Kisah Perjuangan Hamzah Izzulhaq Menjadi Pengusaha Muda

Hamzah Izzulhaq

Kisah Perjuangan Hamzah Izzulhaq Menjadi Pengusaha Muda Indonesia memiliki seorang entrepreneur muda yang bibit kemandiriannya sudah ada sejak ia masih di bangku sekolah dasar. Hamzah Izzulhaq, sejak kecil, ia mulai belajar berdagang mulai dari petasan, kelereng, koran, hingga menjadi tukang parkir. Awalnya, ia hanya ingin menambah uang saku. Namun, siapa yang tahu ternyata keisengan itu berujung pada kesuksesan besar. Pemuda yang kerap disapa dengan sebutan Hamzah ini dari keluarga sederhana. Ayahnya adalah seorang dosen, sedangkan sang ibunda adalah guru SMP. Secara keuangan, Hamzah tidak termasuk dalam golongan yang kekurangan. Ia selalu menerima uang saku yang lebih dari cukup. Namun, sifat mandiri dan ingin memiliki uang saku lebih banyak-lah yang membuat Hamzah akhirnya rela menukar waktu bermainnya untuk mencari penghasilan bersama beberapa orang teman lainnya yang secara keuangan masuk dalam kategori kurang mampu.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Berjualan Buku

Hamzah mulai terjun total ke dalam dunia bisnis saat ia mulai beranjak remaja, yakni ketika masih duduk di bangku kelas 1 SMA. Pemuda berusia 25 tahun ini berjualan pulsa dan buku sekolah setiap pergantian semester. Ia bekerja sama dengan pamannya yang kebetulan bekerja di toko buku besar untuk menjadi distributor dengan diskon sebesar 30% per buku. Hamzah menjual buku-buku itu pada teman dan kakak kelasnya dengan memberikan diskon 10%. Alhasil, ia mendapatkan 20% dari setiap buku yang berhasil ia jual dengan profit senilai Rp 950.000 per semester. Namun, kesuksesan Hamzah tak selamanya mulus. Ia juga pernah mencoba bisnis berjualan pulsa dengan salah satu temannya. Bisnis itu terpaksa harus gulung tikar karena omzet yang didapat sering kali dipakai tanpa sepengetahuan dan seizin Hamzah.

Tidak putus asa.

Ia berusaha bangkit setelah membaca beberapa buku pengembangan diri dan bisnis seperti Ciputra Way dan Quantum Leap. Dengan bermodalkan sisa tabungan yang ada di bank, Hamzah kembali berjualan pulsa. Beberapa bulan setelahnya, Hamzah membeli alat mesin pencetak pin karena melihat peluang bisnis di sekolahnya yang sering mengadakan sejumlah acara seperti pentas seni. Order yang ia terima pun cukup besar, tetapi lagi-lagi Hamzah merugi akibat kurang menguasai teknik sehingga tak sedikit produk yang gagal cetak dan mesin rusak. Ia mendapat ide untuk berjualan snack di sekolah, seperti roti dan kue. Profit yang berhasil ia dapatkan lebih dari cukup yakni sebesar Rp 5.000.000.

BACA juga : Kisah Sukses Pendiri Youtube Yang Dulunya Diramal Tidak Akan Kaya

Mengikuti Bimbel

Satu kesempatan lain datang ketika ia baru menginjak kelas 2 SMA. Saat itu Hamzah sedang mengikuti seminar dan komunitas bisnis pelajar motivator. Di sanalah, Hamzah bertemu dengan partner bisnisnya yang menawarkan kerjasama usaha franchise bimbingan belajar atau bimbel. Berbekal laporan keuangan salah satu cabang bimbel yang kebetulan ingin di take over dengan harga sekitar Rp 175.000.000, Hamzah pun memberanikan diri untuk menyetujui penawaran tersebut. Ia terpaksa meminta bantuan dari ayahnya karena hanya memiliki modal sebesar Rp 5.000.000  saja. Sang ayah pun memodalinya sebesar Rp 70.000.000, dan sisanya dicicil dari keuntungan tiap semester yang akan didapatkan.

Lembaga Bimbel yang Mengubah Hidup Hamzah Izzulhaq

Melalui franchise bimbel itulah, Hamzah mengembangkan sayap bisnisnya. Keuntungan demi keuntungan pun diraup dan selalu diputar kembali untuk mengembangkan bisnis tersebut. Saat ini, Hamzah mampu meraih omzet hingga lebih dari Rp 300.000.000 per semester dengan nett profit sekitar Rp 180.000.000. Sungguh angka yang fantastis bukan?

Kisah Kegagalan Abraham Lincoln Presiden Tersukses Amerika

Kisah Hidup Abraham lincoln

Kisah Kegagalan Abraham Lincoln Presiden Tersukses AmerikaAbraham Lincoln lahir di Kentucky 12 Februari 1809. Ayahnya bekerja sebagai tukang kayu, ia telah kehilangan ibunya sejak usia masih kecil. Abraham tidak sekolah. Namun ia giat membaca, dan menulis sampai berhasil menjadi seorang pengacara. Pertama kali ia menyaksikan perbudakan adalah ketika ia menyewa kapal angkut untuk membawa muatan menuju New Orleans tahun 1828. Ia mengunjungi kota itu untuk kedua kalinya dan ia berjanji pada dirinya sendiri untuk menghapuskan perbudakan.

Perjalanan Menjadi Presiden

Di tahun 1834 Abraham Lincoln terpilih menjadi anggota DPRD untuk wilayah lllinios. Kemudian terpilih kembali tahun 1838 dan tahun 1840. Tahun 1842 ia mendirikan biro hukum dengan temannya yang bernama William H. Herndon. Perjalanannya menjadi presiden tidaklah mulus. Ia harus menagalami berbagai macam kegagalan sebelum menjadi presiden.

Berikut garis besar riwayat hidupnya :

Pada tahun 1816, di usianya yang ke-7, keluarganya didesak untuk keluar rumah mereka dan ia harus pergi bekerja dengan ayahnya untuk membantu keluarga. Di usianya yang ke 9, ibunya meninggal.
Tahun 1831, ia meninggalkan rumah, memulai sebuah bisnis dan gagal. 1832, ia pindah ke jalur politik dan bersaing untuk kursi legislatif di negara bagian illinois, ia dikalahkan di kotak suara. Ia juga kehilangan satu-satunya pekerjaan, yakni sebagai karyawan sebuah toko, karena tokonya tutup. Ia juga gagal masuk sekolah hukum.

Baca Juga : Kisah Adam Khoo Dulu Di Drop Out Sekolah Kini Menjadi Milyarder

Pada tahun 1833, meminjam uang dan dengan seorang teman ia membuka sebuah toko dan memulai bisnis baru. Beberapa bulan kemudian, temannya meninggal dan tokonya bangkrut, ia juga berhutang lebih dari 1000 dollar. Ia butuh 17 tahun untuk bisa melunasinya.
Tahun 1834, Bersaing untuk kursi legislatif di negara bagian Illinois lagi. Kali ini menang.
Pada tahun 1835, seorang gadis yang ia harap bisa menikahinya, Ann Rutledge, tiba-tiba meninggal karena radang otak. Lincoln merasa patah hati. Ia mengalami guncangan jiwa dan harus terbaring di tempat tidur selama 6 bulan.

Cobaan Tak Berhenti Sampai Disitu

Tahun 1837, Ia melamar Mary Owens, seorang kawan lama, untuk menikah dengannya, tapi gadis itu menolaknya. Lalu ia mencoba menjadi juru bicara dewan legislatif negara bagian, tetapi ia dikalahkan. Mencoba jadi anggota dewan legislatif kotamadya, tetapi sekali lagi ia dikalahkan. Menjadi kandidat untuk anggota dewan kongres, ia kalah lagi.
Pada tahun 1846, ia menjadi kandidat dewan kongres lagi. Kali ini ia menang.
Tahun 1848, ia menjadi kandidat untuk pemilihan ulang dewan kongres, dan ia kehilangan kursinya.
Pada tahun1849, ia kembali ke rumahnya di Springfield dan melamar untuk jabatan komisioner kantor pertanahan. Sekali lagi ia tidak berhasil.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Tahun 1854, ia menjadi kandidat untuk pemilihan anggota dewan senat Amerika Serikat. Ia kalah.
Pada tahun 1856, ia mencoba untuk bisa dinominasikan sebagai wakil presiden pada konvensi nasional Partai Republik. Ia kalah dan hanya menerima 110 suara.
Tahun 1858, ia menjadi kandidat lagi untuk dewan senat, dan ia kalah lagi.
Tetapi kemudian pada tahun 1860, Abraham Lincoln memenangkan pemilihan terbesar dari semuanya, yaitu ketika rakyat Amerika Serikat memilihnya untuk masuk ke Gedung Putih sebagai Presiden.

Berani menanggung kegagalan adalah jiwa kstaria dan pemberani.

Bukan harus lari dan dihindari. Disinilah karakter menentukan seberapa kuat orang itu bertahan dalam banyaknya kegagalan amat menentukan. Ia bertahan atau lari menghindar, keduanya adalah pilihan . Siapapun boleh terus bertahan atau memilih keluar dari gelanggang. Hadapi bahwa ketidaksuksesan memang terjadi, tetapi ketidaksussesan tidak berarti kita gagal. Ketidaksuksesan hanya berarti bahwa kita harus mencoba lagi. Lagi dan lagi. Pertanyaannya seberapa besarkah keinginan kita untuk sukses? Apakah cukup besar untuk kembali memulai dari awal?

Ketekunan Menghadapi Masalah

Satu hal yang harus kita lihat dalam gambaran tentang Abraham Lincoln dan semua orang sukses adalah pada kenyataannya merupakan karakteristik orang yang berhasil. Karakter itu pula terlihat pada ketekunan dalam menghadapi kesulitan disertai ketetapan hati untuk mencapai tujuan yang berharga. Tentu saja para pemenang dalam hidup, bukanlah orang-orang yang kebal terhadap perasaan tertekan. Ia juga pastilah merasakan kehilangan akan keinginan untuk terus berusaha. Setiap manusia pasti rentan terhadap perasaan itu, akan tetapi ketetapan hati para pemenang untuk terus berupaya dalam sebuah usaha yang berharga adalah lebih kuat (walaupun perbedaanya tidak jauh) dibandingkan dengan keinginan mereka untuk menganggap perjuangan telah usai dan kemudian menyerah.
“Tidak penting berapa kali Anda gagal, yang penting adalah berapa kali Anda bangkit menghadapi kegagalan tersebut”

 

Kisah Pak Sanim Dulu Tukang Becak Sekarang Jadi Pengusaha Sukses

Pak sanim si tukang becak

Kisah Pak Sanim Dulu Tukang Becak Sekarang Jadi Pengusaha Sukses – Tidak ada yang ingin hidup menjadi orang miskin. tetapi banyak juga orang yang dulunya miskin tapi mampu mengubah nasib dan menjadi jutawan. Kisah Pak Sanim si Tukang Becak contohnya. Pria yang dulunya adalah seorang tukang becak ini sekarang menjadi jutawan. Bertahun-tahun pak Sanim menggantungkan nasib pada sebuah becak yang dimilikinya. Sekarang nasibnya berubah, ia menjadi jutawan dengan dua pabrik, tiga rumah, 10 mobil, dan dua kali haji dari usahanya itu.

Baca Juga : Kisah Adam Khoo Dulu Di Drop Out Sekolah Kini Menjadi Milyarder

Berhasil Keluar Dari Kemiskinan

Sanim yang berusia 60 tahun ini merupakan seorang pengusaha asal Desa Rawa Urip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Ia menjadi salah satu contoh warga yang berhasil keluar dari lingkup kemiskinan. Dua usaha yang ia jalani saat ini adalah pabrik pembuatan garam dan pupuk organik. Namun, nama Sanim lebih dikenal sebagai pengusaha garam ketimbang pengusaha pupuk organik. Sekarang Sanim punya 10 mobil, tiga di antaranya mobil pribadi tipe Daihatsu Taruna, Honda Jazz, dan mobil pertama ketika dia beli tahun 1997, yaitu Daihatsu Espass. Adapun beberapa jenis garam yang diproduksi, ialah jenis garam grosok (garam non-yodium masih berbentuk butiran besar dan kasar, biasanya dipakai untuk budidaya dan pengawetan ikan), garam dapur (konsumsi), dan garam industri untuk pabrik tekstil. Sementara jenis pupuknya, yakni organik tipe KCL (Kalium clorida). Kemampuan produksi kedua pabriknya mampu memproduksi masing-masing 2.000 ton garam maupun pupuk organik dengan penghasilan bersih minimal mencapai Rp 400 juta per tahun.

Menimba Ilmu Dari Pabrik Garam

Pak Sanim menceritakan, saat masih sebagai tukang becak, ia sering mangkal di perapatan Jalan Cirebon. Di tempatnya mangkal, berdiri sebuah pabrik garam yang cukup besar. ia pun tertarik untuk melamar kerja di pabrik tersebut, dengan harapan nasibnya bisa lebih baik. Beruntung, Ia diterima bekerja di situ. Setelah dua bulan bekerja, Pak Sanim pun berpikir, di daerahnya kan punya potensi garam, lalu kenapa dia tidak bisa membuat garam sendiri. Akhirnya, Pak Sanim berhenti .Di situlah Ia mulai berpikir, usaha garam ternyata mampu mengeruk keuntungan yang lebih besar dari buruh pabrik apalagi tukang becak. Ilmu yang diperolehnya, ialah cara membuat garam krosok. Samin pun menggarap empang peninggalan orang tuanya yang berada di belakang rumah Sanim untuk mencoba membuat garam.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Lama-lama usahanya berkembang

Dari yang awalnya usaha di halaman belakang rumah, lalu berkembang dan bisa membeli tanah untuk tempat produksi yang lebih luas lagi, dan Sanim pun mampu mengantarkan keempat anaknya meraih gelar sarjana. Petani garam umumnya memanfatkan empang atau kolam di dekat pantai. Caranya, dengan mengumpulkan air laut ke dalam empang. Lalu, dengan bantuan sinar matahari, air laut yang terkumpul tersebut akan menguap dan menghasilkan kristal-kristal bersenyawa Natrium klorida (NaCl). Itu dulu, kini selain memproduksi sendiri garam krosok, Ia juga membelinya dari petani garam di sekitar Cirebon. Dengan kisaran harga beli sekitar Rp 400 per kilo gram. Harga belinya murah disebabkan garam yang diterima masih sangat kotor dan berwarna hitam. Kemudian Ia cuci kembali dengan alat seadanya. Akhirnya, Ia memutuskan untuk membeli alat pencuci khusus garam krosok seharga Rp 20 jutaan.

Masih Melestarikan Warisan Budaya

Peralatan produksi garamnya pun masih menggunakan mesin tradisional. Menurutnya, ini warisan budaya setempat. Lagi pula. Ia menganggap, mesin tradisional lebih tahan lama dan tidak menimbulkan bising ketimbang mesin modern berbahan besi. Mesin tradisional ini lah yang digunakan sanim, mengolah garam krosoknya menjadi garam beryodium dan bisa dikonsumsi oleh masyarakat.

 

Inilah Kisah Louis Braille Orang Yang Menciptakan Huruf Braille

Louis Braille

Inilah Kisah Louis Braille Orang Yang Menciptakan Huruf Braille – Bagi kaum tunanetra sosok Louis Braille ini ibarat sosok Prometheus. Berkat perjuangan dari Louis Braille dalam menciptakan huruf yang kini kita kenal dengan huruf Braille ini Louis Braille membuka banyak mata para kaum tunanetra sehingga bisa ‘melihat’ dunia melalui tulisan. Prometheus dalam mitologi Yunani adalah titan yang mencuri api milik para dewa yang kemudian diberikannya kepada manusia agar manusia bisa mengembangkan peradaban. Karakter kepahlawan yang seperti Prometheus ini bisa kita jumpai pada diri Louis Braille ini.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Masa Kecil

Kira-kira lebih dari 200 tahun yang lampau. Di Perancis di sebuah desa kecil disana. Hiduplah sebuah keluarga sederhana di sebuah rumah batu yang mungil. Simon Rene Braille. Seorang kepala keluarga yang menghidupi istri dan empat orang anaknya. Dengan bekerja membuat pelana kuda dan sadelnya bagi para petani di daerahnya. Pada 4 Januari 1809, lahirlah seorang anak terakhir dari keluarga Simon Rene Braille, yang diberi nama Louis Braille. Louis ini semenjak dari kecilnya sudah menunjukkan bakat-bakat menonjol, seperti cerdik, banyak akal dan mempunyai rasa penasaran akan sesuatu yang terus menerus dan seakan tidak ada habisnya. Saat dirinya masih balita, Louis kecil sering sekali diajak ke bengkel kerja ayahnya, dimana disana ia bermain dengan berbagai peralatan yang ada dan memperhatikan proses pembuatan pelana yang ayahnya kerjakan.

Baca Juga : Kisah Adam Khoo Dulu Di Drop Out Sekolah Kini Menjadi Milyarder

Terkena Infeksi Mata

Tak disangka suatu hari keisengan Louis kecil dengan berbagai peralatan yang ada di bengkel ayahnya menimbulkan bencana untuk dirinya. Saat ia sedang bermain dengan benda tajam yang biasanya digunakan ayahnya untuk melubangi bahan dari kulit, benda yang tajam itu tidak sengaja mengenai salah satu matanya. Luka tersebut kemudian menjadi infeksi dan menyebar ke mata yang lain, sehingga dalam waktu satu tahun Louis pun menjadi seorang tuna netra. Karena saat itu Louis masih begitu kecil, keluarganya bahkan juga ayah dan ibunya menjadi kuatir dengan masa depannya Louis karena kebutaannya itu. Namun pendeta dan guru sekolah tetap mendorong agar Louis tetap sekolah seperti murid normal yang lainnya. Walaupun saat belajar Louis hanya bisa menangkap pelajaran hanya melalui pendengarannya. Louis Braille berhasil menjadi juara kelas dan mematahkan anggapan bahwa anak difabel tidak bisa berprestasi.

Prestasi Louis Di Usia 10 Tahun

Di usia 10 tahun Louis berhasil meraih beasiswa dari Royal Institution For Blind Youth di Paris, yang merupakan satu-satunya sekolah tuna netra yang ada saat itu di dunia. Buku-buku di sekolah tersebut dicetak dengan menggunakan sistem emboss, yaitu cetak menonjol sehingga bisa diraba oleh tangan. Sistem ini diciptakan oleh sang pendiri sekolah, Valentin Hauy. Di Royal Institution For Blind Youth itu lagi-lagi Louis berhasil menjadi siswa brilian, walaupun disitu ia tercatat sebagai siswa termuda. Ia juga ternyata mempunyai bakat bermusik di dalam dirinya, terutama pada instrument piano, organ, biola dan cello. Di sekolah ini Louis berpikir banyak mengenai sistem emboss yang ada, dia berpikir bagaimana mengembangkan sistem itu karena pada kenyataannya sistem emboss itu masih memiliki kelemahan karena tidak memungkinkan untuk para tuna netra menulis tulisannya sendiri dengan sistem emboss.

Memulai Menciptakan

Suatu hari Louis datang ke sebuah ceramah dari seorang yang bekerja di kemiliteran yang bernama Charles Barbier. Tentara ini bercerita mengenai apa yang sedang dikerjakannya yaitu mengembangkan sistem sonografi, atau metode pertukaran kode menggunakan sistem emboss. Metode pertukaran kode ini menggunakan simbol-simbol praktis yang mewakili kata-kata tertentu dan bukannya menggunakan alfabet seperti yang ada di sistem emboss.

Motivasi Yang Kuat

Pada mulanya, orang tidak berpikir bahwa kode braille merupakan sesuatu yang berguna untuk kaum tunanetra. Banyak orang yang menduga sistem braille akan mati sebagaimana penemunya. Bersyukur ada sedikit orang yang menyadari pentingnya penemuan Louis Braille. Pada 1868, Dr. Thomas Armitage memimpin sekelompok orang tunanetra yang terdiri atas empat orang mendirikan lembaga untuk mengembangkan dan menyebarkan sistem temuan Louis Braille. Penemuan brilian Louis Braille telah mengubah dunia membaca dan menulis kaum tunanetra untuk selamanya. Sekarang, kode braille telah diadaptasi hampir ke dalam semua bahasa tulis terkenal di dunia. Louis telah membuktikan bahwa dengan motivasi yang kuat, kita dapat melakukan hal yang sebelumnya tidak masuk akal.

Kisah Adam Khoo Dulu Di Drop Out Sekolah Kini Menjadi Milyarder

Kisah Adam Khoo

Kisah Adam Khoo Dulu Di Drop Out Sekolah Kini Menjadi Milyarder  – Kesuksesan tidak selalu lahir dari perjuangan seorang yang ditakdirkan untuk cerdas dari awal. Seorang anak manusia yang akan saya ceritakan dalam artikel ini adalah kisah seorang anak lelaki yang di anggap sangat bodoh sampai hampir tak ada sekolah yang mau menerimanya. Namun, kerja keras dan keyakinan telah membuatnya menjadi seorang yang mengalahkan kebodohannya. Tak cukup disitu saja, dirinya juga membuktikan dengan menjadi milyader muda tersukses di Singapura Adam Khoo Yean Ann

Baca juga : Kisah Pengusaha Sukses Yang Dulunya Penjual Korek Api

Drop Out Karena Nilainya Buruk

Pada saat masih kecil, Khoo sangat kecanduan dengan Game dan TV. Menghabiskan banyak waktu untuk nge-game dan menonton TV. Kesibukan nge-game dan menonton TV membuat Khoo kecil tak memiliki waktu untuk belajar. Alhasil nilai sekolahnya menjadi sangat jeblok. Ketika kelas empat Sekolah Dasar (SD), Khoo dikeluarkan dari sekolahnya St Stephen’s Primary School karena nilainya yang sangat buruk. Kejadian ini membuat Khoo kecil semakin membenci gurunya dan sekolahan, dirinya semakin malas untuk belajar. Banyak Sekolah Yang menolak khoo. Sampai ahirnya sekolahan bernama Ngee Ann Primary School mau menerima Khoo. Ngee Ann Primary School adalah salah satu sekolahan terburuk yang ada di singapura. Yang bersekolah di Ngee Ann Primary School adalah anak – anak bodoh yang tidak diterima di sekolah – sekolah lain.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Mengikuti Program Super-Teen Camp

Ketika Khoo berumur 13 tahun, orang tuanya mencoba mengirimkannya untuk mengikuti program Ernest & Young . Super-Teen Camp adalah program yang menggunakan teknologi Accelerated Learning, Neuro Linguistic Programming (NLP) dan Whole Brain Learning. Ketika mengikuti Program Super-Teen Camp, Adam Khoo termotivasi oleh kalimat Mentornya yang menyampaikan bahwa “semua orang bisa menjadi genius dan menjadi pemimpin walaupun awalnya goblok sekalipun, Satu-satunya hal yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah serta sikap yang negative”. Sejak saat itu lah Adam Khoo meyakini bahwa jika temannya mampu memiliki nilai A, Berarti dirinya pun pasti bisa mendapatkan nilai A

Belajar Pantang Menyerah

Sejak saat itu, Adam Khoo mulai belajar dengan cara hebat yang ia dapat dari program Ernest and Young. Hasilnya luar biasa, Khoo mulai mampu untuk menjawab pertanyaan yang diberikan gurunya dengan tepat. Meskipun demikian, Khoo masih ditertawakan oleh teman – temannya karena dia belajar dengan menggunakan cara yang aneh dan berbeda dari temannya. Khoo menggunakan peta pikiran yang penuh dengan gambar dan simbol untuk mencatat. Cukup tiga bulan untuk membuat nilai rata – rata Adam Khoo menjadi 70, dan dirinya berhasil masuk di rangking 18. Kemudian di tahun berikutnya dirinya berhasil masuk ke rangking sepuluh besar. Hebatnya lagi, ketika lulus Adam Khoo berhasil menjadi rangking pertama dengan rata – rata nilanya adalah A. Adam Khoo Membuktikan Diri dengan Bersekolah di Victoria Junior College

Karir Sukses Adam Khoo dalam Dunia Bisnis

Kehebatan Adam Khoo dalam dunia akademisnya membuat semua teman – temannya dulu tercengang, bahkan gurunya pun sangat takjub terhadap prestasi yang berhasil diraih oleh Adam Khoo. setelah kuliah, Adam khoo mulai menapaki kehidupan bisnisnya. Khoo sudah memulai usaha semenjak usianya 15 tahun. Kala itu dirinya berjualan music box. Bisnis berikutnya ketika dirinya kuliah adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, dia telah menjadi seorang trainer tingkat nasional di Singapura. Bayarannya dalam melakukan training mencapai US$ 10.000/jam. Selain itu, Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan di Singapura. Pada umurnya yang ke 26, Penghasilannya adalah US$ 20 juta pertahun yang ia dapatkan dari empat perusahaannya. sektor bisnisnya meliputi periklanan, pelatihan perusahaan dan investasi profesional. Saat ini, Adam Khoo adalah seorang Founder dan Master Chief Trainer of Adam Khoo Learning Technologies Group, sebuah lembaga pendidikan swasta terbesar di Asia

Kisah Mohammad Baedowy Menyulap Sampah Menjadi Rupiah

Mohammad Baedowy

Kisah Mohammad Baedowy Menyulap Sampah Menjadi Rupiah – Seorang pengusaha limbah plastik yang sukses meraih milyaran rupiah pertahun dari bisnis yang bagi kebanyakan orang dipandang sebelah mata. Diluar dari keberhasilan yang diukur dari besarnya pundi-pundi rupiah yang dihasilkan. Baedowy juga adalah contoh sosok pengusaha yang mendapatkan banyak penghargaan dari hasil kerjanya. Baedowy adalah penerima penghargaan pemuda pelopor tingkat nasional 2006. Tokoh pengusaha muda terbaik pilihan majalah Tempo. Soegeng Sarjadi Awards on Good Governance. Piagam penghargaan Kalpataru 2010, dan juara 1 wirausaha terbaik Indonesia versi Dji Sam Soe Awards. Kesuksesannya tersebut tidak diraih dengan mudah oleh Baedowy. Dirinya harus berjuang dalam mencapai kesuksesan tersebut, kisahnya dalam merintis bisnis adalah salah satu contoh kisah inspiratif pengusaha Indonesia yang sukses membangun bisnis dari nol. Sebelum memulai bisnis, Baedowy sebenarnya mempunyai pekerjaan yang mapan dan cukup mentereng. Dirinya adalah seorang auditor di Royal Bank of Scotland dan berkantor dikawasan elite Jakarta.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Bos Keripik Singkong Maicih – Reza Nurhilman

Menjadi Wirausahawan

Walaupun mempunyai pekerjaan yang cukup mapan tersebut, Baedowy mempunyai tekad untuk berwirausaha yang lebih kuat sehingga dia hanya bertahan 3 tahun bekerja di Royal Bank of Scotland sebelum keluar. Setelah tidak lagi menjadi seorang pegawai, Baedowy mencoba berbisnis ternak jangkrik dengan merombak salah satu kamar dirumahnya. Namun sayang pada percobaan pertamanya tersebut ternak jangkriknya bukannya bertambah tetapi justru semakin susut dan menemui kegagalan. Dalam bisnis yang dijalankan Baedowy, dia enggak hanya mencacah sampah plastik saja, namun juga telah membuat mesin penggilingan plastik dan memproduksi lakop atau ujung kepala sapu ijuk. Sampah plastik sudah layaknya harta karun yang bisa disulap Baedowy menjadi ladang mata pencahariannya. Hingga sekarang, sudah ada puluhan mitra yang bergabung dengannya dan tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Namun, usahanya tidak selalu berjalan mulus.

Selama 19 tahun bergelut di usaha daur ulang sampah, pria berambut gondrong ini sempat didera masalah bertubi-tubi. Mulai dari mesin penggiling plastik yang sering rusak hingga menghambat produksi. Memulung sampah-sampah plastik sendiri ke berbagai daerah. Serta minimnya informasi soal upaya bisnis daur ulang plastik ini. Dari sekian banyak masalah yang menimpanya. Baedowy pun punya nazar untuk membantu siapapun yang ingin terjun ke bisnis yang sama dengannya. Bahkan merangkulnya sebagai mitra. Terbukti, saat kami menyambangi pabriknya di Kota Bekasi. Baedowy sedang sibuk mengadakan workshop dan sesi tanya jawab dengan beberapa orang yang datang dari berbagai kota di Indonesia untuk berguru padanya. “Jadi, setiap weekend itu saya emang suka ngadain pertemuan, ngobrol-ngobrol sama teman-teman yang mau ngejalanin usaha yang sama kayak saya, kalau jadi mitra, ya, kami bantu untuk buat mesin daur ulang sampah, pasang mesin sampai training,” jelas bapak tiga anak ini.

Baedowy tidak pelit ilmu.

Dalam sesi workshop dan tanya jawab yang diadakannya, dia bahkan enggak segan menjelaskan soal seluk beluk usahanya sampai ke penghitungan biaya produksi. Pria yang sering mengadakan seminar serta penyuluhan soal edukasi daur ulang sampah ke berbagai kampus dan sekolah ini juga berpesan, bagi mereka yang ingin melakoni bisnis daur ulang sampah untuk berani ambil risiko dan enggak boleh terlalu perhitungan. “Kalau jadi pengusaha itu jelas pasti ada untung-rugi, cuma kita percaya aja sama ketetapan Allah, misal ada karyawan kita yang susah, ya kita bantu, itu anggap aja sedekah,” ujarnya. Menjadi sosok humanis memang selalu ditekankan Baedowy dalam menjalankan usahanya. Dia percaya, selain materi, ada modal yang lebih penting yaitu nilai sosial dan relasi dengan masyarakat.

 

Kisah Tri Sumono Tukang Sapu Yang Menjadi Pengusaha Sukses

Tri Sumono

Kisah Tri Sumono Tukang Sapu Yang Menjadi Pengusaha Sukses – Siapa itu pak Tri Sumono? Pak Tri Sumono ialah seorang yang bekerja di empat kuadran yaitu sebagai karyawan, pekerja lepas, pemilik usaha, investor yang mejalankan ke empat dimensi pekerjaan tersebut secara bersamaan. Pak Tri Sumono berasal dari gunung kidul Jogjakarta, dan Pak Tri mempunyai satu seorang istri dan mempunyai dua orang anak dan beliau tinggal di daerah pondok ungu permai bekasi utara. Anda boleh tidak percaya saat mendengar ada seorang pengusaha sukses yang dulunya bekerja sebagai tukang sapu, namun Tri Sumono adalah bukti nyata akan kisah sukses ini dan sekarang ia mempunyai pendapatan per bulan hingga ratusan juta. Salut dan kagum dengan perjuangannya demi menggapai mimpi,  CV 3 Jaya yang dirintisnya, serta usaha lain seperti peternakan burung, jahe dan pertanian padi, dan masih banyak lagi membuat omzet yang diterima Pak Tri saat ini mencapai lebih dari Rp 500 juta per bulan.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Roda itu berputar kadang di atas kadang juga di bawah

Pengusaha Sukses yang satu ini dulunya adalah seorang tukang sapu. Tri Sumono nama aslinya. Ia hanyalah seorang lulusan SMA tanpa keahlian.  Pada tahun 1993 ia nekad merantau ke Kota Jakarta meskipun hanya berbekal tas berisi kaos dan ijazah SMA yang baru diperolehnya. Sesampai di Jakarta Tri Sumono mulai mencari pekerjaan apa saja tanpa memilih-milih. Hal ini ia lakukan untuk bertahan hidup. Pekerjaan pertama yang ia dapat adalah menjadi buruh bangunan di Ciledug – Jakarta Selatan. Selang beberapa bulan ia akhirnya dapat tawaran untuk jadi tukang sapu di sebuah kantor di Palmerah – Jakarta Barat. Tawaran untuk jadi tukang sapu langsung diambilnya tanpa pikir panjang. Dengan anggapan bahwa menjadi tukang sapu akan lebih mudah dibanding jadi kuli bangunan. Dari tukang sapu kemudian diangkat menjadi office boy. Hal ini ia dapat lantaran kinerjanya yang sangat baik.

Baca Juga : Kisah Inspiratif Bos Keripik Singkong Maicih – Reza Nurhilman

Jiwa Pengusaha

Dari office boy, ia kembali mendapat tawaran menjadi tenaga pemasar hingga karirnya menajak sampai menjadi penanggung jawab gudang. Selama bekerja di kantor, Tri Sumono juga coba-coba mencari penghasilan tambahan. Pada saat libur kantor atau setiap hari Sabtu dan minggu ia berjualan pernak pernik aksesori seperti jepit rambut, kalung dan lain-lain di Stadion Gelora Bung Karno. Usahanya ini ia lakoni selama 4 tahun dengan modal 100 ribu rupiah. Dari pengalaman jualan ini kemudian ia berpikir, bahwa usaha sendiri ternyata lebih menjanjikan daripada jadi karyawan dengan gaji pas-pasan. Pada tahun 1997 ia nekad mundur dari pekerjaan kantor dan menekuni jualan aksesorinya hingga memiliki kios di Mall Graha Cijantung. Tahun 1999, ia membeli rumah di Perumahan Pondok Ungu Bekasi Utara hasil dari penjualan kios di Mall Graha Cijantung karena ditawar orang dengan harga mahal. Di tempat baru inilah, perjalanan bisnis Tri dimulai.

Strategi Bisnis Yang Baik

Saat itu, ia langsung membuka toko sembako. Menurutnya bisnis ini lumayan menjanjikan karena ke depan, Perumahan Pondok Ungu tempatnya bermukim itu bakal berkembang dan menjadi ramai. Pada saat itu Pondok Ungu masih terbilang sepi. Demi meramaikan kawasan tempatnya tinggal, ia kemudian membangun sebanyak 10 rumah kontrakan yang di pasarkan dengan harga miring. Rumah kontrakan ini kebanyakan disewa oleh pedagang keliling, seperti penjual bakso,dan gorengan. Cerdas sekali Tri Sumono, selain mendapat hasil dari rumah kontrakan, para pedagang itu juga meramaikan toko sembako miliknya. Melihat took sembako Tri mulai ramai, banyak warga di luar tempat tinggalnya mulai mengenal tokonya. Seiring waktu berjalan, naluri usahanya semakin menjadi. Pada tahun 2006, Tri mulai tertarik dengan bisnis pembuatan sari kelapa. Dari beberapa kabar yang diperolehnya diketahui bahwa untuk membuat sari kelapa adalah proses dari fermentasi air kelapa murni dengan bantuan bakteri Acetobacter xylium.

Pantang Menyerah

Tapi Tri tidak patah semangat, ia terus belajar bagaimana untuk menghasilkan sari kelapa yang baik dan berkualitas standar yang ditetapkan perusahaan. Seorang dosen di IPB ditemuinya dengan maksud untuk belajar fermentasi. Sang dosen awalnya enggan mengajari mengingat Tri yang hanya lulusan SMA pasti akan kesulitan menerima penjelasannya. Keseriusan Tri untuk belajar dan kecerdikannya merayu, Pak dosen pun akhirnya mau mengajarinya selama dua bulan. Setelah banyak mengantongi ilmu, Tri pun memulai kembali produksi sari kelapanya.

Sukses Besar

Setelah produk sari kelapanya lumayan memuaskan, ia langsung memproduksi 10.000 nampan dan bisa lolos ke perusahaan. Produksi pertamanya ini senilai Rp 70 juta. Sekarang terbalik, beberapa perusahaan antri mengambil olahan sari kelapanya. Nah … sejak saat itulah perjalanan bisnis Tri Sumono terus maju dan berkembang. Melalui Perusahaannya CV 3 Jaya, Tri Sumono mengelola banyak cabang usaha, antara lain, produksi kopi jahe sachet merek Hootri, toko sembako, peternakan burung, serta pertanian padi dan jahe. Bisnis lainnya, penyediaan jasa pengadaan alat tulis kantor (ATK) ke berbagai perusahaan, serta menjadi franchise produk Ice Cream Campina. “Saya juga aktif jual beli properti,” katanya.

Kisah Mengharukan Benazir Bhutto Pemimpin Wanita Pertama Pakistan

Benazir Bhutto

Kisah Mengharukan Benazir Bhutto Pemimpin Wanita Pertama PakistanPolitisi wanita pertama yang memegang jabatan sebagai perdana menteri di Pakistan. Semasa hidupnya, Bhutto adalah Pemimpin Partai Rakyat Pakistan atau yang bisa disingkat dengan PPP. Meskipun seorang wanita, Bhutto pernah menjabat sebagai perdana menteri Pakistan Selama 2 kali. Periode pertama pada tahun 1988-1990 dan periode yang kedua pada 1993-1996. Benazir adalah anak sulung dari mantan Perdana Menteri Pakistan, Zulfikar Ali Bhutto (yang digantung oleh pemerintah militer Pakistan di bawah keadaan luar biasa) dan Begum Nusrat Bhutto, seorang suku Kurdi Iran. Kakek dari pihak ayahnya adalah Sir Shah Nawaz Bhutto, seorang Sindhi dan tokoh penting dalam gerakan kemerdekaan Pakistan.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Riwayat Pendidikan

Benazir belajar di Taman Kanak-kanak Lady Jennings dan kemudian di Convent of Jesus and Mary di Karachi. Setelah dua tahun belajar di Rawalpindi Presentation Convent, ia dikirim ke Jesus and Mary Convent di Murree. Ia lulus ujian O-level (dalam sistem pendidikan Inggris, setara dengan SMA kelas 1). Pada bulan April 1969, ia diterima di Radcliffe College, Universitas Harvard. Bulan Juni 1973, Benazir lulus dari Harvard dengan gelar dalam ilmu politik. Ia juga terpilih sebagai anggota Phi Beta Kappa. Kemudian masuk ke Universitas Oxford pada musim gugur 1973 dan lulus dengan gelar Magister dalam bidang Filsafat, Politik, dan Ekonomi. Ia terpilih menjadi Presiden dari Oxford Union yang bergengsi.

Banyak Ditentang

Sebagai seorang wanita tentu saja pihak oposisi dari Bhutto ini cukup banyak. Banyak pihak-pihak yang tidak terima seorang wanita memimpin Pakistan. Maka dari itu pada tahun 2007 saat Bhutto ingin mencalonkan lagi menjadi perdana menteri Pakistan dan melakukan kampanye di kota Islamabad, terjadi serangan mematikan dengan menggunakan bom dan tembakan yang bertubi-tubi. Serangan inilah yang mengakhiri kisah hidup dari perdana menteri perempuan pertama di Pakistan ini. Selain kisah hidupnya sendiri, orang tua dan saudara-saudarinya juga rata-rata mengalami hidup yang penuh dengan ironi dan meninggal dengan mengenaskan. Meski demikian, dinasti keluarga Bhutto hingga kini masih ada, dilanjutkan oleh anak-anak Benazir dan saudara-saudarinya yang kini mulai ikut berkiprah dalam bidang sosial dan ilmu politik.

BACA juga : Kisah Seorang Karyawan Yang Resign Dan Akhirnya Menjadi Milyader

Meneruskan Partai Ayahnya

Setelah menyelesaikan pendidikan universitasnya, Benazir kembali ke Pakistan, tetapi karena ayahnya dipenjarakan dan kemudian dihukum mati, ia dikenakan tahanan rumah. Setelah diizinkan kembali ke Inggris pada tahun 1984, ia menjadi pemimpin Partai Rakyat Pakistan (PPP), partai ayahnya. Tanggal 16 November 1988, dalam sebuah pemilihan umum terbuka pertama dalam waktu lebih dari sepuluh tahun, partai Benazir, PPP, berhasil mendapat jumlah kursi terbanyak di Dewan Nasional. Benazir diambil sumpahnya sebagai Perdana Menteri sebuah pemerintahan koalisi pada 2 Desember 1988 dan dengan usia 35 tahun ia menjadi orang termuda serta perempuan pertama yang memimpin sebuah negara dengan mayoritas rakyatnya beragama Islam di zaman modern.

Dituduh Korupsi

Setelah dipecat oleh presiden Pakistan saat itu dengan tuduhan korupsi, partai Benazir kalah dalam pemilihan umum yang diselenggarakan di bulan Oktober. Ia menjadi pemimpin oposisi sementara Nawaz Sharif menjadi perdana menteri selama tiga tahun berikutnya. Ketika pemilihan umum Oktober 1993 kembali diadakan, yang dimenangkan oleh koalisi PPP, yang mengembalikan Bhutto ke dalam jabatannya hingga 1996, ketika pemerintahannya sekali lagi dibubarkan atas tuduhan korupsi. Benazir dituduh melakukan korupsi namun belakangan namanya dibersihkan. terbukti bersalah. Ia ditempatkan di sebuah tahanan tersendiri dan mengaku mengalami siksaan. Kelompok-kelompok hak-hak asasi manusia juga mengklaim bahwa hak-hak Zardari telah dilanggar. Mantan perdana menteri Nawaz Sharif baru-baru ini meminta maaf atas keterlibatannya dalam penahanan yang berkepanjangan atas Zardari dan kasus-kasus yang diajukan melawan Benazir. Zardari dibebaskan pada bulan November 2004.

Kembali Bersama Keluarga

Benazir sejak tahun 1999 tinggal dalam pengasingan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dan di sana ia mengasuh anak dan ibunya yang menderita penyakit Alzheimer. Ia juga berkeliling dunia untuk memberikan kuliah dan tetap menjaga hubungannya dengan para pendukung Partai Rakyat Pakistan. Benazir dan ketiga orang anaknya (Bilawal, Bakhtawar, dan Asifa) dipersatukan kembali bersama suami serta ayah mereka pada bulan Desember 2004 setelah lebih dari lima tahun terpisah. Benazir telah bersumpah untuk kembali ke Pakistan dan mencalonkan diri kembali sebagai Perdana Menteri dalam pemilihan umum yang dijadwalkan pada November 2007 mendatang. Tanggal 18 Oktober 2007, ia kembali ke Pakistan untuk mempersiapkan diri mengahadapi pemilu. Dalam perjalanan menuju sebuah pertemuan, dua buah bom meledak di dekat rombongan yang membawanya. Benazir selamat, namun sedikitnya 126 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Kisah Pilu J.K. Rowling Penulis Naskah Harry Potter

Penulis Naskah Harry Potter

Kisah Pilu J.K. Rowling Penulis Naskah Harry Potter  – J.K. Rowling dikenal sebagai seorang penulis yang berjuang dengan imajinasi dan mimpinya yang besar. Ketika naskah Harry Potter akhirnya terjual, hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat. Tetapi ada banyak peristiwa dalam kehidupan wanita bernama Joanne Rowling ini. Jika kita melihat lebih dekat masa-masa sulit dalam hidupnya, sifat ulet Rowling sangat kental terasa dan menginspirasi banyak penulis pemula yang mengidolakannya. Dia mampu mengambil hikmah dari setiap pengalaman hidup dan mampu menginspirasi dirinya sendiri ketimbang menyerah pada perasaan negatif dan nasib buruknya. Namun, sebagian besar kesuksesannya berkat kegigihannya tersebut.

BACA juga : Kisah Seorang Karyawan Yang Resign Dan Akhirnya Menjadi Milyader

Butuh Kerja Keras

Gak ada sihir untuk mewujudkan mimpi menjadi nyata, tapi dibutuhkan kerja keras. Kalau begitu, kita petik pelajaran dari kehidupannya. Meskipun dalam kondisi sulit, Rowling memfokuskan waktu luangnya untuk menulis. Saat Rowling sudah gak lagi terikat dengan pekerjaan apapun, Rowling memutuskan untuk berkonsentrasi menulis Harry Potter. Pilihannya itu membuatnya stres, karena dia gak memiliki masukan. Namun, Rowling sudah bertekad sejak awal kalau ia ingin sekali menjadi seorang penulis. “Setelah saya tahu apa itu penulis, saya ingin menjadi penulis,” tulisnya di situs webnya. “Aku memiliki mental yang sempurna sebagai seorang penulis, merasa sangat bahagia di dalam sebuah ruangan, berimajinasi.” The Elephant House di Edinburgh merupakan saksi biksu di mana dia menghabiskan waktunya untuk menulis sepanjang hari meskipun hanya memesan satu cangkir kopi.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Enam bulan setelah menulis Harry Potter, ibunya meninggal

Ibu J.K. Rowling meninggal karena komplikasi multiple sclerosis di usia 45 tahun, dan saat itu Rowling berusia 25 tahun. Dia dikabari ayahnya tentang kematian ibunya saat ia sedang menulis Harry Potter. Terlepas dari trauma karena kehilangan ibunya di usia muda, Rowling agak menyesal karena ibunya gak pernah tahu kalau dia menulis Harry Potter. Ibunya sebelumnya memang sudah tahu ambisi menulis anaknya itu, namun Rowling gak pernah cerita apa yang sedang dia tulis. Rowling mengungkapkan kenyataan pahit kalau dia selalu teringat dengan ibunya hampir setiap hari, dia merindukan bagaimana ibunya selalu mendengarkan cerita maupun keluh kesah yang dialaminya. Kehilangan ibunya mendorong Rowling untuk mengintegrasikan tema kematian ke dalam Harry Potter. Gak hanya Harry yang kehilangan orang tuanya, tetapi sosok Voldemort yang selalu mengejar keabadian.

Dia mengalami depresi berat dan berniat bunuh diri

Selama masa-masa paling sulit dalam hidupnya, Rowling mengalami depresi berat. Masa mudanya diwarnai dengan kegagalan pernikahan dan gak bisa menghasilkan cukup uang untuk menghidupi dia dan putrinya. Di koran Sunday Times, Rowling berbagi masa terkelamnya kalau ia pernah berniat untuk bunuh diri. Tapi ketika melihat putri kecilnya, Jessica, pemikiran buruk itu selalu dia buang jauh-jauh. Dia sadar kalau Jessica gak bisa tumbuh dengan seorang ibu yang memiliki kondisi psikis yang buruk, jadi akhirnya dia berkonsultasi dengan konseling profesional agar jiwanya kembali normal. Sejak menjadi tokoh publik, Rowling sering menceritakan depresi yang dialaminya dan dia gak pernah merasa malu mengenai hal tersebut. “Mengapa harus malu? Saya mengalami masa-masa sulit dan saya cukup bangga bisa keluar dari itu,” katanya kepada sebuah majalah mahasiswa di Universitas Edinburgh. Dalam kehidupan Rowling pasca-Harry Potter, dia gak pernah ragu untuk berbagi kisah mengenai perjuangan hidupnya dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama

Harry Potter ditolak banyak penerbit

Saat naskah Harry Potter and the Philosopher’s Stone diselesaikan, Rowling menyerahkannya kepada agen-agen sastra. Jika seorang agen gak mengirimkan kembali kepadanya, dia terpaksa harus mencari yang lain. Tapi bagian terburuknya adalah dia selalu menerima surat penolakan. Kondisi ini bisa saja akhir dari perjalanan hidup Joanne Rowling jika ia menyerah pada titik ini, namun Rowling gak berhenti disitu, ia sudah bekerja keras dan mengorbankan terlalu banyak waktu dan tenaganya untuk menulis novel tersebut. Dia terus mengirim surat permintaan ke agen, berharap mereka akan tertarik untuk melihat lebih banyak naskah itu. Rowling tetap bersikeras, karena dia tahu ceritanya itu termasuk cerita anak-anak.

Cerita Fantasinya

Rowling menggambarkan Harry Potter sebagai cerita yang sangat klasik. “Novel ini memiliki beberapa elemen klasik, seperti seorang anak kecil yang memiliki kekuatan yang gak dimiliki anak lain, saya pikir itu adalah fantasi yang sangat umum untuk anak-anak. Dia datang dari latar belakang yang buruk, melarikan diri dari keluarga asuhnya, dan saya kira itu adalah fantasi abadi, bisa pergi ke tempat di mana gak ada seseorang yang mengendalikannya.” Awalnya Rowling gak kepikiran kalau ceritanya itu akan disukai orang dewasa juga, karena memang awalnya dia menulis novel itu untuk anak-anak. Menarik juga untuk dicatat, sejak novel Harry Potter terbit, ternyata Rowling juga masih mengalami penolakan, lho. Yakni ketika dia menulis novel thriller dengan nama samaran Robert Galbraith, yang ternyata juga mengalami penolakan dari banyak penerbit. Dia bahkan disarankan untuk mengikuti kursus menulis.

Berjuang melewati kegagalan

Layaknya kematian, kegagalan merupakan sesuatu yang gak bisa kita kendalikan. Saat J.K. Rowling hidup dalam kemiskinan, dia merasa gagal. Sejak menjadi penulis sukses, Rowling menjelaskan perihal kegagalan yang pernah dialaminya. Pernah berpidato dalam lulusan di Universitas Harvard, Rowling memberikan dorongan kepada mahasiswa yang berhasil lulus dan mengatakan kepada mereka untuk gak takut dengan kegagalan, seberapapun buruknya keadaan mereka, sebab hal itu merupakan kualitas diri.

Harry Potter diterbitkan

Akhirnya, naskah Harry Potter-nya dilirik oleh seseorang yang berkecimpung di bidang sastra. Christopher Little dari Bloomsbury, yang menerima naskah Harry Potter untuk dipublikasikan. Sebelumnya Rowling juga diberitahu agar gak berharap mendapatkan uang lebih dari penjualan buku, karena literatur yang menyasar anak-anak jarang memberikan keuntungan besar, terutama untuk penulis yang belum dikenal. Tim editorial juga menyarankannya untuk gak menerbitkan buku tersebut menggunakan namanya, karena penulis wanita biasanya gak begitu populer di kalangan anak laki-laki, yang menjadi target pembaca buku ini. Jadi, Joanne disingkat menjadi “J,” dan “K” berasal dari nama neneknya, Kathleen. Jadi yang kita kenal sekarang, J.K. Rowling.

Buku Terlaris

Namun faktanya, Harry Potter terus diproduksi dan diterbitkan di Inggris, bahkan menjadi buku terlaris sepanjang masa, bukunya pun secepat kilat menyebar ke seluruh dunia. Buku itu diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, dan Rowling agaknya gak harus mencari pekerjaan lain seperti yang disarankan editornya.

Kisah Pilu Seseorang Dibalik Suksesnya Walt Disney

Walt Disney

Kisah Pilu Seseorang Dibalik Suksesnya Walt Disney – Rasanya hampir tak ada satu pun anak-anak di dunia ini tidak tak tahu nama-nama tokoh dari produksi Walt Disney. Mungkin ada yang tak tahu Peter Pan, tapi paling tidak pasti pernah dengar nama Mickey Mouse dan teman-temannya. Disney memang fenomenal dan sukses menyuguhkan begitu banyak cerita dan karakter. Tak heran atas usahanya tersebut, Walt sang pemilik, begitu kaya raya dengan jumlah harta yang tak karuan.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Pejalanan Pahit

Akhir hidupnya memang bergelimang harta, tapi pada perjalanannya menuju kesuksesan, Walt menghadapi banyak kepiluan yang mungkin takkan sanggup dijalani orang-orang kebanyakan. Riwayat mencatat kalau Walt pernah sekali makan makanan anjing gara-gara tak punya apa pun untuk dimakan. Ia juga pernah tinggal di bengkel dengan kondisi yang jauh lebih ngenes daripada ketika Steve Jobs membangun Apple.Sempat Tinggal di Bengkel dengan Hanya Satu Perabot

BACA juga : Kisah Seorang Karyawan Yang Resign Dan Akhirnya Menjadi Milyader

Tinggal Di Garasi

Hal ini terjadi saat Walt memutuskan berhenti menjadi kartunis di sebuah perusahaan ternama di Kansas dan memilih mendirikan usaha kecil dengan nama Laugh O Grams Corporation. Usaha yang diawali dengan modal 15.000 dollar itu bangkrut karena biaya produksi tinggi dan pasaran sangat terbatas. Akhirnya Walt terpaksa tinggal di sebuah garasi yang di dalamnya hanya ada sebuah bangku. Satu-satunya perabot yang digunakannya untuk makan, tidur, dan aktifitas lainnya. Parahnya, untuk mandi pun ia harus pergi ke stasiun kereta api.

Terpaksa Konsumsi Makanan Anjing

Selain perusahaan yang bangkrut karena biaya produksi yang tinggi, Disney masih harus menanggung hutang. Setelah tidak mampu lagi membiayai usahanya dan terpaksa tinggal di bengkel, Disney pun harus mengalami pahitnya kenyataan karena ketidakberadaan uang. Saking seretnya keuangan laki-laki kelahiran 5 Desember 1901 itu harus rela mengkonsumsi makanan anjing.

Sang Ibu Meninggal di Dalam Rumah yang Disney Beli

Setelah bisa memulai mendirikan perusahaannya sendiri, Walt Disney dan kakaknya, Roy O. Disney membelikan sebuah rumah untuk ayah dan ibunya. Sebelum rumah itu ditempati, Walt meminta orangnya dari studio untuk datang ke rumah untuk membetulkan pemanas ruangan. Namun na’as, saat kedua orang tua Walt pindah, pemanas ruangan bocor dan menewaskan ibunya. Ayahnya selamat setelah dilarikan ke rumah sakit. Musibah itu baru diketahui keesokan harinya, saat pembantu rumah tangga datang. Konon sejak kejadian itu, Walt tidak pernah membahas hal itu karena masih merasa bersalah.  Karena hal itulah, hampir semua film Disney tokoh utamanya tidak memiliki ibu. Sebab, di setiap film Walt ingin menyampaikan pesan bahwa akan tiba saat kita menerima tanggung jawab. Atau gampangnya, seorang tokoh akan lebih mudah menjadi dewasa saat orang tuanya tidak ada.

Membongkar Keranjang Sampah

Tidak mudah bagi Disney untuk menemukan inspirasi untuk animasi kartun.  Tak jarang ia harus tidur larut malam. Konon, kebiasaan Disney adalah sering membongkar-bongkar keranjang sampahnya sendiri. Untuk kemudian memberikan isi tong sampah pada asistennya. Dari potongan-potongan kertas yang ditemukan, konon ada banyak gagasan besar untuk kartunnya. Bahkan, konglomerat yang hartanya tak habis-habis seperti Walt Disney ternyata beberapa kali mengalami kepedihan hidup. Artinya, bagi kita yang saat ini ditempa musibah, harus menyadari bahwa masih banyak orang lain di luar sana yang penderitaannya lebih pedih. Namun, mereka tetap tidak putus asa dan kembali bangkit meski berkali-kali jatuh.

Sumber : Bombastis kisah mr walt disney

error: Content is protected !!