Produsen Gula Merah Tebu Kudus Asli Kudus : Distributor Gula Merah

Produsen Gula Merah Tebu Kudus Asli Kudus : Distributor Gula Merah – Tebu adalah komoditas pertanian yang banyak ditanam di Indonesia. Tebu sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan baku industri gula pasir (gula kristal). Gula pasir diproduksi dengan proses fisikawi dan kimiawi (bantuan penambahan zat kimia) selama proses berlangsung, sehingga memungkinkan adanya efek kurang baik untuk kesehatan, misalnya diabetes. Gulamerah, selain bisa diproduksi dari nira pohon palma, bisa juga diproduksi dengan nira tebu. Gula merah tebu ini mempunyai bentuk seperti gula merah yang berada di pasaran dengan citarasa manis, seperti gula pasir dan berwarna cokelat.

Olahan Tebu

Gula merah merupakan hasil olahan dari nira dengan cara menguapkan airnya, kemudian dicetak. Gula ini adalah gula yang berbentuk padat dan berwarna coklat kemerahan sampai dengan coklat tua. Nira yang digunakan untuk memproduksi gula merah biasanya berasal dari tanaman kelapa, aren, lontar atau siwalan dan tebu. Mengingat sumber-sumber bahan baku nira yang demikian beragam, produksi gula merah telah lama dikenal di berbagai daerah, antara lain di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Gula merah yang berasal dari Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur umumnya diproses dengan menggunakan bahan baku tebu atau Siwalan, sedangkan dari Jawa Barat biasanya menggunakan bahan baku nira kelapa atau aren.

Pembuatan

Penambahan air kapur ini mengikat kotoran-kotoran yang masih tertinggal di nira. Setelah penambahan air kapur nira muncul gumpalan kotoran dari nira dalam wajan. Gumpalan kotoran diambil menggunakan serok penyaring. Selanjutnya, nira dimasak dengan pengadukan sampai mengental. Nira yang sudah mengental dicetak menggunakan cetakan berbentuk silinder. Gula merah tebu mempunyai peluang industri cukup besar karena permintaan konsumen terhadap gula merah tebu tinggi dan kesempatan ekspor besar. Dengan adanya gula merah tebu ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi gula pasir dan menambah variasi gula merah. Pada umumnya gula merah tebu diproduksi oleh industri-industri rumah tangga yang biasanya dilakukan secara turun-temurun dan dengan menggunakan peralatan yang sederhana bahkan ada yang masih menggunakan bantuan tenaga hewan. Sebenarnya gula merah tebu tidak hanya diproduksi di Indonesia, tetapi juga di India, Cina, Pakistan, Bangladesh, Afrika Timur, Bolivia, Jepang, dan Amerika Selatan.

Pengolahan

Pengolahan dengan pemanasan menyebabkan gula merah memiliki warna yang bervariasi dari kuning hingga coklat tua, tetapi pada umumnya berwarna coklat kemerahan. Menurut Nengah (1990), warna merah terbentuk karena adanya reaksi pencoklatan (browning) selama pengolahan, baik melalui reaksi Maillard maupun reaksi karamelisasi. Agar diperoleh warna merah yang baik, kering, berwarna kekuningan, keras dan padat (tidak lembek) sebaiknya pH nira sebelum diolah diatur antara 5,5 – 6,5. Di luar kisaran tersebut gula sukar mengkristal (BALITKA, 1989). Menurut Dachlan (1984), untuk memperoleh warna gula kekuningan, sebelum nira dipanaskan perlu ditambahkan kira-kira 5 gram Na-metabisulfit untuk setiap 25 liter nira. Selain itu, penggunaan api jangan terlalu besar tetapi cukup untuk mendidihkan nira dan nyala api diusahakan stabil.

Kandungan Gula Merah

Gula merah memiliki rasa sedikit asam karena adanya kandungan asam-asam organik. Adanya asam-asam ini menyebabkan gula merah mempunyai aroma yang khas, sedikit asam dan berbau karamel. Rasa karamel diduga disebabkan adanya reaksi karamelisasi akibat panas selama pemasakan. Karamelisasi juga menyebabkan timbulnya warna coklat pada gula merah (Nengah, 1990). Kecukupan pemasakan dapat mempengaruhi mutu gula yang dihasilkan. Pemasakan gula yang terlalu lama biasanya akan menghasilkan gula yang keras dengan warna coklat tua, sedangkan bila pemasakan kurang hasilnya akan lembek dan mudah meleleh (Nengah, 1990). Warna merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas penampakan bahan pangan di samping bentuk dan ukuran. Pada gula merah, warna dijadikan sebagai salah satu faktor kualitas produk. Sardjono (1986) dan Balai Penelitian Kimia Semarang (1978) mengemukakan bahwa gula merah yang warnanya lebih cerah dianggap kualitasnya lebih baik.

Mutu Gula Merah

Distributor Gula Merah. Mutu gula merah terutama ditentukan oleh penampilannya, yaitu bentuk, warna, dan kekerasan. Kekerasan dan warna gula sangat dipengaruhi oleh mutu nira, terutama setelah proses fermentasi (Sardjono, 1986). Gula merah memiliki tekstur dan struktur yang kompak, serta tidak terlalu keras sehingga mudah dipatahkan dan memberi kesan lunak. Selain itu gula merah juga memiliki aroma dan rasa yang khas. Rasa manis pada gula merah disebabkan karena gula merah mengandung beberapa jenis senyawa gula seperti sukrosa, fruktosa, dan maltosa (Santoso, 1988). Selain itu, gula merah memiliki sifat-sifat yang spesifik, sehingga peranannya tidak dapat digantikan oleh jenis gula lainnya.

Menjadi Kebutuhan Pokok

Gula merah hampir  menjadi kebutuhan pokok terutama bagi orang Jawa karena banyak digunakan sebagai bahan tambahan berbagai macam olahan makanan dan industri kecap. Proses pengolahan gula merah tebu meliputi pemerahan, pemurnian nira, pemasakan, dan pencetakan. Batang tebu yang sudah dibersihkan dari daun kering diperah menggunakan mesin giling (mesin pres). Hasil pemerahan ini menghasilkan ampas tebu (bagas) dan nira. Bagas ini bisa dijemur dan digunakan sebagai bahan bakar pemasakan nira. Nira yang dihasilkan seringkali masih mengandung kotoran benda padat, sehingga perlu disaring untuk menghasilkan nira yang bersih. Nirayang sudah bersih dimasak dalam 5 wajan yang berderet sampai mendidih. Nira tebu pada wajan pertama ditambahkan air kapur sekitar 0,02 persen (sampai pH 7) sebagai penjernih nira.

Lebih Sehat Dari Gula Aren

Gula merah tebu lebih sehat dari pada gula aren. Gula tebu yang sudah banyak diproduksi dalam bentuk gula semut (butiran) dan dikemas dengan nama brown sugar. Gulasemut banyak digunakan sebagai bahan baku tambahan pada  industri kecap. Gula merah tebu ini bisa dijadikan alternatif pengganti gula pasir maupun gula merah. Gulamerah adalah gula yang terbuat dari nira pohon palma seperti aren, nipah, siwahan, dan kelapa. Gula merah dikenal juga dengan nama gula aren (terbuat dari nira pohon aren) dan gula kelapa (terbuat dari nira pohon kelapa). Di Pulau Jawa, gula merah banyak dikenal dengan nama gula Jawa. Gula merah berbentuk setengah elips atau silinder. Gula merah mempunyai beragam warna, seperti cokelat kuning sampai cokelat kehitaman.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Harus Memenuhi Standar

Untuk bisa masuk ke pasar ekspor tentu gula merah tebu harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh masing-masing negara pengimpor, selain juga harus telah memenuhi standar mutu nasional SNI. Jika industri-industri gula merah tebu di Indonesia, terutama yang berada di sentra-sentra produksi, mampu meningkatkan kualitas gula merah tebu yang dihasilkan, maka tidak mustahil gula merah tebu akan menjadi salah satu produk andalan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga : Distributor Gula Merah Tebu Kudus : Keuntungan Bisnis Gula Tebu

Mampu Memberikan Keuntungan

Secara nasional sentra-sentra produksi gula merah tersebut di atas mencakup lebih dari 70 persen dari total produksi gula merah nasional. Dari perspektif pengembangan usaha pedesaan, produksi gula merah tebu mampu memberikan harapan keuntungan yang memadai. Terbukanya peluang ekspor untuk produk gula merah tebu juga semakin menguntungkan industri gula merah tebu. Salah satu industri gula merah tebu di Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh industri gula merah yang telah mencapai pasar ekspor ke Jepang. Kebutuhan gula merah tebu di Jepang cukup besar, karena selain mengimpor gula merah tebu dari Indonesia, Jepang pun masih mendatangkan dari Cina, Korea, India, dan Bolivia (Ehman, 1998).

Sumber : Leli Nofita

 

 

 

 

 

Distributor Gula Merah Tebu Kudus : Keuntungan Bisnis Gula Tebu

Distributor Gula Merah Tebu Kudus : Keuntungan Bisnis Gula Tebu – Tebu adalah komoditas pertanian yang banyak ditanam di Indonesia. Tebu sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan baku industri gula pasir (gula kristal). Gula pasir diproduksi dengan proses fisikawi dan kimiawi (bantuan penambahan zat kimia) selama proses berlangsung, sehingga memungkinkan adanya efek kurang baik untuk kesehatan, misalnya diabetes. Gulamerah, selain bisa diproduksi dari nira pohon palma, bisa juga diproduksi dengan nira tebu. Gula merah tebu ini mempunyai bentuk seperti gula merah yang berada di pasaran dengan citarasa manis, seperti gula pasir dan berwarna cokelat.

Mutu Gula Merah

Distributor Gula Merah. Mutu gula merah terutama ditentukan oleh penampilannya, yaitu bentuk, warna, dan kekerasan. Kekerasan dan warna gula sangat dipengaruhi oleh mutu nira, terutama setelah proses fermentasi (Sardjono, 1986). Gula merah memiliki tekstur dan struktur yang kompak, serta tidak terlalu keras sehingga mudah dipatahkan dan memberi kesan lunak. Selain itu gula merah juga memiliki aroma dan rasa yang khas. Rasa manis pada gula merah disebabkan karena gula merah mengandung beberapa jenis senyawa gula seperti sukrosa, fruktosa, dan maltosa (Santoso, 1988). Selain itu, gula merah memiliki sifat-sifat yang spesifik, sehingga peranannya tidak dapat digantikan oleh jenis gula lainnya.

Pembuatan

Penambahan air kapur ini mengikat kotoran-kotoran yang masih tertinggal di nira. Setelah penambahan air kapur nira muncul gumpalan kotoran dari nira dalam wajan. Gumpalan kotoran diambil menggunakan serok penyaring. Selanjutnya, nira dimasak dengan pengadukan sampai mengental. Nira yang sudah mengental dicetak menggunakan cetakan berbentuk silinder. Gula merah tebu mempunyai peluang industri cukup besar karena permintaan konsumen terhadap gula merah tebu tinggi dan kesempatan ekspor besar. Dengan adanya gula merah tebu ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi gula pasir dan menambah variasi gula merah. Pada umumnya gula merah tebu diproduksi oleh industri-industri rumah tangga yang biasanya dilakukan secara turun-temurun dan dengan menggunakan peralatan yang sederhana bahkan ada yang masih menggunakan bantuan tenaga hewan. Sebenarnya gula merah tebu tidak hanya diproduksi di Indonesia, tetapi juga di India, Cina, Pakistan, Bangladesh, Afrika Timur, Bolivia, Jepang, dan Amerika Selatan.

Kandungan Gula Merah

Gula merah memiliki rasa sedikit asam karena adanya kandungan asam-asam organik. Adanya asam-asam ini menyebabkan gula merah mempunyai aroma yang khas, sedikit asam dan berbau karamel. Rasa karamel diduga disebabkan adanya reaksi karamelisasi akibat panas selama pemasakan. Karamelisasi juga menyebabkan timbulnya warna coklat pada gula merah (Nengah, 1990). Kecukupan pemasakan dapat mempengaruhi mutu gula yang dihasilkan. Pemasakan gula yang terlalu lama biasanya akan menghasilkan gula yang keras dengan warna coklat tua, sedangkan bila pemasakan kurang hasilnya akan lembek dan mudah meleleh (Nengah, 1990). Warna merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas penampakan bahan pangan di samping bentuk dan ukuran. Pada gula merah, warna dijadikan sebagai salah satu faktor kualitas produk. Sardjono (1986) dan Balai Penelitian Kimia Semarang (1978) mengemukakan bahwa gula merah yang warnanya lebih cerah dianggap kualitasnya lebih baik.

Menjadi Kebutuhan Pokok

Gula merah hampir  menjadi kebutuhan pokok terutama bagi orang Jawa karena banyak digunakan sebagai bahan tambahan berbagai macam olahan makanan dan industri kecap. Proses pengolahan gula merah tebu meliputi pemerahan, pemurnian nira, pemasakan, dan pencetakan. Batang tebu yang sudah dibersihkan dari daun kering diperah menggunakan mesin giling (mesin pres). Hasil pemerahan ini menghasilkan ampas tebu (bagas) dan nira. Bagas ini bisa dijemur dan digunakan sebagai bahan bakar pemasakan nira. Nira yang dihasilkan seringkali masih mengandung kotoran benda padat, sehingga perlu disaring untuk menghasilkan nira yang bersih. Nirayang sudah bersih dimasak dalam 5 wajan yang berderet sampai mendidih. Nira tebu pada wajan pertama ditambahkan air kapur sekitar 0,02 persen (sampai pH 7) sebagai penjernih nira.

Lebih Sehat Dari Gula Aren

Gula merah tebu lebih sehat dari pada gula aren. Gula tebu yang sudah banyak diproduksi dalam bentuk gula semut (butiran) dan dikemas dengan nama brown sugar. Gulasemut banyak digunakan sebagai bahan baku tambahan pada  industri kecap. Gula merah tebu ini bisa dijadikan alternatif pengganti gula pasir maupun gula merah. Gulamerah adalah gula yang terbuat dari nira pohon palma seperti aren, nipah, siwahan, dan kelapa. Gula merah dikenal juga dengan nama gula aren (terbuat dari nira pohon aren) dan gula kelapa (terbuat dari nira pohon kelapa). Di Pulau Jawa, gula merah banyak dikenal dengan nama gula Jawa. Gula merah berbentuk setengah elips atau silinder. Gula merah mempunyai beragam warna, seperti cokelat kuning sampai cokelat kehitaman.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Harus Memenuhi Standar

Untuk bisa masuk ke pasar ekspor tentu gula merah tebu harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh masing-masing negara pengimpor, selain juga harus telah memenuhi standar mutu nasional SNI. Jika industri-industri gula merah tebu di Indonesia, terutama yang berada di sentra-sentra produksi, mampu meningkatkan kualitas gula merah tebu yang dihasilkan, maka tidak mustahil gula merah tebu akan menjadi salah satu produk andalan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga : Inilah Kronologi Pembunuhan Sadis Siswi SMP Bunuh Balita

Mampu Memberikan Keuntungan

Secara nasional sentra-sentra produksi gula merah tersebut di atas mencakup lebih dari 70 persen dari total produksi gula merah nasional. Dari perspektif pengembangan usaha pedesaan, produksi gula merah tebu mampu memberikan harapan keuntungan yang memadai. Terbukanya peluang ekspor untuk produk gula merah tebu juga semakin menguntungkan industri gula merah tebu. Salah satu industri gula merah tebu di Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh industri gula merah yang telah mencapai pasar ekspor ke Jepang. Kebutuhan gula merah tebu di Jepang cukup besar, karena selain mengimpor gula merah tebu dari Indonesia, Jepang pun masih mendatangkan dari Cina, Korea, India, dan Bolivia (Ehman, 1998).

Olahan Tebu

Gula merah merupakan hasil olahan dari nira dengan cara menguapkan airnya, kemudian dicetak. Gula ini adalah gula yang berbentuk padat dan berwarna coklat kemerahan sampai dengan coklat tua. Nira yang digunakan untuk memproduksi gula merah biasanya berasal dari tanaman kelapa, aren, lontar atau siwalan dan tebu. Mengingat sumber-sumber bahan baku nira yang demikian beragam, produksi gula merah telah lama dikenal di berbagai daerah, antara lain di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Gula merah yang berasal dari Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur umumnya diproses dengan menggunakan bahan baku tebu atau Siwalan, sedangkan dari Jawa Barat biasanya menggunakan bahan baku nira kelapa atau aren.

Pengolahan

Pengolahan dengan pemanasan menyebabkan gula merah memiliki warna yang bervariasi dari kuning hingga coklat tua, tetapi pada umumnya berwarna coklat kemerahan. Menurut Nengah (1990), warna merah terbentuk karena adanya reaksi pencoklatan (browning) selama pengolahan, baik melalui reaksi Maillard maupun reaksi karamelisasi. Agar diperoleh warna merah yang baik, kering, berwarna kekuningan, keras dan padat (tidak lembek) sebaiknya pH nira sebelum diolah diatur antara 5,5 – 6,5. Di luar kisaran tersebut gula sukar mengkristal (BALITKA, 1989). Menurut Dachlan (1984), untuk memperoleh warna gula kekuningan, sebelum nira dipanaskan perlu ditambahkan kira-kira 5 gram Na-metabisulfit untuk setiap 25 liter nira. Selain itu, penggunaan api jangan terlalu besar tetapi cukup untuk mendidihkan nira dan nyala api diusahakan stabil.

Sumber : Leli Nofita

 

 

 

 

Manfaat Gula Merah Tebu Dan Kandungan Di Dalamnya

Manfaat Gula Merah Tebu Dan Kandungan Di Dalamnya – Tebu adalah komoditas pertanian yang banyak ditanam di Indonesia. Tebu sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan baku industri gula pasir (gula kristal). Gula pasir diproduksi dengan proses fisikawi dan kimiawi (bantuan penambahan zat kimia) selama proses berlangsung, sehingga memungkinkan adanya efek kurang baik untuk kesehatan, misalnya diabetes. Gulamerah, selain bisa diproduksi dari nira pohon palma, bisa juga diproduksi dengan nira tebu. Gula merah tebu ini mempunyai bentuk seperti gula merah yang berada di pasaran dengan citarasa manis, seperti gula pasir dan berwarna cokelat.

Menjadi Kebutuhan Pokok

Gula merah hampir  menjadi kebutuhan pokok terutama bagi orang Jawa karena banyak digunakan sebagai bahan tambahan berbagai macam olahan makanan dan industri kecap. Proses pengolahan gula merah tebu meliputi pemerahan, pemurnian nira, pemasakan, dan pencetakan. Batang tebu yang sudah dibersihkan dari daun kering diperah menggunakan mesin giling (mesin pres). Hasil pemerahan ini menghasilkan ampas tebu (bagas) dan nira. Bagas ini bisa dijemur dan digunakan sebagai bahan bakar pemasakan nira. Nira yang dihasilkan seringkali masih mengandung kotoran benda padat, sehingga perlu disaring untuk menghasilkan nira yang bersih. Nirayang sudah bersih dimasak dalam 5 wajan yang berderet sampai mendidih. Nira tebu pada wajan pertama ditambahkan air kapur sekitar 0,02 persen (sampai pH 7) sebagai penjernih nira.

Lebih Sehat Dari Gula Aren

Gula merah tebu lebih sehat dari pada gula aren. Gula tebu yang sudah banyak diproduksi dalam bentuk gula semut (butiran) dan dikemas dengan nama brown sugar. Gulasemut banyak digunakan sebagai bahan baku tambahan pada  industri kecap. Gula merah tebu ini bisa dijadikan alternatif pengganti gula pasir maupun gula merah. Gulamerah adalah gula yang terbuat dari nira pohon palma seperti aren, nipah, siwahan, dan kelapa. Gula merah dikenal juga dengan nama gula aren (terbuat dari nira pohon aren) dan gula kelapa (terbuat dari nira pohon kelapa). Di Pulau Jawa, gula merah banyak dikenal dengan nama gula Jawa. Gula merah berbentuk setengah elips atau silinder. Gula merah mempunyai beragam warna, seperti cokelat kuning sampai cokelat kehitaman.

Pembuatan

Penambahan air kapur ini mengikat kotoran-kotoran yang masih tertinggal di nira. Setelah penambahan air kapur nira muncul gumpalan kotoran dari nira dalam wajan. Gumpalan kotoran diambil menggunakan serok penyaring. Selanjutnya, nira dimasak dengan pengadukan sampai mengental. Nira yang sudah mengental dicetak menggunakan cetakan berbentuk silinder. Gula merah tebu mempunyai peluang industri cukup besar karena permintaan konsumen terhadap gula merah tebu tinggi dan kesempatan ekspor besar. Dengan adanya gula merah tebu ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi gula pasir dan menambah variasi gula merah. Pada umumnya gula merah tebu diproduksi oleh industri-industri rumah tangga yang biasanya dilakukan secara turun-temurun dan dengan menggunakan peralatan yang sederhana bahkan ada yang masih menggunakan bantuan tenaga hewan. Sebenarnya gula merah tebu tidak hanya diproduksi di Indonesia, tetapi juga di India, Cina, Pakistan, Bangladesh, Afrika Timur, Bolivia, Jepang, dan Amerika Selatan.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Kandungan Gula Merah

Gula merah memiliki rasa sedikit asam karena adanya kandungan asam-asam organik. Adanya asam-asam ini menyebabkan gula merah mempunyai aroma yang khas, sedikit asam dan berbau karamel. Rasa karamel diduga disebabkan adanya reaksi karamelisasi akibat panas selama pemasakan. Karamelisasi juga menyebabkan timbulnya warna coklat pada gula merah (Nengah, 1990). Kecukupan pemasakan dapat mempengaruhi mutu gula yang dihasilkan. Pemasakan gula yang terlalu lama biasanya akan menghasilkan gula yang keras dengan warna coklat tua, sedangkan bila pemasakan kurang hasilnya akan lembek dan mudah meleleh (Nengah, 1990). Warna merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas penampakan bahan pangan di samping bentuk dan ukuran. Pada gula merah, warna dijadikan sebagai salah satu faktor kualitas produk. Sardjono (1986) dan Balai Penelitian Kimia Semarang (1978) mengemukakan bahwa gula merah yang warnanya lebih cerah dianggap kualitasnya lebih baik.

Harus Memenuhi Standar

Untuk bisa masuk ke pasar ekspor tentu gula merah tebu harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh masing-masing negara pengimpor, selain juga harus telah memenuhi standar mutu nasional SNI. Jika industri-industri gula merah tebu di Indonesia, terutama yang berada di sentra-sentra produksi, mampu meningkatkan kualitas gula merah tebu yang dihasilkan, maka tidak mustahil gula merah tebu akan menjadi salah satu produk andalan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga : Update Terbaru- Inilah Kronologi Susur Sungai SMP Turi

Mampu Memberikan Keuntungan

Secara nasional sentra-sentra produksi gula merah tersebut di atas mencakup lebih dari 70 persen dari total produksi gula merah nasional. Dari perspektif pengembangan usaha pedesaan, produksi gula merah tebu mampu memberikan harapan keuntungan yang memadai. Terbukanya peluang ekspor untuk produk gula merah tebu juga semakin menguntungkan industri gula merah tebu. Salah satu industri gula merah tebu di Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh industri gula merah yang telah mencapai pasar ekspor ke Jepang. Kebutuhan gula merah tebu di Jepang cukup besar, karena selain mengimpor gula merah tebu dari Indonesia, Jepang pun masih mendatangkan dari Cina, Korea, India, dan Bolivia (Ehman, 1998).

Olahan Tebu

Gula merah merupakan hasil olahan dari nira dengan cara menguapkan airnya, kemudian dicetak. Gula ini adalah gula yang berbentuk padat dan berwarna coklat kemerahan sampai dengan coklat tua. Nira yang digunakan untuk memproduksi gula merah biasanya berasal dari tanaman kelapa, aren, lontar atau siwalan dan tebu. Mengingat sumber-sumber bahan baku nira yang demikian beragam, produksi gula merah telah lama dikenal di berbagai daerah, antara lain di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Gula merah yang berasal dari Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur umumnya diproses dengan menggunakan bahan baku tebu atau Siwalan, sedangkan dari Jawa Barat biasanya menggunakan bahan baku nira kelapa atau aren.

Pengolahan

Pengolahan dengan pemanasan menyebabkan gula merah memiliki warna yang bervariasi dari kuning hingga coklat tua, tetapi pada umumnya berwarna coklat kemerahan. Menurut Nengah (1990), warna merah terbentuk karena adanya reaksi pencoklatan (browning) selama pengolahan, baik melalui reaksi Maillard maupun reaksi karamelisasi. Agar diperoleh warna merah yang baik, kering, berwarna kekuningan, keras dan padat (tidak lembek) sebaiknya pH nira sebelum diolah diatur antara 5,5 – 6,5. Di luar kisaran tersebut gula sukar mengkristal (BALITKA, 1989). Menurut Dachlan (1984), untuk memperoleh warna gula kekuningan, sebelum nira dipanaskan perlu ditambahkan kira-kira 5 gram Na-metabisulfit untuk setiap 25 liter nira. Selain itu, penggunaan api jangan terlalu besar tetapi cukup untuk mendidihkan nira dan nyala api diusahakan stabil.

Mutu Gula Merah

Mutu gula merah terutama ditentukan oleh penampilannya, yaitu bentuk, warna, dan kekerasan. Kekerasan dan warna gula sangat dipengaruhi oleh mutu nira, terutama setelah proses fermentasi (Sardjono, 1986). Gula merah memiliki tekstur dan struktur yang kompak, serta tidak terlalu keras sehingga mudah dipatahkan dan memberi kesan lunak. Selain itu gula merah juga memiliki aroma dan rasa yang khas. Rasa manis pada gula merah disebabkan karena gula merah mengandung beberapa jenis senyawa gula seperti sukrosa, fruktosa, dan maltosa (Santoso, 1988). Selain itu, gula merah memiliki sifat-sifat yang spesifik, sehingga peranannya tidak dapat digantikan oleh jenis gula lainnya.

Sumber : Leli Nofita

 

 

Simak Ini Dia Kandungan YangTerdapat Dalam Gula Merah Tebu

Simak Ini Dia Kandungan YangTerdapat Dalam Gula Merah Tebu  – Tebu adalah komoditas pertanian yang banyak ditanam di Indonesia. Tebu sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan baku industri gula pasir (gula kristal). Gula pasir diproduksi dengan proses fisikawi dan kimiawi (bantuan penambahan zat kimia) selama proses berlangsung, sehingga memungkinkan adanya efek kurang baik untuk kesehatan, misalnya diabetes. Gulamerah, selain bisa diproduksi dari nira pohon palma, bisa juga diproduksi dengan nira tebu. Gula merah tebu ini mempunyai bentuk seperti gula merah yang berada di pasaran dengan citarasa manis, seperti gula pasir dan berwarna cokelat.

Menjadi Kebutuhan Pokok

Gula merah hampir  menjadi kebutuhan pokok terutama bagi orang Jawa karena banyak digunakan sebagai bahan tambahan berbagai macam olahan makanan dan industri kecap. Proses pengolahan gula merah tebu meliputi pemerahan, pemurnian nira, pemasakan, dan pencetakan. Batang tebu yang sudah dibersihkan dari daun kering diperah menggunakan mesin giling (mesin pres). Hasil pemerahan ini menghasilkan ampas tebu (bagas) dan nira. Bagas ini bisa dijemur dan digunakan sebagai bahan bakar pemasakan nira. Nira yang dihasilkan seringkali masih mengandung kotoran benda padat, sehingga perlu disaring untuk menghasilkan nira yang bersih. Nirayang sudah bersih dimasak dalam 5 wajan yang berderet sampai mendidih. Nira tebu pada wajan pertama ditambahkan air kapur sekitar 0,02 persen (sampai pH 7) sebagai penjernih nira.

Lebih Sehat Dari Gula Aren

Gula merah tebu lebih sehat dari pada gula aren. Gula tebu yang sudah banyak diproduksi dalam bentuk gula semut (butiran) dan dikemas dengan nama brown sugar. Gulasemut banyak digunakan sebagai bahan baku tambahan pada  industri kecap. Gula merah tebu ini bisa dijadikan alternatif pengganti gula pasir maupun gula merah. Gulamerah adalah gula yang terbuat dari nira pohon palma seperti aren, nipah, siwahan, dan kelapa. Gula merah dikenal juga dengan nama gula aren (terbuat dari nira pohon aren) dan gula kelapa (terbuat dari nira pohon kelapa). Di Pulau Jawa, gula merah banyak dikenal dengan nama gula Jawa. Gula merah berbentuk setengah elips atau silinder. Gula merah mempunyai beragam warna, seperti cokelat kuning sampai cokelat kehitaman.

Nama Gula Merah

Di beberapa daerah dan negara gula merah tebu dikenal dengan nama daerah, misalnya gula merah tebu dari Sumatera Barat dikenal dengan nama Gula Saka, di India dan Bangladesh dikenal dengan nama Gur, di Afrika disebut Jaggery, di Amerika Selatan disebut Panela, dan di Jepang dikenal dengan Black Sugar atau Kuro Sato. Di pasar internasional gula merah dikenal dengan sebutan Brown Sugar. Beberapa sentra produksi gula merah tebu di Indonesia sudah semakin banyak karena semakin meluasnya areal tebu rakyat, seperti yang banyak dijumpai di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Perkembangan sentra-sentra produksi gula merah tebu tentu sangat positif dilihat dari segi pemanfaatan bahan baku tebu yang biasanya karena adanya kelebihan produksi tebu yang tidak terserap oleh pabrik gula besar yang memproduksi gula putih.

Pembuatan

Penambahan air kapur ini mengikat kotoran-kotoran yang masih tertinggal di nira. Setelah penambahan air kapur nira muncul gumpalan kotoran dari nira dalam wajan. Gumpalan kotoran diambil menggunakan serok penyaring. Selanjutnya, nira dimasak dengan pengadukan sampai mengental. Nira yang sudah mengental dicetak menggunakan cetakan berbentuk silinder. Gula merah tebu mempunyai peluang industri cukup besar karena permintaan konsumen terhadap gula merah tebu tinggi dan kesempatan ekspor besar. Dengan adanya gula merah tebu ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi gula pasir dan menambah variasi gula merah. Pada umumnya gula merah tebu diproduksi oleh industri-industri rumah tangga yang biasanya dilakukan secara turun-temurun dan dengan menggunakan peralatan yang sederhana bahkan ada yang masih menggunakan bantuan tenaga hewan. Sebenarnya gula merah tebu tidak hanya diproduksi di Indonesia, tetapi juga di India, Cina, Pakistan, Bangladesh, Afrika Timur, Bolivia, Jepang, dan Amerika Selatan.

Harus Memenuhi Standar

Untuk bisa masuk ke pasar ekspor tentu gula merah tebu harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh masing-masing negara pengimpor, selain juga harus telah memenuhi standar mutu nasional SNI. Jika industri-industri gula merah tebu di Indonesia, terutama yang berada di sentra-sentra produksi, mampu meningkatkan kualitas gula merah tebu yang dihasilkan, maka tidak mustahil gula merah tebu akan menjadi salah satu produk andalan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga : Update Terbaru- Inilah Kronologi Susur Sungai SMP Turi

Mampu Memberikan Keuntungan

Secara nasional sentra-sentra produksi gula merah tersebut di atas mencakup lebih dari 70 persen dari total produksi gula merah nasional. Dari perspektif pengembangan usaha pedesaan, produksi gula merah tebu mampu memberikan harapan keuntungan yang memadai. Terbukanya peluang ekspor untuk produk gula merah tebu juga semakin menguntungkan industri gula merah tebu. Salah satu industri gula merah tebu di Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh industri gula merah yang telah mencapai pasar ekspor ke Jepang. Kebutuhan gula merah tebu di Jepang cukup besar, karena selain mengimpor gula merah tebu dari Indonesia, Jepang pun masih mendatangkan dari Cina, Korea, India, dan Bolivia (Ehman, 1998).

Olahan Tebu

Gula merah merupakan hasil olahan dari nira dengan cara menguapkan airnya, kemudian dicetak. Gula ini adalah gula yang berbentuk padat dan berwarna coklat kemerahan sampai dengan coklat tua. Nira yang digunakan untuk memproduksi gula merah biasanya berasal dari tanaman kelapa, aren, lontar atau siwalan dan tebu. Mengingat sumber-sumber bahan baku nira yang demikian beragam, produksi gula merah telah lama dikenal di berbagai daerah, antara lain di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Gula merah yang berasal dari Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur umumnya diproses dengan menggunakan bahan baku tebu atau Siwalan, sedangkan dari Jawa Barat biasanya menggunakan bahan baku nira kelapa atau aren.

Kandungan Gula Merah

Gula merah memiliki rasa sedikit asam karena adanya kandungan asam-asam organik. Adanya asam-asam ini menyebabkan gula merah mempunyai aroma yang khas, sedikit asam dan berbau karamel. Rasa karamel diduga disebabkan adanya reaksi karamelisasi akibat panas selama pemasakan. Karamelisasi juga menyebabkan timbulnya warna coklat pada gula merah (Nengah, 1990). Kecukupan pemasakan dapat mempengaruhi mutu gula yang dihasilkan. Pemasakan gula yang terlalu lama biasanya akan menghasilkan gula yang keras dengan warna coklat tua, sedangkan bila pemasakan kurang hasilnya akan lembek dan mudah meleleh (Nengah, 1990). Warna merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas penampakan bahan pangan di samping bentuk dan ukuran. Pada gula merah, warna dijadikan sebagai salah satu faktor kualitas produk. Sardjono (1986) dan Balai Penelitian Kimia Semarang (1978) mengemukakan bahwa gula merah yang warnanya lebih cerah dianggap kualitasnya lebih baik.

Mutu Gula Merah

Mutu gula merah terutama ditentukan oleh penampilannya, yaitu bentuk, warna, dan kekerasan. Kekerasan dan warna gula sangat dipengaruhi oleh mutu nira, terutama setelah proses fermentasi (Sardjono, 1986). Gula merah memiliki tekstur dan struktur yang kompak, serta tidak terlalu keras sehingga mudah dipatahkan dan memberi kesan lunak. Selain itu gula merah juga memiliki aroma dan rasa yang khas. Rasa manis pada gula merah disebabkan karena gula merah mengandung beberapa jenis senyawa gula seperti sukrosa, fruktosa, dan maltosa (Santoso, 1988). Selain itu, gula merah memiliki sifat-sifat yang spesifik, sehingga peranannya tidak dapat digantikan oleh jenis gula lainnya.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Pengolahan

Pengolahan dengan pemanasan menyebabkan gula merah memiliki warna yang bervariasi dari kuning hingga coklat tua, tetapi pada umumnya berwarna coklat kemerahan. Menurut Nengah (1990), warna merah terbentuk karena adanya reaksi pencoklatan (browning) selama pengolahan, baik melalui reaksi Maillard maupun reaksi karamelisasi. Agar diperoleh warna merah yang baik, kering, berwarna kekuningan, keras dan padat (tidak lembek) sebaiknya pH nira sebelum diolah diatur antara 5,5 – 6,5. Di luar kisaran tersebut gula sukar mengkristal (BALITKA, 1989). Menurut Dachlan (1984), untuk memperoleh warna gula kekuningan, sebelum nira dipanaskan perlu ditambahkan kira-kira 5 gram Na-metabisulfit untuk setiap 25 liter nira. Selain itu, penggunaan api jangan terlalu besar tetapi cukup untuk mendidihkan nira dan nyala api diusahakan stabil.

Sumber : Leli Nofita

 

 

Keuntungan Bisnis Gula Tebu Merah : Distributor Gula Merah Tebu Kudus

Keuntungan Bisnis Gula Tebu Merah : Distributor Gula Merah Tebu Kudus – Tebu adalah komoditas pertanian yang banyak ditanam di Indonesia. Tebu sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan baku industri gula pasir (gula kristal). Gula pasir diproduksi dengan proses fisikawi dan kimiawi (bantuan penambahan zat kimia) selama proses berlangsung, sehingga memungkinkan adanya efek kurang baik untuk kesehatan, misalnya diabetes. Gulamerah, selain bisa diproduksi dari nira pohon palma, bisa juga diproduksi dengan nira tebu. Gula merah tebu ini mempunyai bentuk seperti gula merah yang berada di pasaran dengan citarasa manis, seperti gula pasir dan berwarna cokelat.

Lebih Sehat Dari Gula Aren

Gula merah tebu lebih sehat dari pada gula aren. Gula tebu yang sudah banyak diproduksi dalam bentuk gula semut (butiran) dan dikemas dengan nama brown sugar. Gulasemut banyak digunakan sebagai bahan baku tambahan pada  industri kecap. Gula merah tebu ini bisa dijadikan alternatif pengganti gula pasir maupun gula merah. Gulamerah adalah gula yang terbuat dari nira pohon palma seperti aren, nipah, siwahan, dan kelapa. Gula merah dikenal juga dengan nama gula aren (terbuat dari nira pohon aren) dan gula kelapa (terbuat dari nira pohon kelapa). Di Pulau Jawa, gula merah banyak dikenal dengan nama gula Jawa. Gula merah berbentuk setengah elips atau silinder. Gula merah mempunyai beragam warna, seperti cokelat kuning sampai cokelat kehitaman.

Menjadi Kebutuhan Pokok

Gula merah hampir  menjadi kebutuhan pokok terutama bagi orang Jawa karena banyak digunakan sebagai bahan tambahan berbagai macam olahan makanan dan industri kecap. Proses pengolahan gula merah tebu meliputi pemerahan, pemurnian nira, pemasakan, dan pencetakan. Batang tebu yang sudah dibersihkan dari daun kering diperah menggunakan mesin giling (mesin pres). Hasil pemerahan ini menghasilkan ampas tebu (bagas) dan nira. Bagas ini bisa dijemur dan digunakan sebagai bahan bakar pemasakan nira. Nira yang dihasilkan seringkali masih mengandung kotoran benda padat, sehingga perlu disaring untuk menghasilkan nira yang bersih. Nirayang sudah bersih dimasak dalam 5 wajan yang berderet sampai mendidih. Nira tebu pada wajan pertama ditambahkan air kapur sekitar 0,02 persen (sampai pH 7) sebagai penjernih nira.

Pembuatan

Penambahan air kapur ini mengikat kotoran-kotoran yang masih tertinggal di nira. Setelah penambahan air kapur nira muncul gumpalan kotoran dari nira dalam wajan. Gumpalan kotoran diambil menggunakan serok penyaring. Selanjutnya, nira dimasak dengan pengadukan sampai mengental. Nira yang sudah mengental dicetak menggunakan cetakan berbentuk silinder. Gula merah tebu mempunyai peluang industri cukup besar karena permintaan konsumen terhadap gula merah tebu tinggi dan kesempatan ekspor besar. Dengan adanya gula merah tebu ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi gula pasir dan menambah variasi gula merah. Pada umumnya gula merah tebu diproduksi oleh industri-industri rumah tangga yang biasanya dilakukan secara turun-temurun dan dengan menggunakan peralatan yang sederhana bahkan ada yang masih menggunakan bantuan tenaga hewan. Sebenarnya gula merah tebu tidak hanya diproduksi di Indonesia, tetapi juga di India, Cina, Pakistan, Bangladesh, Afrika Timur, Bolivia, Jepang, dan Amerika Selatan.

Baca Juga : Update Terbaru- Inilah Kronologi Susur Sungai SMP Turi

Nama Gula Merah

Di beberapa daerah dan negara gula merah tebu dikenal dengan nama daerah, misalnya gula merah tebu dari Sumatera Barat dikenal dengan nama Gula Saka, di India dan Bangladesh dikenal dengan nama Gur, di Afrika disebut Jaggery, di Amerika Selatan disebut Panela, dan di Jepang dikenal dengan Black Sugar atau Kuro Sato. Di pasar internasional gula merah dikenal dengan sebutan Brown Sugar. Beberapa sentra produksi gula merah tebu di Indonesia sudah semakin banyak karena semakin meluasnya areal tebu rakyat, seperti yang banyak dijumpai di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Perkembangan sentra-sentra produksi gula merah tebu tentu sangat positif dilihat dari segi pemanfaatan bahan baku tebu yang biasanya karena adanya kelebihan produksi tebu yang tidak terserap oleh pabrik gula besar yang memproduksi gula putih.

Mampu Memberikan Keuntungan

Secara nasional sentra-sentra produksi gula merah tersebut di atas mencakup lebih dari 70 persen dari total produksi gula merah nasional. Dari perspektif pengembangan usaha pedesaan, produksi gula merah tebu mampu memberikan harapan keuntungan yang memadai. Terbukanya peluang ekspor untuk produk gula merah tebu juga semakin menguntungkan industri gula merah tebu. Salah satu industri gula merah tebu di Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh industri gula merah yang telah mencapai pasar ekspor ke Jepang. Kebutuhan gula merah tebu di Jepang cukup besar, karena selain mengimpor gula merah tebu dari Indonesia, Jepang pun masih mendatangkan dari Cina, Korea, India, dan Bolivia (Ehman, 1998).

Harus Memenuhi Standar

Untuk bisa masuk ke pasar ekspor tentu gula merah tebu harus memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan oleh masing-masing negara pengimpor, selain juga harus telah memenuhi standar mutu nasional SNI. Jika industri-industri gula merah tebu di Indonesia, terutama yang berada di sentra-sentra produksi, mampu meningkatkan kualitas gula merah tebu yang dihasilkan, maka tidak mustahil gula merah tebu akan menjadi salah satu produk andalan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Olahan Tebu

Gula merah merupakan hasil olahan dari nira dengan cara menguapkan airnya, kemudian dicetak. Gula ini adalah gula yang berbentuk padat dan berwarna coklat kemerahan sampai dengan coklat tua. Nira yang digunakan untuk memproduksi gula merah biasanya berasal dari tanaman kelapa, aren, lontar atau siwalan dan tebu. Mengingat sumber-sumber bahan baku nira yang demikian beragam, produksi gula merah telah lama dikenal di berbagai daerah, antara lain di Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. Gula merah yang berasal dari Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur umumnya diproses dengan menggunakan bahan baku tebu atau Siwalan, sedangkan dari Jawa Barat biasanya menggunakan bahan baku nira kelapa atau aren.

Mutu Gula Merah

Mutu gula merah terutama ditentukan oleh penampilannya, yaitu bentuk, warna, dan kekerasan. Kekerasan dan warna gula sangat dipengaruhi oleh mutu nira, terutama setelah proses fermentasi (Sardjono, 1986). Gula merah memiliki tekstur dan struktur yang kompak, serta tidak terlalu keras sehingga mudah dipatahkan dan memberi kesan lunak. Selain itu gula merah juga memiliki aroma dan rasa yang khas. Rasa manis pada gula merah disebabkan karena gula merah mengandung beberapa jenis senyawa gula seperti sukrosa, fruktosa, dan maltosa (Santoso, 1988). Selain itu, gula merah memiliki sifat-sifat yang spesifik, sehingga peranannya tidak dapat digantikan oleh jenis gula lainnya.

Kandungan Gula Merah

Gula merah memiliki rasa sedikit asam karena adanya kandungan asam-asam organik. Adanya asam-asam ini menyebabkan gula merah mempunyai aroma yang khas, sedikit asam dan berbau karamel. Rasa karamel diduga disebabkan adanya reaksi karamelisasi akibat panas selama pemasakan. Karamelisasi juga menyebabkan timbulnya warna coklat pada gula merah (Nengah, 1990). Kecukupan pemasakan dapat mempengaruhi mutu gula yang dihasilkan. Pemasakan gula yang terlalu lama biasanya akan menghasilkan gula yang keras dengan warna coklat tua, sedangkan bila pemasakan kurang hasilnya akan lembek dan mudah meleleh (Nengah, 1990). Warna merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas penampakan bahan pangan di samping bentuk dan ukuran. Pada gula merah, warna dijadikan sebagai salah satu faktor kualitas produk. Sardjono (1986) dan Balai Penelitian Kimia Semarang (1978) mengemukakan bahwa gula merah yang warnanya lebih cerah dianggap kualitasnya lebih baik.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Pengolahan

Pengolahan dengan pemanasan menyebabkan gula merah memiliki warna yang bervariasi dari kuning hingga coklat tua, tetapi pada umumnya berwarna coklat kemerahan. Menurut Nengah (1990), warna merah terbentuk karena adanya reaksi pencoklatan (browning) selama pengolahan, baik melalui reaksi Maillard maupun reaksi karamelisasi. Agar diperoleh warna merah yang baik, kering, berwarna kekuningan, keras dan padat (tidak lembek) sebaiknya pH nira sebelum diolah diatur antara 5,5 – 6,5. Di luar kisaran tersebut gula sukar mengkristal (BALITKA, 1989). Menurut Dachlan (1984), untuk memperoleh warna gula kekuningan, sebelum nira dipanaskan perlu ditambahkan kira-kira 5 gram Na-metabisulfit untuk setiap 25 liter nira. Selain itu, penggunaan api jangan terlalu besar tetapi cukup untuk mendidihkan nira dan nyala api diusahakan stabil.

Sumber : Leli Nofita

 

Simak Proses Pembuatan Gula Tebu Secara Tradisional

Proses pembuatan gula tebu

Simak Proses Pembuatan Gula Tebu Secara Tradisional – Dari tebu dimasukkan ke mesin ampasnya bisa digunakan merebus sari air tebu cukup lama sampai sarinya mengental cukup padat dan kalau warnanya kuning itu menunjukkan kalau bahan bakunya bagus. Tebu adalah komoditas pertanian yang banyak ditanam di Indonesia. Tebu sebagian besar dimanfaatkan sebagai bahan baku industri gula pasir (gula kristal). Gula pasir diproduksi dengan proses fisikawi dan kimiawi (bantuan penambahan zat kimia) selama proses berlangsung, sehingga memungkinkan adanya efek kurang baik untuk kesehatan, misalnya diabetes.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Nira Tebu

Selain bisa diproduksi dari nira pohon palma, bisa juga diproduksi dengan nira tebu. Gula tebu ini mempunyai bentuk seperti gula merah yang berada di pasaran dengan citarasa manis, seperti gula pasir dan berwarna cokelat. Tebu lebih sehat dari pada gula aren. Sudah banyak diproduksi dalam bentuk gula semut (butiran) dan dikemas dengan nama brown sugar. Gula semut banyak digunakan sebagai bahan baku tambahan pada  industri kecap. Bisa dijadikan alternatif pengganti gula pasir maupun gula merah.

Baca Juga : Gula Merah Tebu Kudus Asli : Jual Gula Merah Tebu Kudus

Gula merah

Gula yang terbuat dari nira pohon palma seperti aren, nipah, siwahan, dan kelapa. Dikenal juga dengan nama gula aren (terbuat dari nira pohon aren) dan gula kelapa (terbuat dari nira pohon kelapa). Di Pulau Jawa, gula merah banyak dikenal dengan nama gula Jawa. Gula merah berbentuk setengah elips atau silinder. Mempunyai beragam warna, seperti cokelat kuning sampai cokelat kehitaman. Hampir  menjadi kebutuhan pokok terutama bagi orang Jawa karena banyak digunakan sebagai bahan tambahan berbagai macam olahan makanan dan industri kecap.

Pengolahan

Proses pengolahan gula merah tebu meliputi pemerahan, pemurnian nira, pemasakan, dan pencetakan. Batang tebu yang sudah dibersihkan dari daun kering diperah menggunakan mesin giling (mesin pres). Hasil pemerahan ini menghasilkan ampas tebu (bagas) dan nira. Bagas ini bisa dijemur dan digunakan sebagai bahan bakar pemasakan nira. Yang dihasilkan seringkali masih mengandung kotoran benda padat, sehingga perlu disaring untuk menghasilkan nira yang bersih. Yang sudah bersih dimasak dalam 5 wajan yang berderet sampai mendidih. Pada wajan pertama ditambahkan air kapur sekitar 0,02 persen (sampai pH 7) sebagai penjernih nira. Penambahan air kapur ini mengikat kotoran-kotoran yang masih tertinggal di nira. Setelah penambahan air kapur nira muncul gumpalan kotoran dari nira dalam wajan. Gumpalan kotoran diambil menggunakan serok penyaring. Selanjutnya, nira dimasak dengan pengadukan sampai mengental. Nira yang sudah mengental dicetak menggunakan cetakan berbentuk silinder.

Peluang Bisnis

Gula merah tebu mempunyai peluang industri cukup besar karena permintaan konsumen terhadap gula merah tebu tinggi dan kesempatan ekspor besar. Dengan adanya gula merah tebu ini diharapkan bisa mengurangi konsumsi gula pasir dan menambah variasi gula merah

Pemesanan

Nah kalian semua sudah tau begitu banyak manfaat gula merah. Kita memiliki 4 truk untuk pengiriman gula, tetapi kami masih belum bisa kirim ke luar pulau. Hanya daerah sekitar jawa barat, jawatimur. Kalau mau ke luar pulau bisa pakai kendaraan sendiri.  Kapasitasnya belum bisa ke luar pulau.  Di jateng pesanan banyak sekali jadi kami selalu kewalahan.

Packing

bisa, kita bisa packing 50 kg menggunakan karung. Tetapi jika ingin packing yang 50 kg hendaknya di konfirmasikan dahulu 3 hari sebelum pengambilan atau pengantaran. Karena kita butuh waktu untuk menyiapkan, dan minimal pembelian kita 7 ton.

Selalu Ada Stok

Biasanya kalau musim giling tebu banyak orang beroprasi di gudang, tetapi jika tidak musim tebu gudang akan kosong. Maksudnya tidak ada orang,tetapi kami masih memiliki banyak stok gula di dalam gudang.  Kita memiliki beberapa gudang di area kudus dan sekitarnya. Dan kami sekarang berlokasi di Kudus Jawa Tengah. Per tumbu kisaran 180-200 kg, jadi untuk badan industri kecap.

Manfaat gula merah

Mengatasi flu dan batuk

Sangat kaya akan antioksidan yang bisa membuat tubuh semakin kebal terhadap radikal bebas. Pada akhirnya, manfaat gula merah yang bisa dirasakan adalah sebagai terapi penyembuhan flu, batuk, dan demam.

Melancarkan haid

Manfaat gula merah yang pertama adalah melancarkan siklus menstruasi. Bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur tidak adalah salahnya untuk mendapatkan manfaat gula jawa. Gula dipercaya memperlancar peredaran darah dalam tubuh sehingga membuat siklus haid normal. Bahkan, gula merah juga dipercaya mampu meredakan kram saat menstruasi datang. Sel darah merah. Sering kali, gula merah dijadikan obat alami untuk mencegah anemia.

Menurunkan berat badan

Dengan kadar potasium yang tinggi, manfaat gula jawa yang bisa didapatkan adalah meningkatkan proses metabolisme, membantu mengeluarkan racun dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jika Anda mengonsumsi gula merah dengan jumlah terkontrol hal itu dipercaya dapat menurunkan berat badan Anda.

Tidak Mengandung Bahan Kimia

Karena terbuat dari bahan alami, gula merah tidak memiliki kandungan bahan kimia berbahaya. Justru, gula merah mengandung banyak mineral alami, seperti kalsium, iron, magnesium, potassium dan phosphorus.

Melawan radikal bebas

Manfaat gula merah lainnya adalah kemampuannya melawan efek radikal bebas. Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, terutama selenium yang membantu mencegah berbagai efek radikal bebas. Selain itu, antioksidan yang dimiliki gula merah juga dapat mengurangi sejumlah tanda penuaan. Campuran gula merah dengan teh hangat dipercaya akan mengobati migrain dan sakit kepala.

Mengatasi kelelahan

Mengandung folat dan zat besi dalam jumlah yang tinggi, manfaat gula jawa yang bisa dirasakan adalah mencegah kelelahan dan juga rasa lemas yang merupakan gejala umum dari anemia.

Mencegah anemia

Memiliki kandungan yang kaya zat besi dan folat. Kedua kandungan tersebut ampuh dalam mencegah terjadinya anemia. Manfaat gula merah lanjutannya adalah mempertahankan kadar normal

Pembuatan Gula Merah

Banyak cara dalam pembuatan gula merah asal tebu, mulai dari yang sederhana dengan menggunakan hewan/sapi hingga peralatan terkini. Pada sajian ini dijelaskan proses pembuatan  gula merah dengan menggunakan alat yang sederhana dengan harapan untuk mudah dilakukan pada tingkat petani melalui beberapa proses:

1) Pemanasan, proses pemanasan dilakukan melalui tahapan yaitu;

  • Masukkan tebu yang sudah terseleksi sebagai bahan dasar pembuatan gula merah diantara dua gilingan yang berputar yang digerakkan oleh  generator
  • Tebu akan terperas dan  tampunglah nira yang keluar dalam bak penampungan
  • Untuk membersihkan nira sebelum masuk ke kancah, lakukan penyaringan nira yang baru keluar dari gilingan dan hasilnya  diletakkan di dua atau tiga tempat,

2) Pengaliran.

Alirkan nira yang telah disaring ke kancah-kancah  pemasakan melalui  selang plastik. Usahakan setelah nira tertampung, segera dialirkan  ke kancah pemasakan, jika terlalu lama membiarkan nira di udara  bebas akan menyebabkan nira bersifat asam dan akan sukar diproses menjadi gula merah

3) Pemasakan.

Tahapan dalam pemanasan sebagai berikut;

  • Masukkan nira yang telah disaring ke dalam kancah-kancah  yang ada dalam satu deret 4-7 buah kancah. Kancah ini terbuat dari besi  yang tebal dengan garis tengah + 60-90 cm. Tinggi kancah secukupnya  tidak begitu dalam. Jumlahnya disesuaikan dengan  jumlah lubang dapur 4-7 buah. Penempatannya dibuat sedemikian rupa  sehingga  tepi kancah hampir rata dengan permukaan atas dari dapur,
  • Lakukan pemanasan setelah satu deretan dapur terisi penuh dengan menggunakan bahan bakar dari sisa-sisa ampas tebu yang telah dikeringkan terlebih dahulu
  • Bersihkan nira pada waktu berada dalam kancah dengan menggunakan kapur 20 gram untuk tiap 50 liter nira. Sifat kapur ini adalah mengikat koloid-koloid  sehingga akan mengendap  atau mengapung. Penggunaan banyak sedikitnya kapur tergantung  pada sifat air  tebu, umur tebu, banyak atau sedikitnya kotoran  serta kemurnian atau  kualitas tebu. BIla dapurnya baik, dalam waktu 15-20 menit  nira dalam kancah terdepan akan mendidih, kemudian disusul kancah nomer 2, 3 ,4 dan seterusnya
  • Pada saat mendidih, bersihkan kotoran kotoran terkumpul terapung-apung bersama  gelombang nira  dengan menggunakan  serok yang terbuat dari bambu,
  • Pasanglah srumbung pada kancah untuk mencegah agar jangan sampai tumpah nira yang berbuih dan naik saat mendidih,
  • Bila nira pada kancah 1 mulai menyusut karena penguapan, selanjutnya tuangkan nira pada kancah 2 ke  kancah 1 demikian seterusnya, sehingga kira-kira 4 kancah akan menghasilkan  I kancah gula merah yang jadi.

 

HUBUNGI Distributor Gula Merah 0813-1203-6906 (TSEL)

 

Simak Proses Pembuatan Gula Merah Serta Manfaat Gula Merah

Proses pembuatan gula tebu

Simak Proses Pembuatan Gula Merah Serta Manfaat Gula Merah – Dari tebu dimasukkan ke mesin ampasnya bisa digunakan merebus sari air tebu cukup lama sampai sarinya mengental cukup padat dan kalau warnanya kuning itu menunjukkan kalau bahan bakunya bagus.

Baca Juga : Gula Merah Tebu Kudus Asli : Jual Gula Merah Tebu Kudus

Pemesanan

Nah kalian semua sudah tau begitu banyak manfaat gula merah. Kita memiliki 4 truk untuk pengiriman gula, tetapi kami masih belum bisa kirim ke luar pulau. Hanya daerah sekitar jawa barat, jawatimur. Kalau mau ke luar pulau bisa pakai kendaraan sendiri.  Kapasitasnya belum bisa ke luar pulau.  Di jateng pesanan banyak sekali jadi kami selalu kewalahan.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Packing

bisa, kita bisa packing 50 kg menggunakan karung. Tetapi jika ingin packing yang 50 kg hendaknya di konfirmasikan dahulu 3 hari sebelum pengambilan atau pengantaran. Karena kita butuh waktu untuk menyiapkan, dan minimal pembelian kita 7 ton.

Selalu Ada Stok

Biasanya kalau musim giling tebu banyak orang beroprasi di gudang, tetapi jika tidak musim tebu gudang akan kosong. Maksudnya tidak ada orang,tetapi kami masih memiliki banyak stok gula di dalam gudang.  Kita memiliki beberapa gudang di area kudus dan sekitarnya. Dan kami sekarang berlokasi di Kudus Jawa Tengah. Per tumbu kisaran 180-200 kg, jadi untuk badan industri kecap.

Manfaat gula merah

Mengatasi flu dan batuk

Gula merah juga sangat kaya akan antioksidan yang bisa membuat tubuh semakin kebal terhadap radikal bebas. Pada akhirnya, manfaat gula merah yang bisa dirasakan adalah sebagai terapi penyembuhan flu, batuk, dan demam.

Melancarkan haid

Manfaat gula merah yang pertama adalah melancarkan siklus menstruasi. Bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur tidak adalah salahnya untuk mendapatkan manfaat gula jawa. Gula merah dipercaya memperlancar peredaran darah dalam tubuh sehingga membuat siklus haid normal. Bahkan, gula merah juga dipercaya mampu meredakan kram saat menstruasi datang. Sel darah merah. Sering kali, gula merah dijadikan obat alami untuk mencegah anemia.

Menurunkan berat badan

Dengan kadar potasium yang tinggi, manfaat gula jawa yang bisa didapatkan adalah meningkatkan proses metabolisme, membantu mengeluarkan racun dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jika Anda mengonsumsi gula merah dengan jumlah terkontrol hal itu dipercaya dapat menurunkan berat badan Anda.

Tidak Mengandung Bahan Kimia

Karena terbuat dari bahan alami, gula merah tidak memiliki kandungan bahan kimia berbahaya. Justru, gula merah mengandung banyak mineral alami, seperti kalsium, iron, magnesium, potassium dan phosphorus.

Melawan radikal bebas

Manfaat gula merah lainnya adalah kemampuannya melawan efek radikal bebas. Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, terutama selenium yang membantu mencegah berbagai efek radikal bebas. Selain itu, antioksidan yang dimiliki gula merah juga dapat mengurangi sejumlah tanda penuaan. Campuran gula merah dengan teh hangat dipercaya akan mengobati migrain dan sakit kepala.

Mengatasi kelelahan

Mengandung folat dan zat besi dalam jumlah yang tinggi, manfaat gula jawa yang bisa dirasakan adalah mencegah kelelahan dan juga rasa lemas yang merupakan gejala umum dari anemia.

Mencegah anemia

Gula merah memiliki kandungan yang kaya zat besi dan folat. Kedua kandungan tersebut ampuh dalam mencegah terjadinya anemia. Manfaat gula merah lanjutannya adalah mempertahankan kadar normal

Pembuatan Gula Merah

Banyak cara dalam pembuatan gula merah asal tebu, mulai dari yang sederhana dengan menggunakan hewan/sapi hingga peralatan terkini. Pada sajian ini dijelaskan proses pembuatan  gula merah dengan menggunakan alat yang sederhana dengan harapan untuk mudah dilakukan pada tingkat petani melalui beberapa proses:

1) Pemanasan, proses pemanasan dilakukan melalui tahapan yaitu;

  • Masukkan tebu yang sudah terseleksi sebagai bahan dasar pembuatan gula merah diantara dua gilingan yang berputar yang digerakkan oleh  generator
  • Tebu akan terperas dan  tampunglah nira yang keluar dalam bak penampungan
  • Untuk membersihkan nira sebelum masuk ke kancah, lakukan penyaringan nira yang baru keluar dari gilingan dan hasilnya  diletakkan di dua atau tiga tempat,

2) Pengaliran.

Alirkan nira yang telah disaring ke kancah-kancah  pemasakan melalui  selang plastik. Usahakan setelah nira tertampung, segera dialirkan  ke kancah pemasakan, jika terlalu lama membiarkan nira di udara  bebas akan menyebabkan nira bersifat asam dan akan sukar diproses menjadi gula merah

3) Pemasakan.

Tahapan dalam pemanasan sebagai berikut;

  • Masukkan nira yang telah disaring ke dalam kancah-kancah  yang ada dalam satu deret 4-7 buah kancah. Kancah ini terbuat dari besi  yang tebal dengan garis tengah + 60-90 cm. Tinggi kancah secukupnya  tidak begitu dalam. Jumlahnya disesuaikan dengan  jumlah lubang dapur 4-7 buah. Penempatannya dibuat sedemikian rupa  sehingga  tepi kancah hampir rata dengan permukaan atas dari dapur,
  • Lakukan pemanasan setelah satu deretan dapur terisi penuh dengan menggunakan bahan bakar dari sisa-sisa ampas tebu yang telah dikeringkan terlebih dahulu
  • Bersihkan nira pada waktu berada dalam kancah dengan menggunakan kapur 20 gram untuk tiap 50 liter nira. Sifat kapur ini adalah mengikat koloid-koloid  sehingga akan mengendap  atau mengapung. Penggunaan banyak sedikitnya kapur tergantung  pada sifat air  tebu, umur tebu, banyak atau sedikitnya kotoran  serta kemurnian atau  kualitas tebu. BIla dapurnya baik, dalam waktu 15-20 menit  nira dalam kancah terdepan akan mendidih, kemudian disusul kancah nomer 2, 3 ,4 seterusnya

Selanjutnya

  • Pada saat mendidih, bersihkan kotoran kotoran terkumpul terapung-apung bersama  gelombang nira  dengan menggunakan  serok yang terbuat dari bambu,
  • Pasanglah srumbung pada kancah untuk mencegah agar jangan sampai tumpah nira yang berbuih dan naik saat mendidih,
  • Bila nira pada kancah 1 mulai menyusut karena penguapan, selanjutnya tuangkan nira pada kancah 2 ke  kancah 1 demikian seterusnya, sehingga kira-kira 4 kancah akan menghasilkan  I kancah gula merah yang jadi.

 

HUBUNGI Distributor Gula Merah 0813-1203-6906 (TSEL)

Sumber : channel youtube leli nofita

 

Ini Dia Proses Pembuatan Gula merah Asli Kudus Jawa Tengah

Proses pembuatan gula tebu

Ini Dia Proses Pembuatan Gula merah Asli Kudus Jawa Tengah – Dari tebu dimasukkan ke mesin ampasnya bisa digunakan merebus sari air tebu cukup lama sampai sarinya mengental cukup padat dan kalau warnanya kuning itu menunjukkan kalau bahan bakunya bagus.

Baca juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Pemesanan

Nah kalian semua sudah tau begitu banyak manfaat gula merah. Kita memiliki 4 truk untuk pengiriman gula, tetapi kami masih belum bisa kirim ke luar pulau. Hanya daerah sekitar jawa barat, jawatimur. Kalau mau ke luar pulau bisa pakai kendaraan sendiri.  Kapasitasnya belum bisa ke luar pulau.  Di jateng pesanan banyak sekali jadi kami selalu kewalahan.

Baca Juga : Gula Merah Tebu Kudus Asli : Jual Gula Merah Tebu Kudus

Packing

bisa, kita bisa packing 50 kg menggunakan karung. Tetapi jika ingin packing yang 50 kg hendaknya di konfirmasikan dahulu 3 hari sebelum pengambilan atau pengantaran. Karena kita butuh waktu untuk menyiapkan, dan minimal pembelian kita 7 ton.

Selalu Ada Stok

Biasanya kalau musim giling tebu banyak orang beroprasi di gudang, tetapi jika tidak musim tebu gudang akan kosong. Maksudnya tidak ada orang,tetapi kami masih memiliki banyak stok gula di dalam gudang.  Kita memiliki beberapa gudang di area kudus dan sekitarnya. Dan kami sekarang berlokasi di Kudus Jawa Tengah. Per tumbu kisaran 180-200 kg, jadi untuk badan industri kecap.

Manfaat gula merah

Mengatasi flu dan batuk

Gula merah juga sangat kaya akan antioksidan yang bisa membuat tubuh semakin kebal terhadap radikal bebas. Pada akhirnya, manfaat gula merah yang bisa dirasakan adalah sebagai terapi penyembuhan flu, batuk, dan demam.

Melancarkan haid

Manfaat gula merah yang pertama adalah melancarkan siklus menstruasi. Bagi Anda yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur tidak adalah salahnya untuk mendapatkan manfaat gula jawa. Gula merah dipercaya memperlancar peredaran darah dalam tubuh sehingga membuat siklus haid normal. Bahkan, gula merah juga dipercaya mampu meredakan kram saat menstruasi datang.

Mencegah anemia

Gula merah memiliki kandungan yang kaya zat besi dan folat. Kedua kandungan tersebut ampuh dalam mencegah terjadinya anemia. Manfaat gula merah lanjutannya adalah mempertahankan kadar normal sel darah merah. Sering kali, gula merah dijadikan obat alami untuk mencegah anemia.

Menurunkan berat badan

Dengan kadar potasium yang tinggi, manfaat gula jawa yang bisa didapatkan adalah meningkatkan proses metabolisme, membantu mengeluarkan racun dan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jika Anda mengonsumsi gula merah dengan jumlah terkontrol hal itu dipercaya dapat menurunkan berat badan Anda.

Melawan radikal bebas

Manfaat gula merah lainnya adalah kemampuannya melawan efek radikal bebas. Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, terutama selenium yang membantu mencegah berbagai efek radikal bebas. Selain itu, antioksidan yang dimiliki gula merah juga dapat mengurangi sejumlah tanda penuaan. Campuran gula merah dengan teh hangat dipercaya akan mengobati migrain dan sakit kepala.

Mengatasi kelelahan

Mengandung folat dan zat besi dalam jumlah yang tinggi, manfaat gula jawa yang bisa dirasakan adalah mencegah kelelahan dan juga rasa lemas yang merupakan gejala umum dari anemia.

Tidak Mengandung Bahan Kimia

Karena terbuat dari bahan alami, gula merah tidak memiliki kandungan bahan kimia berbahaya. Justru, gula merah mengandung banyak mineral alami, seperti kalsium, iron, magnesium, potassium dan phosphorus.

HUBUNGI Distributor Gula Merah 0813-1203-6906 (TSEL)

Sumber : leli nofita channel

 

Proses Pembuatan Gula Merah Tumbu : Distributor Gula Merah Kudus

Proses Pembuatan Gula Merah Tumbu : Distributor Gula Merah Kudus – Gula merah adalah pemanis yang dibuat dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau. Gula aren biasanya juga diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapaaren, dan siwalan.

Gula aren versi bubuk sering pula disebut sebagai Gula semut atau Gula Kristal. Dinamakan gula semut karena bentuk gula ini mirip rumah semut yang bersarang di tanah.

Gula merah sering digunakan sebagai pemanis makanan dan minuman yang sehat. gula merah mengandung kalori lebih sedikit dibandingkan dengan gula pasir. Hal ini tentunya sangat baik dan bisa menjadi kabar bahagia bagi anda yang suka dengan makanan manis dan tidak takut lagi akan mengalami obesitas. Gula merah atau gula jawa merupakan gula khas dari Indonesia dan hanya ada di Indonesia yang dibuat dari pengolahan nira. Nira yang digunakan berbeda-beda bisa dari nira kelapa, aren dan siwalan. Nira sendiri adalah cairan yang keluar dari pohon berjenis palma.

Kandungan Nutrisi Gula Merah

Gula merah sudah dibuat sejak dahulu bahkan sebelum adanya gula pasir. Gula merah dibuat dengan mengolah nira dengan dimasak selama beberapa jam lamanya dan banyak dibuat oleh orang di pulau jawa sehingga gula merah juga disebut sebagai gula jawa. Setelah ada perkebunan tebu dan diperkenalkan oleh para penjajah kemudian barulah muncul gula pasir yang lebih disukai oleh masyarakat karena rasanya lebih manis.

Gula merah ini sering kali digunakan sebagai alternatif dari gula pasir karena dianggap lebih baik untuk kesehatan. Kandungan kalori yang ada di dalam gula merah lebih kecil dibandingkan denga gula pasir dan juga mengandung lemak tak jenuh sehingga sangat baik bagi anda. Selain itu dalam 100 gram gula merah mengandung 90 mg kalsium, vitamin A, beta karoten, zat besi dan laktoflavin. Selain kandungan tersebut, ada juga kandungan nutrisi lainnya seperti vitamin B12, vitamin C, vitamin E, asam folat, thiamin, niacin, riboflavin, ascorbatic acid, garam mineral, protein dan vitamin A. selain itu keuntungan lainnya dari mengonsumsi gula merah ini adalah gula merah tidak mengandung kolesterol dan sudah pasti ini sangat baik untuk tubuh.

Manfaat gula merah

Karena kandungan nutrisinya yang ada di dalam gula merah ini sangat banyak dan baik untuk tubuh maka khasiat dari gula merah ini untuk kesehatan juga pastinya banyak. Selain untuk kesehatan, gula merah juga baik untuk kecantikan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari gula merah untuk kesehatan dan kecantikan yang perlu anda ketahui:

Menghambat penuaan dini

Manfaat pertama dari gula merah ini adalah untuk membantu mencegah terjadinya penuaan dini. Dalam gula merah ini terdapat kandungan nutrisi yang dapat melancarkan peredaran darah, menambah darah, menghangatkan lambung, meredakan nyeri dan memperkuat limpa. Bagi anda yang sudah berusia lanjut juga disarankan untuk mengonsumsi gula merah karena membantu tubuh menyerap nutrisi dan vitamin lebih banyak. Seperti yang diketahui bahwa saat usia lanjut penyerapan nutrisi dan gizi dalam tubuh akan berkurang.

Dari penelitian yang dilakukan di jepang mendapatkan hasil bahwa gula merah ini mengandung molasses dimana fungsi utama dari zat ini adalah untuk menjadi antioksidan alami bagi tubuh yang mampu menangkal segala radikal bebas yang mampu menghambat terjadi penuaan dini pada kulit sehingga akan terlihat lebih awet muda dan tampak cerah serta bersinar.

Perawatan kulit

Gula merah juga bisa digunakan sebagai bahan perawatan kulit yang aman dan sehat. dalam gula merah terdapat kandungan zat yang berbentuk buliran yang jika digunakan untuk facial dapat membantu mengangkat sel-sel mati di wajah. Anda bisa menggunaka masker alami dari gula merah ini dengan mudah dan dengan bantuan dari bahan-bahan herbal alami lainnya.

Cara membuat masker dari gula merah ini adalah dengan menumbuk gula merah sampai halus dan kemudian campurkan dengan minyak zaitun serta scrub yang biasa anda gunakan. Setelah anda mencampurkannya dengan rata dan halus kemudian aplikasikan pada wajah anda dan diamkan selama kurang lebih 5 menit dan gosok perlahan seperti facial biasanya pada wajah anda. Setelah cukup anda bisa membilasnya sampai bersih dengan menggunakan air hangat. Lakukanlah perawatan ini sebanyak 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. lalu lihatlah perubahan wajah anda yang lebih halus dan bercahaya.

Menstabilkan kadar kolesterol dalam darah

Gula merah tidak mengandung kolesterol sehingga aman dikonsumsi. Selain itu kandungan lainnya dalam gula merah seperti niacin yang berfungsi sebagai pengontrol kadar kolesterol dalam darah. jadi keuntungan mengonsumsi gula merah ini berlipat ganda bukan? Tidak hanya mengandung kolesterol nol namun juga bisa mengurangi jumlah kolesterol berlebihan dalam tubuh. selain itu fungsi lainnya dari niacin adalah mampu menghaluskan dan menjaga kesehatan kulit.

Melancarkan sistem pencernaan

Kandungan niacin dalam gula merah tidak hanya berfungsi sebagai pengendali kolesterol saja namun juga membantu sistem pencernaan menjadi lebih lancar. Dengan sistem pencernaan yang lancar akan membuat tubuh terhindar dari berbagai jenis penyakit pencernaan seperti sembelit, kanker usus dan lainnya. selain itu jika pencernaan lancar maka dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan berat badan bisa lebih mudah dikendalikan.

Sumber antioksidan

Gula merah bisa menjadi sumber antioksidan yang sangat baik untuk tubuh sehingga bisa menangkal radikal bebas dan menghindarkan anda dari berbagai jenis penyakit terutama kanker kulit yang bisa disebabkan oleh radikal bebas. Dengan mengonsumsi gula merah secara rutin akan membuat tubuh anda menjadi lebih sehat dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsums gula merah.

Mencegah anemia

Kandungan zat besi yang ada di dalam gula merah cukup tinggi sehingga sangat baik bagi anda yang menderita penyakit anemia dan bisa mencegah anemia. Fungsi dari zat besi ini adalah untuk memproduksi sel-sel darah merah sehingga bisa mengatasi gejala kekurangan darah. penyakit anemia tidak bisa dibiarkan begitu saja karena bisa menjadi lebih buruk dan menyebabkan komplikasi penyakit lainnya yang lebih berbahaya. Oleh karena itu rutinlah mengonsumsi gula merah terutama bagi anda yang memiliki penyakit anemia.

Baca Juga : Diduga Jatuh Dari Balkon, Anak Karen Idol Meninggal Dunia

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Di dalam gula merah juga mengandung kandungan nutrisi yang berfungsi untuk melancarkan peredaran darah. ketika peredaran darah lancar maka fungsi dan kinerja organ tubuh pun akan menjadi lebih maksimal lagi. Hal ini juga setali tiga uang dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh maka tubuh akan dapat melawan berbagai virus, bakteri dan kuman penyebab penyakit lebih kuat jadi anda tidak mudah sakit lagi.

Melancarkan sirkulasi darah

Masalah sirkulasi darah yang tidak lancar merupakan salah satu jenis gangguan yang dapat menyebabkan beberapa jenis penyakit serius. Dengan adanya penyumbatan darah ini dapat membuat tubuh beresiko mengalami berbagai jenis penyakit. Misalnya saja tekanan darah tinggi atau hipertensi, penyakit jantung dan stroke. Dengan mengonsumsi gula merah ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah. Dan menghindarkan anda dari penyakit kardiovaskular yang sangat serius dan berbahaya.

Membantu menurunkan berat badan

Jika anda saat ini sedang diet dan suka dengan makanan yang manis namun karena diet ini anda harus menghindarinya. Namun anda tidak perlu khawatir lagi karena anda dapat mengganti gula pasir pada makanan dan minuman manis anda dengan gula merah saja. hal ini disebabkan karena gula merah mengandung kalori rendah sehingga aman dikonsumsi meskipun anda sedang diet saat ini. jadi anda masih tetap bisa makan manis tapi tetap sehat ya.

Mencegah batuk dan demam

Gula merah ini juga bisa membantu mencegah batuk dan demam. Hal ini dikarenakan sifat gula merah yang mendinginkan sehingga mampu menekan batuk terutama untuk jenis batuk kering. Anda bisa membuat minuman teh hangat dengan menggunakan gula merah. Dengan mengonsumsi gula merah secara rutin dapat membuat batuk anda menjadi cepat reda.

Mencegah asma

Gejala penyakit asma biasanya akan timbul saat udara menjadi dingin dan tubuh tidak bisa mengimbanginya. Gula merah mampu menghangatkan badan sehingga bisa membantu menstabilkan suhu tubuh dan menghindarkan anda dari kambuhnya gejala asma. Selain itu penderita asma memang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi gula pasir dan menggantinya dengan gula merah saja.

Mengobati sariawan

Nah jika anda saat ini sedang mengalami sariawan maka salah satu obat yang terbaik yang bisa didapatkan adalah dengan menggunakan gula merah. Gula merah mengandung niacin yang sangat baik untuk meredakan sariawan. Sariawan sangat mengganggu penderitanya karena mereka jadi susah untuk makan dan bicara sehingga badan juga bisa kurus dengan sariawan ini. cara menggunakan gula merah ini untuk mengobati sariawan bisa dilakukan dengan cara menempelkan gula merah di bagian bibir yang terkena sariawan saja. lakukan secara rutin dan sariawan anda akan mereda lebih cepat.

Sebagai campuran ramuan obat

Gula aren juga bermanfaat sebagai campuran dalam ramuan obat yang fungsinya adalah sebagai pemanis terutama ini digunakan dalam ramuan herbal yang memang rasanya mungkin agak aneh dan pahit. Dengan menambahkan gula merah akan membuat ramuan obat herbal menjadi lebih enak dan manis. Selain itu gula merah juga baik untuk kesehatan.

Menghangatkan tubuh

Pada saat musim hujan atau dingin anda juga bisa menyediakan gula merah di dapur anda. Selain digunakan dalam campuran masakan namun gula merah ini juga bisa digunakan untuk minuman dan lainnya. Salah satu manfaat yang akan anda dapatkan dari pengonsumsian gula merah ini adalah mampu menghangatkan tubuh. Jadi saat musim  dingin anda akan terhindar dari penyakit flu dan demam.

Membersihkan darah

Manfaat lainnya yang dapat anda dapatkan dari gula merah ini adalah mampu membersihkan darah dari berbagai jenis zat racun yang ada di dalamnya. Darah kotor ini sangat berpotensi menyebabkan berbagai jenis gangguan kesehatan sehingga harus dibersihkan. Cara menggunakan gula merah untuk membersihkan darah sepertinya adalah pilihan yang baik  bukan dan menyenangkan bukan?

Mencegah jerawat

Manfaat lainnya dari gula merah adalah sangat baik untuk kesehatan kulit. Mengapa demikian? Karena gula merah tidak menyebabkan iritasi dan peradangan sehingga sangat baik untuk kulit. Dan bisa membantu mengatasi masalah jerawat dan komedo yang membandel di wajah. Dengan gula merah yang manis ini anda akan mendapatkan kulit wajah yang indah dan halus.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Meredakan nyeri saat menstruasi

Rasa nyeri akibat menstruasi itu sangat wajar terjadi namun memang membuat wanita menjadi tidak nyaman saat menstruasi. Salah satu yang bisa membantu meredakan nyeri saat menstruasi adalah dengan mengosumsi gula merah. Dengan mengonsumsi gula merah ini akan membuat nyeri perut mereda dan membuat anda bisa menjalani aktivitas seperti biasa saat menstruasi.

Cara Membuat Gula Merah Tebu

  1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membersihkan batang tebu yang telah dipanen.
  2. Seletelah itu kita giling batang tebu yang sudah kita bersihkan tadi dengan alat penggiling. Jadi bisa menghasilkan air nira tebu yang berwarna keruh.
  3. Kemudian kita salurkan nira melalui selang plastik. Lalu tampung dalam drum atau wadah sambil disaring dengan kain penyaring.
  4. Kalau sudah, kita masukkan nira yang sudah bersih ke dalam wajan.
  5. Letakkan wajan pada tungku yang bentuknya memanjang secara berurutan atau berderet. Jadi satu tungku itu bisa menampung 8-10 wajan dari depan ke belakang.
  6. Setelah itu kita tambahkan 0,2% kapur ke dalam wajan. Untuk memisahkan zat-zat yang buka gula dan biar gulanya jadi gak lembek.
  7. Masukkan bahan bakarnya, termasuk limbah atau ampas tebu secara terus-menerus sampai niranya mendidih. Kalau sudah kita saring nira tersebut.

Baca Juga : Selebgram Lucinta Luna Digrebek Polisi Karena Narkoba

8. Kemudian kita panaskan lagi niranya untuk bisa menguapkan airnya. Nah selama penasan ini, kita buang buihnya yang mengapung di permukaan air niranya, biar gak memengaruhi mutu gula yang dihasilkan. Jadi harus kita cek secara berkala ya.

9.  Selanjutnya itu kita lakukan pengujian nira kental dengan cara meneteskan niranya ke dalam air dingin. Kalau tetesannya itu memadat di dalam air, berati pemanasannya sudah cukup. Jadi nira kentalnya bisa segera kita cetak. Tapi kalau tetesannya itu belum nyebar atau larut dalam air. Berati pemanasannya harus tetap kita lanjutkan sampai cukup untuk bisa kita cetak.

10. Angkat nira kentalnya ke dala wadah besar sambil kita aduk-aduk selama kurang lebih 15 menit biar cepat dingin. Gak lengket, dan warnanya jadi lebih kuning. Kalau suhunya sudah mencapai 60 C, kristalnya itu bisa segera kita cetak.

11. Masukkan nira kentalnya ke dalam cetakan atau wadah atau tumbu atau mangkok. Lalu dibiarkan selama beberapa waktu sampai dingin menjadi gula merah.

12. Kalau sudah, langkah terakhir itu mengemas gula merahnya dalam karung atau kemasan lainnya.

Sumber : Leli nofita

 

Produsen Gula Merah Tebu Asli, Cara Lengkap Membuat Gula Merah Tebu

Produsen Gula Merah Tebu Asli, Cara Lengkap Membuat Gula Merah Tebu – Gula merah adalah pemanis yang dibuat dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau. Gula aren biasanya juga diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapaaren, dan siwalan.

Gula aren versi bubuk sering pula disebut sebagai Gula semut atau Gula Kristal. Dinamakan gula semut karena bentuk gula ini mirip rumah semut yang bersarang di tanah.

Gula merah sering digunakan sebagai pemanis makanan dan minuman yang sehat. gula merah mengandung kalori lebih sedikit dibandingkan dengan gula pasir. Hal ini tentunya sangat baik dan bisa menjadi kabar bahagia bagi anda yang suka dengan makanan manis dan tidak takut lagi akan mengalami obesitas. Gula merah atau gula jawa merupakan gula khas dari Indonesia dan hanya ada di Indonesia yang dibuat dari pengolahan nira. Nira yang digunakan berbeda-beda bisa dari nira kelapa, aren dan siwalan. Nira sendiri adalah cairan yang keluar dari pohon berjenis palma.

Kandungan Nutrisi Gula Merah

Gula merah sudah dibuat sejak dahulu bahkan sebelum adanya gula pasir. Gula merah dibuat dengan mengolah nira dengan dimasak selama beberapa jam lamanya dan banyak dibuat oleh orang di pulau jawa sehingga gula merah juga disebut sebagai gula jawa. Setelah ada perkebunan tebu dan diperkenalkan oleh para penjajah kemudian barulah muncul gula pasir yang lebih disukai oleh masyarakat karena rasanya lebih manis.

Gula merah ini sering kali digunakan sebagai alternatif dari gula pasir karena dianggap lebih baik untuk kesehatan. Kandungan kalori yang ada di dalam gula merah lebih kecil dibandingkan denga gula pasir dan juga mengandung lemak tak jenuh sehingga sangat baik bagi anda. Selain itu dalam 100 gram gula merah mengandung 90 mg kalsium, vitamin A, beta karoten, zat besi dan laktoflavin. Selain kandungan tersebut, ada juga kandungan nutrisi lainnya seperti vitamin B12, vitamin C, vitamin E, asam folat, thiamin, niacin, riboflavin, ascorbatic acid, garam mineral, protein dan vitamin A. selain itu keuntungan lainnya dari mengonsumsi gula merah ini adalah gula merah tidak mengandung kolesterol dan sudah pasti ini sangat baik untuk tubuh.

Manfaat gula merah

Karena kandungan nutrisinya yang ada di dalam gula merah ini sangat banyak dan baik untuk tubuh maka khasiat dari gula merah ini untuk kesehatan juga pastinya banyak. Selain untuk kesehatan, gula merah juga baik untuk kecantikan. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari gula merah untuk kesehatan dan kecantikan yang perlu anda ketahui:

Menghambat penuaan dini

Manfaat pertama dari gula merah ini adalah untuk membantu mencegah terjadinya penuaan dini. Dalam gula merah ini terdapat kandungan nutrisi yang dapat melancarkan peredaran darah, menambah darah, menghangatkan lambung, meredakan nyeri dan memperkuat limpa. Bagi anda yang sudah berusia lanjut juga disarankan untuk mengonsumsi gula merah karena membantu tubuh menyerap nutrisi dan vitamin lebih banyak. Seperti yang diketahui bahwa saat usia lanjut penyerapan nutrisi dan gizi dalam tubuh akan berkurang.

Dari penelitian yang dilakukan di jepang mendapatkan hasil bahwa gula merah ini mengandung molasses dimana fungsi utama dari zat ini adalah untuk menjadi antioksidan alami bagi tubuh yang mampu menangkal segala radikal bebas yang mampu menghambat terjadi penuaan dini pada kulit sehingga akan terlihat lebih awet muda dan tampak cerah serta bersinar.

Perawatan kulit

Gula merah juga bisa digunakan sebagai bahan perawatan kulit yang aman dan sehat. dalam gula merah terdapat kandungan zat yang berbentuk buliran yang jika digunakan untuk facial dapat membantu mengangkat sel-sel mati di wajah. Anda bisa menggunaka masker alami dari gula merah ini dengan mudah dan dengan bantuan dari bahan-bahan herbal alami lainnya.

Cara membuat masker dari gula merah ini adalah dengan menumbuk gula merah sampai halus dan kemudian campurkan dengan minyak zaitun serta scrub yang biasa anda gunakan. Setelah anda mencampurkannya dengan rata dan halus kemudian aplikasikan pada wajah anda dan diamkan selama kurang lebih 5 menit dan gosok perlahan seperti facial biasanya pada wajah anda. Setelah cukup anda bisa membilasnya sampai bersih dengan menggunakan air hangat. Lakukanlah perawatan ini sebanyak 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. lalu lihatlah perubahan wajah anda yang lebih halus dan bercahaya.

Sumber antioksidan

Gula merah bisa menjadi sumber antioksidan yang sangat baik untuk tubuh sehingga bisa menangkal radikal bebas dan menghindarkan anda dari berbagai jenis penyakit terutama kanker kulit yang bisa disebabkan oleh radikal bebas. Dengan mengonsumsi gula merah secara rutin akan membuat tubuh anda menjadi lebih sehat dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsums gula merah.

Mencegah anemia

Kandungan zat besi yang ada di dalam gula merah cukup tinggi sehingga sangat baik bagi anda yang menderita penyakit anemia dan bisa mencegah anemia. Fungsi dari zat besi ini adalah untuk memproduksi sel-sel darah merah sehingga bisa mengatasi gejala kekurangan darah. penyakit anemia tidak bisa dibiarkan begitu saja karena bisa menjadi lebih buruk dan menyebabkan komplikasi penyakit lainnya yang lebih berbahaya. Oleh karena itu rutinlah mengonsumsi gula merah terutama bagi anda yang memiliki penyakit anemia.

Baca Juga : Diduga Jatuh Dari Balkon, Anak Karen Idol Meninggal Dunia

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Di dalam gula merah juga mengandung kandungan nutrisi yang berfungsi untuk melancarkan peredaran darah. ketika peredaran darah lancar maka fungsi dan kinerja organ tubuh pun akan menjadi lebih maksimal lagi. Hal ini juga setali tiga uang dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh maka tubuh akan dapat melawan berbagai virus, bakteri dan kuman penyebab penyakit lebih kuat jadi anda tidak mudah sakit lagi.

Menstabilkan kadar kolesterol dalam darah

Gula merah tidak mengandung kolesterol sehingga aman dikonsumsi. Selain itu kandungan lainnya dalam gula merah seperti niacin yang berfungsi sebagai pengontrol kadar kolesterol dalam darah. jadi keuntungan mengonsumsi gula merah ini berlipat ganda bukan? Tidak hanya mengandung kolesterol nol namun juga bisa mengurangi jumlah kolesterol berlebihan dalam tubuh. selain itu fungsi lainnya dari niacin adalah mampu menghaluskan dan menjaga kesehatan kulit.

Melancarkan sistem pencernaan

Kandungan niacin dalam gula merah tidak hanya berfungsi sebagai pengendali kolesterol saja namun juga membantu sistem pencernaan menjadi lebih lancar. Dengan sistem pencernaan yang lancar akan membuat tubuh terhindar dari berbagai jenis penyakit pencernaan seperti sembelit, kanker usus dan lainnya. selain itu jika pencernaan lancar maka dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan berat badan bisa lebih mudah dikendalikan.

Melancarkan sirkulasi darah

Masalah sirkulasi darah yang tidak lancar merupakan salah satu jenis gangguan yang dapat menyebabkan beberapa jenis penyakit serius. Dengan adanya penyumbatan darah ini dapat membuat tubuh beresiko mengalami berbagai jenis penyakit. Misalnya saja tekanan darah tinggi atau hipertensi, penyakit jantung dan stroke. Dengan mengonsumsi gula merah ini dapat membantu melancarkan sirkulasi darah. Dan menghindarkan anda dari penyakit kardiovaskular yang sangat serius dan berbahaya.

Membantu menurunkan berat badan

Jika anda saat ini sedang diet dan suka dengan makanan yang manis namun karena diet ini anda harus menghindarinya. Namun anda tidak perlu khawatir lagi karena anda dapat mengganti gula pasir pada makanan dan minuman manis anda dengan gula merah saja. hal ini disebabkan karena gula merah mengandung kalori rendah sehingga aman dikonsumsi meskipun anda sedang diet saat ini. jadi anda masih tetap bisa makan manis tapi tetap sehat ya.

Mengobati sariawan

Nah jika anda saat ini sedang mengalami sariawan maka salah satu obat yang terbaik yang bisa didapatkan adalah dengan menggunakan gula merah. Gula merah mengandung niacin yang sangat baik untuk meredakan sariawan. Sariawan sangat mengganggu penderitanya karena mereka jadi susah untuk makan dan bicara sehingga badan juga bisa kurus dengan sariawan ini. cara menggunakan gula merah ini untuk mengobati sariawan bisa dilakukan dengan cara menempelkan gula merah di bagian bibir yang terkena sariawan saja. lakukan secara rutin dan sariawan anda akan mereda lebih cepat.

Sebagai campuran ramuan obat

Gula aren juga bermanfaat sebagai campuran dalam ramuan obat yang fungsinya adalah sebagai pemanis terutama ini digunakan dalam ramuan herbal yang memang rasanya mungkin agak aneh dan pahit. Dengan menambahkan gula merah akan membuat ramuan obat herbal menjadi lebih enak dan manis. Selain itu gula merah juga baik untuk kesehatan.

Menghangatkan tubuh

Pada saat musim hujan atau dingin anda juga bisa menyediakan gula merah di dapur anda. Selain digunakan dalam campuran masakan namun gula merah ini juga bisa digunakan untuk minuman dan lainnya. Salah satu manfaat yang akan anda dapatkan dari pengonsumsian gula merah ini adalah mampu menghangatkan tubuh. Jadi saat musim  dingin anda akan terhindar dari penyakit flu dan demam.

Membersihkan darah

Manfaat lainnya yang dapat anda dapatkan dari gula merah ini adalah mampu membersihkan darah dari berbagai jenis zat racun yang ada di dalamnya. Darah kotor ini sangat berpotensi menyebabkan berbagai jenis gangguan kesehatan sehingga harus dibersihkan. Cara menggunakan gula merah untuk membersihkan darah sepertinya adalah pilihan yang baik  bukan dan menyenangkan bukan?

Mencegah jerawat

Manfaat lainnya dari gula merah adalah sangat baik untuk kesehatan kulit. Mengapa demikian? Karena gula merah tidak menyebabkan iritasi dan peradangan sehingga sangat baik untuk kulit. Dan bisa membantu mengatasi masalah jerawat dan komedo yang membandel di wajah. Dengan gula merah yang manis ini anda akan mendapatkan kulit wajah yang indah dan halus.

Mencegah batuk dan demam

Gula merah ini juga bisa membantu mencegah batuk dan demam. Hal ini dikarenakan sifat gula merah yang mendinginkan sehingga mampu menekan batuk terutama untuk jenis batuk kering. Anda bisa membuat minuman teh hangat dengan menggunakan gula merah. Dengan mengonsumsi gula merah secara rutin dapat membuat batuk anda menjadi cepat reda.

Mencegah asma

Gejala penyakit asma biasanya akan timbul saat udara menjadi dingin dan tubuh tidak bisa mengimbanginya. Gula merah mampu menghangatkan badan sehingga bisa membantu menstabilkan suhu tubuh dan menghindarkan anda dari kambuhnya gejala asma. Selain itu penderita asma memang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi gula pasir dan menggantinya dengan gula merah saja.

Baca Juga : Belajar Digital Marketing Dan Bisnis Online Sampai Menghasilkan

Meredakan nyeri saat menstruasi

Rasa nyeri akibat menstruasi itu sangat wajar terjadi namun memang membuat wanita menjadi tidak nyaman saat menstruasi. Salah satu yang bisa membantu meredakan nyeri saat menstruasi adalah dengan mengosumsi gula merah. Dengan mengonsumsi gula merah ini akan membuat nyeri perut mereda dan membuat anda bisa menjalani aktivitas seperti biasa saat menstruasi.

Cara Membuat Gula Merah

  • Tebu dimasukkan diantara dua gilingan yang berputar digerakkan dengan generator penggerak.
  • Tebu terperas dan nira yang keluar ditampung dalam bak penampungan
  • Nira yang baru keluar dari gilingan ini masih sangat kotor. Karena mengandung tanah dan kotoran lainnya sehingga perlu diadakan penyaringan yang diletakkan di dua atau tiga tempat. Dan berfungsi untuk membersihkan nira sebelum masuk ke kancah.
  • Dari bak penyaringan, nira yang telah disaring dialirkan ke kancah pemasakan melalui selang plastik.
  • Nira yang telah disaring tadi kemudian dimasukkan ke dalam kancah-kancah yang ada dalam satu deret 4-7 buah kancah.
  • Kancah ini terbuat dari besi yang tebal dengan garis tengah + 60 cm -90 cm. Jumlahnya disesuikan dengan jumlah lubang dapur 4-7 buah.
  • Setelah satu deretan dapur terisi penuh maka pemanasan dimuali.
  • Bahan bakar yang digunakan adalah sisa-sisa ampas tebu yang telah dikeringkan terlebih dahulu.
  • Pada waktu nira berada dalam kancah, perlu dibersihkan yaitu dengan menggunakan kapur 20 gram untuk, tiap 50 liter nira.
  • Saat proses ini kotoran kotoran terkumpul terapung-apung bersama gelombang nira. Dan kotoran ini harus cepat cepat dibersihakan dengan menggunakan serok yang terbuat dari bambu.
  • Pada waktu mendididh nira akan berbuih dan naik. Untuk mencegar agar jangan sampai tumpah perlu dicegah dengan memasang srumbung pada kancah.
  • Dalam proses ini semula masakan berwarna putih kekuning-kuningan lambat laun akan berwarna pekat merah tua.
  • Saat ini buih-buih nira akan turun, ini menandakan kalau masakan sudah mulai tua, Nampak juga letusan letusan seperti pada kawah.
  • Suhu pada saat itu dipertahankan + 110 derajat celcius.
  • Lama proses ini kirakira 4 jam, nira ini telah siap menunggu untuk dicetak. Atau dimasukkan kedalam tumbu untuk pembekuan lebih lanjut.

Sumber : Leli  Nofita

error: Content is protected !!