Pasar Modal Syariah Dalam Perspektif Hukum Islam

Pasar Modal Syariah Dalam Perspektif Hukum Islam

PASAR MODAL SYARIAH

Pasar Modal Syariah Dalam Perspektif Hukum Islam – Industri Syariah Sejarah perkembangan industri keuangan syariah yang meliputi perbankan , asuransi dan pasar modal pada dasarnya merupakan suatu proses sejarah yang sangat panjang . Lahirnya Agama Islam sekitar 15 ( lima belas ) abad yang lalu meletakkan dasar penerapan prinsip syariah dalam industri keuangan , karena di dalam Islam dikenal kaidah muamalah yang merupakan kaedah hukum atas hubungan antara manusia yang di dalamnya termasuk hubungan perdagangan dalam arti yang luas , Namun demikian , perkembangan penerapan prinsip syariah mengalami masa surut selama kurun waktu yang relatif lama pada masa imperium negara – negara Eropa .

Baca Juga : Ini Dia Manfaat Telur Dan Resep Membuat Gadon Telur

Pada masa out negara – negara di Timur Tengah serta negara – negara Islam lain hampir semuanya menjadi wilayah negara Eropa layah jajahan negara engan banyaknya jahan dan semakin banyak Islam mulai ekitar tahun 1960 – an  perkembangan selanjutnya , dengan ba Dalam perke negara Islam yang terbebas dari penjajahan terdidiknya generasi muda Islam , maka ajaran Islam meraih masa kebangkitan kembali . Sekitar tahun banyak cendekiawan moslem dari negara – negara Islam mulai melakukan pengkajian ulang atas penerapan sistem hukum Eropa ke dalam industri keuangan dan sekaligus memperkenalkan penerapan prinsip syariah Islam dalam industri keuangannya .

Penerapan Prinsip Syariah

Secara umum , penerapan prinsip syariah dalam industri pasar modal khususnya pada instrumen saham dilakukan berdasarkan penilaian atas saham yang diterbitkan oleh masing – masing perusahaan . Karena instrumen saham secara natural telah sesuai dengan prinsip syariah mengingat sifat saham dimaksud bersifat penyertaan . Para ahli fiqih berpendapat bahwa suatu saham dapat dikatergorikan dilarang dalam memenuhi prinsip syariah apabila kegiatan perusahaan yang menerbitkan saham tersebut tidak ter an saham tersebut tidak tercakup pada hal – hal yang syariah Islam . Pasar Modal Syariah di Indonesia Sejak secara resmi Badan Pengawas Pa ( Bapepam ) meluncurkan prinsip pasar modal tanggal 14 dan 15 Maret 2003 dengan ditandata pengawas Pasar

Modal asar

modal syariah pada ditandatanganinya nota kesepahaman antara Bapepam dengan Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia ( DSN – MUI ) , maka dalam perjalanannya perkembangan dan pertumbuhan transaksi efek syariah di pasar modal Indonesia terus meningkat . Walaupun sebagian besar penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam namun perkembangan pasar modal yang berbasis syariah dapat dikatakan sangat tertinggal jauh terutama jika dibandingkan dengan Malaysia yang telah menerapkan beberapa instrumen keuangan syariah untuk industri pasar modalnya .

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Masalah yang Dihadapi Pasar Modal

Kenyataan lain yang dihadapi oleh pasar modal syariah kita hingga saat ini adalah minimnya jumlah pemodal yang melakukan investasi. Terutama jika dibandingkan dengan jumlah pemodal yang ada pada sektor perbankan. Bangkitnya ekonomi Islam di Indonesia dewasa ini menjadi fenomena yang menarik dan menggembirakan. Terutama bagi penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Praktek kegiatan ekonomi konvensional , khususnya dalam kegiatan pasar modal yang mengandung unsur spekulasi. Sebagai salah satu komponennya nampaknya masih menjadi hambatan psikologis bagi umat Islam untuk turut aktif dalam kegiatan investasi. terutama di bidang pasar modal, sekalipun berlabel syariah .

Perbedaan pasar modal konvensional dengan pasar modal syariah

Perbedaan mendasar antara pasar modal konvensional dengan pasar modal syariah dapat dilihat pada instrumen dan mekanisme transaksinya. Sedangkan perbedaan nilai indeks saham syariah dengan nilai indeks saham konvensional. Terletar pada kriteria saham emiten yang harus memenuhi prinsip prinsip dasar syariah. Secara umum konsep pasar modal syariah dengan pasar modal konvensional tidak jauh berbeda. Meskipun dalam konsep pasar modal syariah disebutkan bahwa saham yang diperdagangkan harus berasal dari perusahaan. Yang bergerak dalam sektor yang memenuhi kriteria syariah dan terbebas dari unsur ribawi. Serta transaksi saham dilakukan dengan menghindarkan berbagai praktik spekulasi .

Mengakomodir Kebutuhan Umat Islam

Pasar modal syariah dikembangkan dalam rangka mengakomodir kebutuhan umat Islam di Indonesia. Yang ingin melakukan investasi di produk – produk pasar modal yang sesual dengan prinsip dasar syariah. Dengan semakin beragamnya sarana dan produk investasi di Indonesia. Diharapkan masyarakat akan memiliki alternatif berinvestasi yang dianggap sesuai dengan keinginannya. Disamping investasi yang selama ini sudah dikenal dan berkembang di sektor perbankan. Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia adalah merupakan sebuah negara dengan penduduk yang mayoritas beragama Islam. Oleh karena itu sektor industri pasar modal diharapkan bisa mengakomodir dan sekaligus melibatkan peran serta warga muslim. Dimaksud secara langsung untuk ikut aku menjadi pelaku utama pasar , tentunya adalah sebagai investor lokal di pasar modal Indonesia .

Sumber : Tanti Haikal

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: