminal,bandara , pusat pertokoan, dan transportasi publik. Rupanya tidak berbeda jauh dengan pelanggaran di masa pembatasan social berskala besar

Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat

Untuk meningkatkan rasa kepercayaan antar dalam terciptanya kolaborasi. Maka pemenuhan perlindungan sosial, jaminan sosial, maupun pelayanan sosial menjadi hal wajib yang harus dipenuhi . Masyarakat  harus bekerja sama dengan pemerintah dengan baik dan disiplin  karena negara hadir dan peduli. Jangan selalu disalahkan apabila suasana jadi tidak terkenddali. Hal ini dipicu karena kebutuhan primer di tengah wabah yang sangat mendesak. Nasibnya karena merasa tidak aman  dalam situasi dan kondisi pandemi saat ini. Masyarakat  harus memikirkan bagaimana harus memenuhi kebutuhan pokok hidup keluarganya, bagaimana membayar cicilan / angsuran bank  hutang piutang. Maka untuk itu Pemerintah harus hadir dalam rupa yang maksimal , karena negara memiliki banyak akses sumber daya.

Autan baku dan kebijakan  dirumuskan dengan berpihak pada situasi dan kondisi masyarakat. Bukan justru kebijakan atau aturan  yang menambah beban bagi masyarakat. Pemerintah harus berupaya maksimal membangun kepercayaan, kolaborasi  dengan masyarakat luas

 

error: Content is protected !!