Viral Virus Corona Yang Mengkhawatirkan Seluruh Dunia Dan Fakta Virus

Viral Virus Corona Yang Mengkhawatirkan Seluruh Dunia Dan Fakta Virus – Gejala virus corona yang telah membuat geger masyarakat dunia, dan cara mencegahnya penting bagi kamu untuk mengenalinya. Sebab, virus corona menyebar sangat cepat dan sudah menyebabkan kematian banyak orang di beberapa negara, terutama di China. Dirangkum dari berbagai sumber, menurut Centers of Disease Control and Prevention, virus corona masih keluarga dari virus penyebab penyakit pernafasan, seperti flu. Penting untuk bisa mengetahui gejalanya, karena pada beberapa kasus, virus ini bisa mengakibatkan penyakit saluran pernafasan bawah, seperti bronkhitis dan pneumonia.

Gejala Virus Corona dan Cara Mencegahnya

Gejala virus corona baru ini meliputi demam, batuk serta sulit bernafas. Baru-baru ini, sebuah studi menyebut bahwa gejala virus ini hampir sama dengan yang disebabkan SARS. Namun, ada sejumlah perbedaan, yakni tidak ada gejala gangguan saluran pernafasan seperti sakit tenggorokan, bersin dan pilek.

Menular dari Manusia ke Manusia

Penting kenali gejala virus corona dan cara penularannya. Menurut (CDC) Centers of Disease Control and Prevention, dalam kasus terbatas, virus tersebut dapat menular dari manusia ke manusia. Namun, penularan utamanya dari hewan ke manusia, seperti yang diungkap oleh DCD, bahwa virus corona dapat menyebar dari seseorang yang telah terinfeksi lewat udara, seperti dari batuk atau bersin. Selain itu, bisa juga melalui sentuhan atau berjabat tangan, melalui benda yang menyentuh mulut, mata, atau hidung sebelum kamu mencuci tangan.

Mencegah Penyebaran Virus Corona

Penting kenali gejala virus corona, karena sampai saat ini belum ada vaksin yang bisa digunakan untuk virus corona. Tetapi, kita masih bisa mencegah supaya virus tidak menyebar luas. Beberapa cara bisa kamu lakukan untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Cara untuk mencegah penyebaran diantaranya selalu menjalankan pola hidup sehat, sering cuci tangan pakai sabun dan air selama 20 detik. Selain itu, pastikan pula tangan, jari dan kuku selalu bersih dari kuman, hindari menyentuh mulut, hidung atau mata dengan tangan yang kotor. Kemudian, hindari kontak secara berdekatan dengan orang sakit, dan selalu gunakan masker.

Banyak Orang Meninggal Dunia

Kenali gejala virus corona karena di sejumlah negara sudah banyak orang yang meninggal dunia akibat serangan virus tersebut. The New York Times merilis, pada tanggal 25 Januari 2020, tercatat sudah hampir 1.300 kasus, dan terkonfirmasi sebanyak 41 kematian berhubungan dengan 2019-nCoV di China. Kemudian, tanggal 24 Januari, di Amerika Serikat terdapat  orang kedua seorang perempuan warga Chicago, telah dipastikan terjangkit virus corona. Sedangkan, kasus pertamanya seorang pria warga negara bagian Washington. Kedua orang tersebut baru saja pulang dari kota Wuhan, China.

Menyebar di Beberapa Negara

Kenali gejala virus corona yang kasus pertamanya dilaporkan terjadi di kota Wuhan, China tanggal 31 Desember 2019. Sejak itu menyebar ke beberapa negara lain, diantaranya Thailand, Republik Korea, Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Australia, dan beberapa negara lainnya.

Fakta Terbaru Penyebaran Virus Corona

Diketahui virus corona punya bentuk fisik bulat dengan ukuran 100-120 nanometer. Itulah alasannya pencegahan infeksi virus tersebut efektinya menggunakan masker, namun maskernya harus yang berpori lebih kecil di bawah 100 nanometer. Host specific adalah sifat dari virus corona yang menyebar secara langsung dari manusia ke manusia melalui batuk atau bersin. Penting untuk kenali gejala virus corona karena virus tersebut tidak akan stabil saat berada di udara, hanya bertahan 3 jam saja. Sehingga, penularannya lewat udara kemungkinannya kecil.

Menyerang Sistem Pernafasan

Dibandingkan virus lainnya, virus corona punya perbedaan bila dibandingkan dengan virus lainnya, karena virus ini mampu memberikan dampak fatal bagi pengidapnya. Bahkan, jika pori-pori masuk ke paru-paru akan menyebabkan pneumonia yakni peradangan yang diakibatkan oleh virus dan mikroorganisme lainnya. Kondisi tersebut membuat pertukaran oksigen jadi sulit, bahkan pengidapnya pun dapat mengalami kegagalan pernafasan. Masa inkubasi virus corona selama rentang waktu jam 02 WIB adalah 2-14 hari, sehingga kalau ada seseorang dicurigai terjangkit virus corona harus secepatnya diisolasi dan diobservasi.

Bisa Muncul Tanpa Gejala

Penting kenali gejala virus corona karena virus ini bisa muncul. Hingga sekarang penelitian virus corona masih terus dilakukan. Sebagian besar yang dirasakan adalah sesak nafas, flu, batuk, dan demam. Para dokter melakukan penelitian di Hong Kong. Orang yang terjangkit virus ini bisa saja mendadak sakit tanpa disertai gejala umum seperti pengidap sebelumnya. Hal itu ditemukan pasca tim peneliti melaksanakan observasi kepada 6 anggota keluarga yang sebelumnya melakukan perjalanan ke Cina dari tanggal 15-16 Januari. Terdapat satu dari enam anggota keluarga yang tidak pergi ke Cina, dan tidak mau menunjukkan kalau tubuhnya memiliki gejala virus corona. Tetapi, ketika dilakukan pemeriksaan pada bagian paru-parunya tampak mengalami gangguan pernafasan. Artinya ia sebelumnya tidak pernah mengalami gejala umum seperti flu, batuk atau demam.

Wabah Corona

Saat ini, masyarakat tengah di khawatirkan oleh virus corona yang dianggap mematikan. Karena, virus yang berasal dari Wuhan Tiongkok ini telah memakan korban sebanyak 56 jiwa serta sebanyak 1.975 orang di Tiongkok diidentifikasi terserang virus ini. Hal ini menyebabkan banyak rumah sakit di Tiongkok dipadati oleh pasien. Petugas rumah sakit pun dikerahkan dan harus siaga berjaga setiap saat. Disaat kesibukan yang tengah melanda, viral sebuah video di media sosial Tiongkok yang memperlihatkan seorang dokter sedang menelpon sambil marah-marah. Dokter tersebut marah kepada tim medisnya karena tidak bisa menghubungi kepala rumah sakit.

Dalam video yang berdurasi 1 menit 23 detik, tampak seorang dokter menggunakan alat pelindung diri (APD) sedang memarahi tim medisnya karena tidak dapat menghubungi ketua rumah sakit. “Kapan kita bisa melihat mu? Bagaimana kami bisa pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga? “Kita ingin merayakan tahun baru Imlek. Apa yang kamu lakukan sekarang?” ucap sang dokter dalam video tersebut. Dia bahkan mengatakan bagaimana timnya harus membagi empat shift untuk satu hari. Dikarenakan banyak dari mereka yang harus kembali bekerja setelah makan tanpa sempat beristirahat. Bahkan mereka akan dihukum jika mereka terlambat karena pergantian pekerjaan mereka. “Apakah anda pikir kita (dokter) tidak perlu hidup?” ujar sang dokter sambil marah.

Pengobatan Alternatif, Apakah Bisa??

Ketidakpuasan dokter terhadap rumah sakit ini tidak mendapat respon yang memuaskan saat di telepon tersebut. Dunia tengah dihebohkan dengan kemunculan virus baru, 2019-nCoV, yang pada kasus parah bisa berujung pneumonia. Virus corona pertama kali ditemukan di Wuhan, China dan kini telah menyebar kurang lebih ke sepuluh negara lain dan menjangkiti ribuan orang serta puluhan korban meninggal. Meski belum ditemukan kasus virus corona Wuhan di Indonesia, mulai bermunculan pesan berantai di media sosial (WAG) mengenai pengobatan alternatif yang diklaim mampu menyembuhkan infeksi virus tersebut. Isi pesan-pesan tersebut tak beda jauh. Yaitu mengenai manfaat bawang putih untuk pengobatan virus, termasuk virus corona.

Bawang Putih UntukPengobatan ??

“Dokter zong yi dia udh kena virus selama 8 hari. Jadi, bawang putih dikupas kulitnya , trs bawang putih ny di rebus selama 3 menit .( Airnya 7 gelas ) Yang kena virusnya sekali minum 2 kali . Pas hari kedua udh agak mendingan sakitnya, serta keluarkan dahak hitam dan sudah tidak demam lg. Pas bsk harinya sudah kembali normal (sudah sembuh)” Dalam pesan lain, berbunyi: “Ini bawang putih yg besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok di tuang 7 gelas air mendidih selama 3 menit setelah itu di minum langsung 2 gelas ,ternyata pasien yg kena Virus Corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!!!!!” Benarkah demikian?

 Belum Ada Obat untuk Infeksi Virus Corona

Dokter spesialis paru Faisal Yunus, virus corona yang saat ini menyebar di dunia belum ada obatnya. Dia mengatakan, infeksi virus tergantung dari daya tahan tubuh seseorang. “Bila daya tahan baik, bisa sembuh sendiri,” kata Faisal ketika dihubungi lewat pesan pada Senin (27/1/2020). “Maka bila ada yang sembuh makan bawang putih, sembuhnya ini kemungkinan memang sembuh sendiri. Jadi bila tidak makan bawang putih pun dia bisa sembuh,” ujarnya. Selain itu, Faisal mengatakan bahwa penyembuhan setiap pasien yang sudah terkena pneumonia pun juga berbeda-beda. Hal itu tergantung dari daya tahan pasien serta virus itu sendiri. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan dr. Wiendra Waworuntu dalam konferensi persnya pada Rabu pekan lalu mengatakan, belum ada vaksin maupun obat untuk virus corona strain baru ini.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

“Novel coronavirus belum ada. Jadi yang diobati adalah gejalanya bukan langsung kepada penyebabnya,” kata Wiendra di gedung Kemenkes, Jakarta.  Perawat yang berbicara secara anonim menyampaikan data versinya melalui video online. “Saya berada di area di mana virus corona dimulai,” katanya di awal video. Kota Wuhan, Provinsi Hubei, adalah pusat penyebaran penyakit mirip SARS ini. “Saya di sini untuk mengatakan yang sebenarnya,” lanjut perawat tersebut yang berbicara dengan mengenakan masker wajah penuh. “Pada saat ini, provinsi Hubei, termasuk daerah Wuhan, bahkan China, 90.000 orang telah terinfeksi oleh virus Corona,” ujarnya, seperti dikutip New York Post. Sayangnya, dia tidak mengungkapkan angka statistik yang serius tersebut. Video perawat “Whistleblower Coronavirus” ini viral dan sudah ditonton lebih dari 2 juta kali di YouTube. Klaim perawat ini belum bisa diverifikasi secara independen.

 

 

 

 

error: Content is protected !!