Ini Dia Cara Bersaing Secara Sehat Dengan Usaha Modern

Ini Dia Cara Bersaing Secara Sehat Dengan Usaha Modern

Keunggulan Menjalankan Usaha Bersistem

Lebih Kompetitif

Ini Dia Cara Bersaing Secara Sehat Dengan Usaha Modernb – Oleh karena rapi , efisien , dan berkualitas baik , usaha bersistem selalu lebih kompetitif dibandingkan usaha konvensional . Yang dimaksud lebih kompetitif adalah jauh lebih mampu memenangkan persaingan dibandingkan pelaku usaha lainnya . Tertarik? Pasti . Siapa pun yang memiliki usaha pasti ingin selalu memenangkan persaingan . Jadi , pertanyaannya : Apakah bersaing itu sulit ? Lihat saja kehadiran minimarket atau supermarket yang dalam sekejap mata bisa menarik para konsumen untuk berbelanja dan membuat mereka lupa terhadap toko kelontong langganannya.

Ternyata bersaing itu tidak sulit kan ?

Jika kita mampu melahirkan sistem yang membuat usaha kita rapi , efisien , dan berkualitas baik , itu sudah cukup sebagai senjata untuk memenangkan persaingan . Jadi , kita tidak perlu menggunakan cara – cara tidak sehat bahkan di luar akal sehat . Dari cerita ayam sistem Indonesia versus ayam sistem Amerika atau cerita warung kelontong versus minimarket , kita bisa menilai siapa yang lebih kompetitif . Jadi , jangan membenci usaha – usaha modern yang tumbuh di lingkungan kita . Mereka bisa eksis karena telah menciptakan sistem yang lebih unggul dibanding kan usaha milik tetangga kita atau mungkin usaha milik kita . Hargailah kerja keras mereka dan akuilah kalau kita ketinggalan zaman .

Cermatilah Hukum Kompetisi yang Sehat berikut ini :

HUKUM KOMPETISI YANG SEHAT “Barang siapa menjatuhkan pesaingnya dengan segala upaya , ia sedang berperang yang dapat menyedot anggaran belanja Barang siapa berkompetisi , ia memiliki keunggulan yang sulit ditandingi pesaingnya dan mendatangkan lebih banyak uang bagi dirinya dan lingkungannya.” Jadi , hati – hati dengan kompetisi . Banyak orang terjebak untuk mengalahkan pesaing . Tujuannya adalah meniadakan persaingan . Betulkah demikian ? Yang jelas , upaya seperti ini hanya akan menggerogoti anggaran . Kita hanya membuang – buang waktu untuk mengurusi orang lain ( pesaing kita ) . Mengapa kita tidak berfokus untuk memperbaiki kinerja sehingga memiliki daya saing yang lebih kuat dibanding pesaing ? Hanya sedikit orang yang mampu berpikir seperti ini . Namun saya yakin , Kamu salah satunya.

Dunia usaha yang kompetitif dan efisien

Itulah yang diperlukan dalam mengantisipasi era globalisasi perekonomian. Lantas, sudahkah dunia usaha nasional memiliki ciri-ciri kompetitif dan efisien? Jawabannya tentu saja bisa berupa angka-angka, antara lain angka perndapatan per kapita penduduk, jumlah jam kerja, nilai ekspor nonmigas plus migas, besarnya upah minimum, dan sebagainya.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Tingkat Efisiensi

Selain itu pertumbuhan ekonomi nasional pun menunjukkan tingkat efisiensi dan kemampuan bersaing dari dunia usaha nasional. Bagaimanapun dalam sistem perekonomian yag berlaku di Negara kita, dunia usaha berperan sebagai motor penggerak. Dengan demikian, laju pertumbuhan ekonomi amat ditentukan oleh kondisi dunia usaha.

Baca Juga : Cara Investasi Emas Di Bank Syariah Dan Pengambilannya

Globalisasi perekonomian menutut efisiensi dan kemampuan bersaing yang tinggi.

Sudah jelas dunia usaha yang tidak efisien dan tidak kompetitif tak akan mampu go international. Selain itu yang harus diperhatikan adalah faktor ketahanan dari dunia usaha tersebut, apakah mudah terpengaruh “berbagai virus perekonomian” seperti resesi, inflasi, dan sebagainya, atau cukup tegar dalam mengantisipasi berbagai kondisi perekonomian ? Kuncinya tak lain dalam segi efisiensi dan kemampuan dalam bersaing. Dunia usaha yang sudah memiliki tingkat efisiensi dan daya kompetisi yang tinggi, antara lain menunjukkan performance yang sehat, mantap dan stabil. Unsur-unsur finansial seperti likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas cenderung dalam keadaan yang positif dan wajar.

Dukungan Pemerintah

Untuk membangun dunia usaha yang kompetitif dan efisien diperlukan dukungan penuh dari pemerintah, antara lain melalui kebijaksanaan deregulasi dan debirokratisasi bidang moneter dan perbankan, fiscal serta riil. Untuk bersaing di pasar global, pemerintah perlu mendorong dunia usaha, yakni melalui kemudahan-kemudahan. Kebijaksanaan menyangkut pajak ekspor umpamanya, paling tidak bepengaruh secara langsung terhadap nilai jual di pasar global. Bagaimanapun di pasar global, hanya produk yang berkualitas baik serta dengan nilai jual yang wajar yang akan mampu bersaing. Selain itu, kontinuitas pengiriman produk atau timing juga sangat menentukan. Produk yang kompetitif harus memenuhi persyaratan standar tertetu.

Sumber : Suryono Ekotama

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: